Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sumatera Barat Pesisir Selatan
Rendang Lokan - Pesisir Selatan - Sumbar
- 13 Februari 2018

Jika biasanya rendang menggunakan daging sapi, daging ayam, daging itik, atau hati sapi, maka rendang yang satu ini menggunakan lokan. Lokan adalah sejenis kerang yang biasa ditemukan di pinggir laut. Bentuknya seperti tiram dan memiliki kandungan vitamin yang tinggi, sehingga rendang lokan dianggap lebih sehat daripada rendang lainnya.

Rendang lokan ini memang kurang begitu populer dibandingkan rendang daging, akan tetapi rasanya tidak kalah enak dari rendang variasi lainnya. Rendang lokan banyak ditemukan di kabupaten Pesisir Selatan, karena ini adalah makanan khas daerah tersebut.

Di musim penghujan, agak sulit untuk menemukan lokan karena nelayan harus menyelam sedalam 5-10 meter. Jadi bagi orang Padang, membuat rendang lokan terkadang bukanlah hal yang mudah, karena sulitnya bahan. Memasak rendang lokan sendiri sebenarnya lebih mudah dari rendang biasa, karena tidak membutuhkan waktu yang lama. Cukup sampai lokan berwarna cokelat keemasan, atau kalio, dalam istilah Minangkabau.

Apakah Anda tertarik untuk mencobanya? Berikut ini adalah resep rendang lokan khas Minangkabau yang sayang jika Anda lewatkan.

Bahan utama rendang lokan, yaitu lokan, kini dapat dengan mudah Anda temukan di pasar modern maupun tradisional. Pastikan Anda membeli lokan yang segar. Berikut tips memilih lokan:

  • Pilih lokan yang cangkangnya masih dalam keadaan tertutup. Pastikan lokan masih dalam keadaan hidup dan sudah besar. Lokan yang baru saja diambil hanya mampu bertahan selama 2 hari tanpa air.
  • Lokan yang baik adalah yang beraroma segar dan terasa berat. Karena itu artinya lokan baru saja diambil.
  • Jika Anda tidak ingin mengolahnya secara langsung, rendam lokan di dalam air tawar. Hanya saja, daging lokan akan sedikit menyusut jika direndam terlebih dahulu.
  • Sebaiknya Anda segera mengolah lokan sesaat setelah membelinya.

Lokan adalah hewan laut sejenis tiram, karena itu Anda perlu mengeluarkan daging lokan dari cangkangnya. Jadi, cuci bersih lokan dan keluarkan dagingnya kemudian cuci kembali dagingnya dengan air dingin yang sudah dicampur garam agar lendir yang ada di daging tiram ini hilang.

Selanjutnya, siapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk memasak rendang lokan. Bahan utamanya adalah:

  • Daging lokan – 1 kg
  • Serai – 1 batang
  • Santan kelapa – 2 liter
  • Daun salam – 4 lembar

Untuk bumbu-bumbu yang dihaluskan (dengan blender atau ulekan) adalah:

  • Bawang merah – 4 siung
  • Bawang putih – 2 siung
  • Jahe – 25 gram
  • Cabai yang sudah digiling – 1 sendok makan
  • Kunyit – 15 gram
  • Merica bubuk – 1 sendok teh
  • Kemiri – 4 butir
  • Biji pala – ½ butir
  • Lengkuas/laos – 75 gram
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya

Jika semua bahan dan bumbu sudah siap, kini Anda siap memasak resep rendang lokan. Mari kita simak langkah-langkah memasak rendang lokan berikut ini:

  • Sebelum dimasak, campurkan terlebih dahulu lokan dan bumbu halus secara merata dan diamkan selama kurang lebih 1 jam agar bumbu meresap dengan baik.
  • Tuang 1 liter santan ke dalam wajan, aduk dan masak hingga mendidih.
  • Masukkan lokan yang sudah dibumbui ke dalam santan yang mendidih sampai terendam.
  • Tambahkan garam dan gula secukupnya.
  • Masak dengan api sedang kemudian tambahkan serai dan daun salam. Aduk secara terus-menerus sampai santan menyusut.
  • Selanjutnya adalah menambahkan sisa santan secara berkala setiap 100 ml. Jika santan menyusut, tambahkan kembali 100 ml santan hingga habis sambil terus diaduk. Rendang daging lokan siap dihidangkan.

Variasi rendang lokan ini sangat kaya nutrisi dan tentu saja lezat. Caranya terbilang mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama. Pastikan mencoba resep rendang lokan ini di rumah. Selamat mencoba!

Alamat dan Kontak Penjual:

Rumah Makan Fuja

Jl. Samudera No.24, Purus, Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25115

0813-7836-1231

 

Sumber : https://carabuatresep.blogspot.com/2019/05/cara-membuat-rendang-lokan-khas-padang.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan?
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Bali

Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan? Identitas dan Asal-Usul Lontar Usada Bali adalah naskah klasik yang mengkategorikan diri dalam ranah pengetahuan dan praktik pengobatan tradisional (usada) di Nusantara [S1], [S3]. Naskah-naskah ini secara spesifik ditulis di atas daun lontar dengan menggunakan aksara dan bahasa Bali Kuna hingga Bali Tengahan [S1]. Kategorinya dalam sistem Warisan Budaya Takbenda Indonesia masuk dalam domain "Pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta," sejalan dengan penetapan praktik serupa seperti Pengobatan Tradisional Raksa Jasad [S2]. Asal-usul historisnya di Bali seringkali dilekatkan pada periode pengaruh Majapahit dan penyebaran agama Hindu, meskipun sayangnya, belum ada sumber dari daftar yang secara pasti mengungkap waktu dan tokoh awal penciptaan teks-teks ini. Salah satu versi mengaitkan proses kodifikasi dan pengembangan sistem pengobatan ini dengan peran Dang Hyang Nirartha, seorang tokoh...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo Identitas dan Asal-Usul Kedatuan Luwu diidentifikasi sebagai salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan, dengan jejak sejarah yang terjalin erat dengan mitologi, tradisi lisan, dan bukti arkeologis [C11]. Sejarah awal Luwu tidak terlepas dari kisah kosmologis mengenai kedatangan manusia pertama ke bumi, yang menjadi dasar pembentukan tatanan sosial dan kekuasaan di wilayah tersebut [C12]. Kedatuan ini merupakan salah satu dari tiga kerajaan Bugis pertama yang tercatat dalam epik I La Galigo , bersama dengan Wewang Nriwuk dan Tompotikka [S1]. Pendirian Kedatuan Luwu diperkirakan terjadi pada abad ke-14 [C4], dengan Tumanurung sebagai Datu Mappanjunge' ri Luwu pertama pada tahun 1300-an [C3]. Kedatuan ini berlanjut hingga sekarang [C1], meskipun tidak memiliki mata uang sendiri dan menggunakan sistem barter [C5]. Luwu bersama kerajaan-kerajaan lain diakui sebag...

avatar
Kianasarayu