Ada jajanan bernama sumping waluh di Bali. Sumping adalah nama kue tradisional olahan tepung beras yang dikukus, sedangkan waluh berarti labu kuning. Labu kuning ini bahan campuran yang menjadi ciri khas. Sumping dibungkus dengan daun pisang. Sumping waluh hanya bisa bertahan satu hari.
Sumping waluh bercita rasa manis gula merah dengan aroma waluh yang menyatu. Waluh atau labu kuning dalam sumping sebagian ada juga yang tak ditumbuk halus, tapi diiris kecil-kecil, sehingga masih terasa kuat manis labunya.
Sumping waluh paling mudah ditemui di pasar-pasar tradisional. Sumping waluh juga dapat ditemui di warung kecil di pinggiran kota. Di Bali, sumping waluh merupakan salah satu makanan tradisional untuk sarapan. Masyarakat Bali sangat akrab dengan sumping waluh. Sumping waluh juga menjadi salah satu makanan tradisional yang mudah ditemui saat acara-acara upacara adat.
Sumping waluh juga dapat ditemui di daerah lain. Di Suku Sunda misalnya, sumping disebut nagasari atau pais. Yang membedakan yaitu campurannya, ada pisang atau nangka, maka di Bali campurannya labu kuning.
Resep:
Bahan:
· 250 g labu kuning, serut kasar
· 150 g kelapa setengah tua, parut
· 125 g tepung beras
· 75 g gula merah, sisir
· ¼ sdt garam
· Daun pisang, untuk membungkus
Cara membuat:
1. Aduk rata semua bahan sambil diremas-remas hingga rata.
2. Ambil selembar daun pisang. Letakkan 2 sdm adonan di atasnya. Tutup, lipat bentuk persegi panjang. Rapatkan. Ulangi langkah yang sama untuk sisa adonan.
3. Kukus dalam dandang panas hingga matang (± 30 menit). Angkat, dinginkan. Sajikan.
Sumber:
http://merahputih.com/post/read/sumping-waluh-jajanan-yang-selalu-bikin-kangen-bali
http://www.femina.co.id/snacks/sumping-waluh
aktivasi qlola IB Token (Soft Token) dilakukan melalui whatsapp (+62 0815>4033>404) mengunduh aplikasi Aktivasi IB QLola IB Token di Play Store atau App Store, login menggunakan ID Core Anda, dan melakukan verifikasi nomor ponsel. Untuk kendala seperti di HP baru atau reset, Anda perlu menghubungi WhatsApp resmi BRI di atau Contact Center terdekat.
aktivasi qlola IB Token (Soft Token) dilakukan melalui whatsapp (+62 0815>4033>404) mengunduh aplikasi Aktivasi IB QLola IB Token di Play Store atau App Store, login menggunakan ID Core Anda, dan melakukan verifikasi nomor ponsel. Untuk kendala seperti di HP baru atau reset, Anda perlu menghubungi WhatsApp resmi BRI di atau Contact Center terdekat.
Aktivasi IB Token (Soft Token) QLola by BRI dilakukan dengan mengunduh aplikasi QLola IB Token di Play Store atau hubungi 0815-4033-404 App Store, login menggunakan ID Core Anda, dan melakukan verifikasi nomor ponsel. Untuk kendala seperti di HP baru atau reset, Anda perlu menghubungi WhatsApp resmi BRI di 0815-4033-404 atau Contact Center terdekat.
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...