Konservasi alam di Indonesia telah banyak dilakukan tidak saja secara formal oleh pemerintah tetapi banyak pula dilakukan secara informal oleh berbagai kelompok masyarakat tradisional atau yang disebut masyarakat pribumi.namun berbagai upaya konservasi alam oleh berbagai kelompok masyarakat pribumi diindonesia kurang mendapat perhatian dari pemerintah.konsep pengelolaan kawasan konservasi diindonesia lebih mengutamakan konsep pada masyarakat barat yang mengabaikan aspek-aspek sosial ekonomi budaya masyarakat pribumi yang lebih dulu tinggal berabad-abad hidup didaerah sekitar kawasan konservasi alam.
konservasi alam diindonesia bukanlah hal yang baru tetapi sudah ada sejak tahun 1863 padahal jika kita menyimak tonggak sejarah pencagaralaman didunia konsep konservasi baru dikenal pada tahun 1972 sejalan dengan taman nasional Yellowstone national park di amerika serikat.suatu hal yang menakjubkan bahwa masyarakat baduy dalam mengelola alam/ekosistem didaerahnya berlandaskan adat dengan menerapkan system zonasi.berdasarkan mitologi dan kosmologi masyarakat baduy ,secara adat orang baduy percaya bahwa daerah kawasan hutan sasaka pusaka buana dekat dengan kawasan kampung cikeusik dan kawasan hutan sasaka domas atau mandala parahiang didekat kampung cibeo baduy dalam dianggap paling sakral atau kawasan suci dan daerah bagian luarnya kurang sakral karena itu berdasarkan kesakralannya kawasan baduy dibedakan menjadi 3 zona yaitu analogi dengan zona inti/area inti, zona penyangga dan zona transisi/area transisi.
Menurut konsep orang baduy kawasan yang dianggap paling sakral dinamakan Daerah kabuyutan yaitu daerah hutan sasaka pusaka buana atau arca domas . sedangkan daerah kurang sakral dibandingkan dengan kabuyutan berada di luar daerah kabuyutan berupa daerah baduy dalam.daerah tersebut dapat dianalogikan dengan zona penyangga pada konsep cagar biosfer.pada umumnya fungsi daerah baduy dalam juga cukup sejalan dengan fungsi zona penyangga pada konsep cagar biosfer yaitu untuk melindungi area inti antara lain dengan dilindungi oleh masyarakat baduy dalam yang kehidupannya masih kokoh mempertahankan adat leluhur mereka.sementara itu diluar daerah baduy dalam terdapat daerah baduy luar dan Daerah dangka yang nilai kesakralannya kurang dibandingkan dengan daerah baduy dalam.bahkan Daerah dangka dianggap dianggap daerah tempat pembuangan orang baduy dalam yang melanggar adat.
Konsep pengelolaan system zonasi baduy ditemukan hampir serupa didaerah lainnya diindonesia.misalnya di Desa Toro, kecamatan Bulawi, Kabupaten Dongala ,Sulawesi tengah penduduk lokal mengelola daerahnya menjadi 6 zona.Dengan adanya pengkategorian dan tata kepemilikan lahan berdasarkan system zonasi di Desa Toro secara ekologis telah terbukti dapat menciptakan stabilitas hutan dan lingkungan.demikian pula dengan system pengelolaan kawasan mandala oleh orang baduy sehingga system pengelolaan hutan merupakan wujud kearifan tradisional masyarakat lokal.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...