Opak ketan merupakan makanan khas Sumedang yang dikenal di tanah Priangan. Ragam pilihan olahan opak sangat banyak tersaji di seantero Sumedang, namun yang paling terkenal akan kelezatannya adalah opak ketan Sumedang. Jenis opak ketan Sumedang yang banyak diburu oleh masyarakat lokal maupun wisatawan adalah opak Conggeang dan opak Cimanggung.
Opak Conggeang mempunyai keunggulan terbuat dari sari kelapa yang khas dicampur beras ketan pilihan dan melalui proses pembuatan yang sempurna sehingga memberikan cita rasa khas.
Sebagai sentra pembuatan opak, daerah Conggeang sampai mendirikan tugu opak yang berada di pertigaan Jalan Conggeang, Buah Dua, dan Ujungjaya, Sumedang.
Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-sumedang/
crew KABANDUNGAN ONLINE singgah di salah satu pengusaha opak ketan yang beralamat di Cidempet RT02/04 Ds Cibeureuyeuh Kec conggeang. Sumeadng Jawa barat. yang menamakan dirinya OPAK PUTRA MANDIRI yang di kelola oleh keluarga Pak aris . Mereka memproduksi opak ketan ini sudah lumayan lama..'' Saya turun kedunia usaha opak ketan ini dari tahun 1990. Dari jaman penggarangan yg masih sederhana dan manual yg harus di garang satu persatu '' kata pak aris sambil tersenyum , dan katanya pula opak ketan buatannya bukan opak yg biasa yang banyak di pasaran, opak ini punya rasa yg sangat nempel di lidah karena sari kelapanya yg menjadi unggulannya dan juga tampa bahan pengawet Beras ketan yang digunakan untuk pembuatan opak haruslah bnar2 beras ketan pilihan atau setingkat beras ketan super,karena kalau mnggunakan beras ketan yang sembarang maka hasilnya akan kurang baik akan sedikit kasar dalam hasil penumbukan.berbeda dengan rengginang yang bisa mnggunakan beras ketan yang sembarang atau sekelas beras ketan kelas biasa,hasilnya tetap baik.dan ternyata penjemuran pun sangat berpengaruh besar terhadap opak ,jika bahan baku baru setengah jadi atau di sebut istilah bahasa sunda [jangel] bila kurang mendapatkn sinar matahari maka sudah jelas tidak bisa mnghasilkan hasil penggorengan yang memuaskan.
Sumber :http://kabandunganonline.blogspot.com/2015/11/opak-ketan-dan-oleh-oleh-khas-conggeang.html?m=1
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...