Permainan yang menggunakan batu sebagai alat permainannya ini adalah permainan tradisional khas Jawa Barat, dimana biasanya dimainkan oleh anak laki-laki saja. Sorodot Gaplok berasal dari dua kata, Sorodot yang berarti ‘meluncur’ dan Gaplok yang berarti ‘tamparan’. Jadi Sorodot Gaplok adalah permainan meluncurkan batu ke batu lainnya yang nantinya bisa menimbulkan suara ‘plok’ seperti suara tamparan.
Permainan ini bisa dimainkan oleh dua orang atau lebih, yang penting jumlahnya genap. Karena kalau lebih dari dua orang biasanya akan dibagi menjadi dua tim yang jumlah anggotanya sama. Setelah dibagi dua tim, kita harus menentukan tim mana yang main duluan dan tim mana yang kebagian jaga, biasanya dengan cara suit.
Setelah itu kita tinggal membuat garis di lantai atau tanah sebagai tempat meletakkan batu secara berdiri. Kemudian buat garis lagi untuk tempat lemparan batu bagi tim yang bermain. Jarak kedua garis itu biasanya sekitar 3-5 meter. Yang terakhir jangan lupa kita siapkan juga batu yang tidak terlalu berat dan kalau bisa agak gepeng dan bisa diberdirikan supaya memudahkan kita sewaktu membawanya di punggung kaki.
Setelah semua siap, tim yang bermain lebih dulu akan berjajar di garis lempar. Secara bergiliran setiap anggota tim akan melemparkan batu yang diletakkan di atas punggung kaki mereka ke arah batu lawan yang sebelumnya diletakkan secara berdiri. Melemparnya juga tidak sembarang melempar, kita harus mendekati garis lempar dengan cara ‘engklek’ terlebih dulu sebelum nantinya ‘menyorodotkan’ batu itu.
Jika si pelempar tidak mengenai batu lawan, dia harus melempar batu itu lagi dari tempat batu itu jatuh. Tapi kali ini dia harus melempar melalui kedua kolong kaki dengan tangan. Jadi dia harus jongkok dan melemparkan batu itu melewati kolong kakinya. Tim pelempar harus menjatuhkan semua batu lawannya untuk menjadi pemenang karena kalau tidak tim mereka akan giliran menjadi tim penjaga.
Seperti disebut di awal tadi, permainan Sorodot Gaplok ini memiliki unsur edukasi yang sangat kuat. Karena ternyata permainan ini bisa melatih kerjasama tim, meningkatkan jiwa sportifitas dan juga bisa melatih konsentrasi seseorang. Selain itu permainan ini juga bisa melatih kepemimpinan serta ketangkasan seseorang
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...