Tarian
Tarian
Tarian daerah Sumatera Utara Nias
Tari Moyo
- 12 Agustus 2018

Tari Moyo adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Nias, Sumatera Utara. Tarian ini juga sering disebut dengan Tari Elang, karena gerakannya hampir mirip dengan gerakan Elang yang sedang terbang. Tari Moyo ini biasanya ditarikan oleh para penari wanita, dan sering ditampilkan di berbagai acara seperti perayaan hari besar, penyambutan tamu terhormat, pernikahan dan acara adat lainnya.

Tarian ini merupakan tarian yang sudah ada dari ratusan tahun yang lalu. Pada zaman dahulu tari moyo ini merupakan tarian khusus di daerah kerajaan namun seiring berkembangnya jaman, tari ini mulai digemari oleh para gadis dan masyarakat sekitar. Ibu saya contohnya, dari sejak kecil ia diajarkan budaya “fanari moyo” yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan “menari elang”. Ibu saya senang mempelajari tari moyo ini, hingga akhirnya ia mendapat juara 1 se-pulau nias dalam kegiatan lomba tari moyo pada usia 11 tahun.

Selain untuk hiburan, tari moyo ini mengandung makna filosofis. “moyo” yang dalam bahasa Indonesia artinya elang, menunjukan bahwa tarian ini diangkat dari kehidupan burung elang. Gerakan pada tarian ini menunjukan elang yang terbang bebas mengepakan sayapnya di angkasa. Gerakan pada tari seirama dengan permainan alat musik tradisional dan pembacaan syair.

Untuk kostum yang digunakan para penari biasanya merupakan busana adat khas suku Nias. Busana tersebut terdiri dari baju lengan panjang, kain panjang, kain serampang  dan ikat kepala khas Nias. kostum tersebut biasanya didominasi oleh warna seperti merah, kuning, hitam, dan putih. Untuk kostum Tari Moyo ini, biasanya bervariasi dan tergantung kreasi dari masing-masing kelompok tari.

Seiring berkembangnya jaman, banyak modifikasi yang terjadi pada tari moyo. Baik dalam segi gerak, kostum dan beberapa hal yang merujuk pada modernisasi. Walaupun terjadi perubahan, modifikasi tetap menunjukan keutuhan tari tersebut. Tari moyo masih tetap berkembang sampai saat ini dan sering ditampilkan pada berbagai acara dan festival kebudayaan.

Hasil gambar untuk tari moyo nias

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker