Tarian
Tarian
Tarian Bali Bali
Barong
- 20 Februari 2009

Asal-usul Timbulnya Barong

Barong merupakan penjelmaan dari Banaspati Raja, salah satu bagian dari Kanda Empat Bhuta. Dari keempat bhuta kala ini, Banaspati Raja menjadi rajanya dari seluruh bhuta kala. Kanda Empat Bhuta itu meliputi Banaspati Raja, Anggapati, Mrajapati dan Banaspati. Keempat ini mempunyai tempat, bentuk dan arah tersendiri yaitu:

  • Banaspati Raja bertempat pada pohon besar, bentuknya berupa setan, jin dengan tempat atau arah di utara.
  • Anggapati bertempat pada tubuh manusia dan binatang, bentuknya berupa bhuta kala yang bersifat nafsu dan arahnya di timur.
  • Mrajapati bertempat di kuburan dan perapatan desa, bentuknya berupa bhuta kala dengan arah di selatan.
  • Banaspati bertempat di sungai, batu besar, dan tegalan dengan bentuk setan dengan arah di barat.

Tapel (Topeng) Barong

Bahan tapel barong diambi dari kuburan. Barong dikeramatkan merupakan perwujudan dari kekuatan yang ada di kuburan. Alam konsep dualistis, kuburan tempat dari bhuta kala dengan arah kelod (selatan), laut dan danau.

Tapel barong yang lumrahnya disebut dengan punggalan barong yang akan dikeramatkan, harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain:

  • lokasi asal bahan
  • jenis bahan yang akan dipakai

Biasanya bahan yang dipakai untuk tapeladalah sejenis kayu dari pohon pole (Alastania Scholaris), yang tumbuh di kuburan. Pohon tersebut dianggap mudah mengundang setan, karena itu kalau ia tumbuh di pekarangan pohonnya akan ditebang. Dengan demikian pantaslah kalau pohon tersebut tumbuh di kuburan atau di hutan. Di samping memang tumbuhnya di kuburan, ada pula kepercayaan apabila bahan tapel itu berasal dari kuburan akan mempercepatproses pengkeramatannya. Alasan lain mengapa justru kayu pole sebagai bahan tapel adalah disebabkan karena kayu itu sangat kuat, tahan terhadap cuaca dan tahan serangan serangga serta sangat mudah diukir dan dipahat.

Bentuk Barong

Kalau kita perhatikan bentuk barong seolah-olah mencerminkan seekor binatang  yang mengerikan  karena muka yang menyeramkan dengan taringnya yang kelihatan. Dari bentuk ini tercermin bagaimana bhuta kala itu melakukan aksinya dalam menghadapi lawannya.

Upacara yang Dilakukan Berkenaan dengan Barong

upacara yang dipersembahkan kepada barong kebanyakan berbentuk korban dengan ditandai sarah mentah. Kalau kita perhatikan upacara-upacara untuk dewa-dewa atau Sang Hyang Widhi, maka hanya dapat disaksikan upacara yang berbentuk bunga-bunga yang berbau harum. Upacara berbentuk darah tidak dijumpai.

Tentunya dari pernyataan di atas menimbulkan pertanyaan, bahwa mengapa barong yang berbentuk bhuta kala digolongkan kebajikan dan disembah.

Hal ini dapat dilihat karena barong dipuja untuk dapat memberikan jasa kepada para penduduknya. Dengan jasa dan bantuan barong dalam mengusir bhuta kala sifat ini dijuluki kebajikan.

Fungsi dan keagamaan: barong mempunyai sifat keagamaan , seperti mempertebal keyakinan umat beragama serta dipercayai mempunyai kekuatan untuk melindungi umatnya dari wabah dan malapetaka. Agar barong benar-benar sakti dan dapat memenuhi harapan umatnya, ia memerlukan persyaratan keagamaan antara lain dengan bentuk upacara. Demikian juga pada saat barong melakukan aksinya dalam mengusir wabah dan bencana sebagai perantaraana adalah upacara agama.

Upacara-upacara tersebut adalah:

1. Upacara pengambilan bahan di tempat asal bahan-bahan tapel barong;

2. Upacara untuk membuat agar barong itu keramat , yaitu dengan jalan melakukan upacara penyucian yang disebut ngereh

3. Upacara untuk menjaga agar barong itu tetap keramat, dengan jalan mengadakan korban  yang disebut nyambleh.

4. Upacara untuk mengusir wabah dan malapetaka denganjalan melakukan: (a) upacara ngelawang (memenjor), (b) upacara melancaran, (c) upacara ke laut, (d) upacara dengan memasang gebyog.

5. Upacara odalan yaitu upacara yang dilakukan di pura, barong setiapenam bulan, dalam rangka menyambut tahun baru.

Barong yang dapat dianggap mengusir wabah dan bencana tersebut di atas , harus dipercaya mempunyai kekuatan gaib. Menurut anggapan masyarakat, kekuatan gaib ini hanya ada pada barong yang keramat atau sakral yang ditempatkan di pura.

Dengan berkembangnya kepariwisataan di Bali, pertunjukan barong  tidak lagi hanya terlihat pada peristiwa-peristiwa sosial dan keagamaan, melainkan dapat disaksikan setiap waktu sesuai dengan perjanjian ataupun jadwal pertunjukan untuk umum.  Barong yang diperagakan atau ditempatkan di luar pura maka dianggap tidak keramat. Dengan demikian terdapat dua macam barong, yaitu barong yang sakral dan profan.


Pemuat di Youtube: heegtan

 

Sumber: Laporan Penelitian "Barong Ketet di Denjalan Masa Kini" oleh Dewa Putu Muka (1985)

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum
Gambar Entri
Ayam Ungkep
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...

avatar
Apitsupriatna
Gambar Entri
Resep Ayam Ungkep Bumbu Kuning Cepat, Praktis untuk Masakan Harian
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ayam ungkep bumbu kuning adalah salah satu menu rumahan yang paling praktis dibuat. Rasanya gurih, aromanya harum, dan bisa diolah lagi menjadi berbagai hidangan seperti ayam goreng, ayam bakar, hingga pelengkap nasi kuning. Keunggulan lainnya, resep ini termasuk cepat dan cocok untuk kamu yang ingin memasak tanpa ribet namun tetap enak. Berikut resep ayam ungkep bumbu kuning cepat yang bisa kamu coba di rumah. Bahan-Bahan ½ kg ayam, potong sesuai selera 4 siung bawang putih 5 siung bawang merah 1 ruas kunyit 1 ruas jahe 1 ruas lengkuas (geprek) 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 batang serai (geprek) 1 sdt ketumbar bubuk (opsional) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400–500 ml Minyak sedikit untuk menumis Cara Membuat Haluskan bumbu Blender atau ulek bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan ketumbar bubuk (jika dipakai). Semakin halus bumbunya, semakin meresap ke ayam. Tumis bumbu hingga harum Panaskan sedikit m...

avatar
Apitsupriatna