×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Kerajinan Tangan

Noken, Seni Tradisional Masyarakat Papua

Tanggal 02 Aug 2014 oleh Atika Amalina.

Noken merupakan kantong atau tas yang disulam secara tradisional dari bahan alami yang berasal dari tumbuhan seperti kulit kayu. Noken telah menjadi salah satu kerajinan tangan khas Papua. Biasanya, Noken dipakai untuk membawa barang seperti kayu bakar, tanaman hasil panen, sampai barang-barang belanjaan. Noken yang kecil biasa dipakai untuk membawa kebutuhan pribadi. Tak hanya itu, Noken juga dipakai dalam upacara dan sebagai kenang-kenangan untuk tamu.

Noken memiliki makna dan kedudukan sangat penting di dalam struktur kehidupan tradisional masyarakat Suku Papua Tidak semua orang dapat membuatnya, walau terlihat cukup sederhana, ternyata hanya Perempuan Papua yang dapat menyulam serat-serat dari pelepah kulit kayu ini menjadi sebuah tas, apabila seorang perempuan belum dapat membuat Noken maka dia dianggap belum dewasa dan belum layak untuk menikah. Secara adat laki-laki papua tidak diperbolehkan membuat Noken, karena Noken adalah simbol kesuburan kandungan seorang perempuan.

Noken memiliki nama yang berbeda di setiap suku yang ada dipapua, nama Noken dalam bahasa Biak adalah “Inokson", Suku marind (merauke) menyebut “Mahyan”, Suku Moor menyebutnya “Aramuto” dan Suku Dani Menyebutnya “Su". Walau memiliki nama yang berbeda dari setiap suku yang ada di Papua, Noken tetap memiliki makna yang sakral dan penting dalam struktur budaya warga Suku Papua.

Saat ini bahan yang digunakan untuk membuat noken antara lain, Kulit kayu, pohon manduan, Pohon Nawa, sedangkan di Paniai menggunakan dari bahan jenis Anggrek Hutan, ada enam jenis noken yang dikenal di Paniai-Nabire yaitu Jenis Agiya, goyake agiya, hekpen agiya, toya agiya, kagamapa agiya, pugi agiya, dan tikene agiya.

DISKUSI


TERBARU


Pertunjukan Men...

Oleh hallowulandari | 27 Mar 2023.
Seni Pertunjukan

Mendu ialah tradisi kolektif berbentuk teater rakyat yang mengandung perpa­duan unsur musik Melayu, tari, lagu, syair, dialog, pencak silat, dan bany...

Kondo Buleng

Oleh hallowulandari | 27 Mar 2023.
Seni Pertunjukan

Kondo Buleng atau Kondobuleng adalah teater tradisional masyarakat penutur bahasa Makassar di Sulawesi Selatan. Secara etimologis, kata Kondobuléng d...

Rawon Ayam

Oleh Deni Andrian | 15 Feb 2023.
Makanan

Bahan-bahan 1 kg daging ayam bagian dada 1/2 kg tauge 2 btng daun bawang 1/4 kluwek Minyak untuk menumis 4 lbr daun jeruk 1 bks santa...

Daging Rawonan...

Oleh Deni Andrian | 15 Feb 2023.
Makanan

Bahan-bahan: 1 kg daging sapi Minyak goreng Air 3 sdm kecap manis Bumbu Halus: 1/2 sendok teh jinten 2 sendok makan ketumbar 5 s...

Serat Dewa Ruci

Oleh hokky saavedra | 04 Jan 2023.
Potongan naskah kuno

Salah satu potongan manuskrip cetakan yang diterbitkan oleh Tan Khoen Swie di Kediri pada tahun 1926. Lakon Dewaruci yang diterbitkan melalui buku in...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...