Sejarah Batik Plumpungan

Tanggal oleh OSKM18_16818176_Edmunda Easta Sandra Pradana. Revisi 3
Kategori: Motif kain batik
Elemen Budaya: Motif Kain
Provinsi: Jawa Tengah
Asal Daerah: Salatiga

PROFIL SINGKAT

Batik plumpungan adalah batik khas dari Kota Salatiga. Desain motif batik ini terinspirasi dari Prasasti Plumpungan, peninggalan Raja Bhanu tahun 750 Masehi, yang bila tampak dari atas berbentuk dua batu yang bersebelahan. Prasasti ini terletak di Dukuh Plumpungan, Desa Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Pada prasasti ini tertulis cikal bakal berdirinya Kota Salatiga, sehingga merupakan suatu objek yang berperan besar di Salatiga.

Bentuk ini cukup fleksibel, sehingga sangat bervariasi kreasinya. Bentuk dasar, atau disebut klowongan, dari batik ini dapat diisi dengan macam-macam pola, memunculkan variasi-variasi yang kaya dan unik.

SEJARAH

Sekitar tahun 2000-an, sekelompok orang dari Salatiga berandai-andai tentang motif khas milik Salatiga sendiri. Pada awalnya konsep dasar yang diambil adalah bentuk tanaman, tetapi setelah melihat Prasasti Plumpungan, mereka memutuskan untuk menggunakan bentuk batu tersebut. Walaupun pada awalnya tidak ditanggapi pihak berwenang. Beberapa tahun setelahnya (sekitar 2004-2006), motif ini mulai dilihat sebagai peluang dan dianggap serius, sehingga dicetak menjadi Batik Plumpungan.

Selain Batik Plumpungan, Salatiga juga mempunyai Batik Waturumpuk dan Batik Selotigo yang bentuk dasarnya pun seperti batu.

#OSKMITB2018