Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Tengah Kudus
Soto Khas Kudus
- 3 Agustus 2015
                              Resep Membuat Soto Kudus Asli Special Lezat              
 
       Soto Kudus merupakan soto yang cukup unik dan mempunyai rasa sangat lezat. jika biasanya kita memakai daging sapi, jeroan sapi, babat, atau daging ayam sayur, specialnya disini kita akan menggunakan daging ayam kampung. menggunakan daging ayam kampung yang terkenal akan kegurihannya tentunya akan membuat soto kudus semakin lezat. apalagi kita kan memakai kaldu bekas rebusan ayam nya, tentunya akan menghasilkan kuah yang segar dan lezat sekali.
 
         Untuk anda warga asli kudus jawa tengah dan sekitarnya tentunya anda sudah tidak asing lagi akan Soto Kudus ini bukan? rasanya yang enak dan lezat membuat soto kudus sangat digemari oleh masyarakat luas. dari anak kecil hingga orang dewasa tentunya mereka tidak akan pernah ingin ketinggalan akan sedap nya rasa Soto Kudus. sangat nikmat sekali jika dinikmati sebagai makan siang ataupun makan malam.
 
         Kuah yang hangat sedap dan segar memang nikmati sekali jika dinikmati dengan nasi putih hangat. apalagi menggunakan taburan bawang putih goreng diatas kuah sedap nya, hmmm nyumi sruputt sangat segar menggoda dan wangi. nah untuk anda yang bukan warga asli kota Kudus namun ingin sekali menikmati Soto Kudus, anda tidak harus pergi kekota Kudus loh. karena anda dapat membuat soto kudus ini sendiri dirumah.
 
        Membuat Soto Kudus tentunya mudah dan tidak sulit. apalagi bahan-bahan yang digunakan cukup mudah didapat dan terjangkau, sehingga tidak akan menyulitkan anda dalam membuatnya. anda dapat mencari bahan-bahan yang dibutuhkan dipasar tradisional atau di tempat belanja lainnya yang terdekat dari rumah anda. nah untuk lebih jelas dari bahan-bahan dan cara pembuatannya silahkan simak artikel resep Soto Kudus nya dibawah ini.
 

Bahan-bahan Soto Kudus Asli :

  • Ayam kampung 1 ekor (dipotong menjadi 4 bagian)
  • Air 2.2 liter
  • Lengkuas 2 centi meter (dimemarkan)
  • Daun salam 2 lembar
  • Merica bubuk 1/2 sendok teh
  • Kecap manis 1 sendok makan
  • Garam 7 sendok teh 
  • Minyak 2 sendok makan (digunakan untuk menumis)

Bumbu Halus Soto Kudus Asli :

  • Bawang merah 6 butir
  • Bawang putih 3 siung

Bahan-bahan Pelengkap Soto Kudus :

  • Bawang putih goreng 1 sendok makan
  • Kecap manis 1 sendok makan
  • Jeruk nipis 1 buah (dipotong-potong)
  • Tauge 200 gram (direbus sebentar, agar sedikit lunak)
  • Seledri 1 tangkai (diiris halus)
  • Kucai 10 tangkai (dipotong-potong)

Cara Membuat Soto Kudus Asli :

  1. Pertama-tama yang anda harus lakukan adalah rebus potongan ayam kampung dengan lengkuas dan daun salam sampai mendidih. setelah mendidih kemudian angkat ayam lalu tiriskan. setelah itu suwir-suwir daging ayam lalu sisihkan.
  2. Selanjutnya panaskan minyak lalu tumis bumbu halus sampai wangi. lalu masukkan ke dalam air rebusan ayam.
  3. Kemudian jangan lupa anda tambahkan juga merica bubuk, garam dan juga kecap manis yang sudah anda sediakan tadi. masak dan aduk-aduk hingga semua bahan tercampur rata dan mendidih.
  4. Penyajian : Pertama-tama taruh kedalam mangkok suwiran ayam kampung yang sudah direbus tadi, seledri, bawang putih goreng, tauge, kucai, jeruk nipis dan kecap manis kemudian siram bahan-bahan dengan kuah Soto Kudus yang segar.
 
         Selesai, segar dan sedap nya kuah Soto Kudus tentunya akan membuat nafsu makan anda bertambah. anda dapat menikmati soto kudus dengan nasi putih hangat atau pun ketupat menurut selera anda. anda juga dapat menambahkan aneka kerupuk atau emping dan sambal jika anda salah satu penyuka pedas menurut selera. anda dapat menyajika Soto Kudus sebagai menu selingan atau sebagai hidangan yang istimewa dan favorit untuk keluarga tercinta. semoga bermanfaat untuk anda dan selamat mencoba.
 
 
RM/Toko yang Menyediakan:
 
Soto Kudus Blok M
Rumah Makan Indonesia
Alamat: Jalan Tebet Raya No.10, Tebet, RT.1/RW.2, Tebet Bar., Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820
Telepon: (021) 8303491
 
 
Sumber: http://harianresep.blogspot.com/2014/09/resep-soto-kudus.html

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK Hikmah Karuhun Pikeun Kahirupan Ditulis ku: Henry Purwanto Kategori: Etika, Moral & Pepatah PENDAHULUAN Kidung Lakbok lain ukur carita baheula. Lian ti éta, ieu naskah kuno nyimpen pituduh anu jero pisan pikeun kahirupan urang di jaman kiwari. Karuhun urang teu ngan ninggalkeun carita, tapi ogé pangalaman, peringatan, jeung hikmah. Ieu pesan induk jadi pondasi pikeun urang hirup: ngajaga jati diri bari tetep maju ka hareup. Hayu urang bahas hiji-hiji. ULAH POHO KA ASAL-USUL (Jangan Lupa Pada Asalnya) Makna: Saha urang, ti mana asalna, naon sajarah karuhun urang – kabehna kudu dipikanyaho. Ulah isin ku sajarah sorangan, sabab dinya tempat urang tumuwuh. Kaitan jeung Lakbok: Karajaan Bandjarpatroman téh akar ti wewengkon ieu. Lamun urang poho sajarah, sarua jeung neangan leungit jati diri. Urang bakal gampang kaileng ku budaya deungeun anu teu saluyu jeung ajén-inajén lembur. Pesen: Sugema jeung bagja téh mimitina mah nya tina n...

avatar
Gulamerah