Ritual
Ritual
Ritual Kalimantan Tengah Kalimantan Tengah
Ngolunuk Makan Antang
- 23 Juli 2018

Ini adalah ritual pesta syukur masyrakat Dayak Siang karena hasil panen dan rejeki yang diterima selama satu tahun. Ngolunuk berarti mendirikan pohon lunuk (beringin) atau mendirikan “sangkai lunuk” ditengah-tengah rumah betang. Pada pohon ini akan digantungkan pelbagai buah-buahan, kerajinan tangan, kue-kuean sebagai simbol kebahagiaan nenek moyang dan pada akhir pesta semuanya ini akan dibagikan kepada para tamu yang datang.

Sangkai lunuk inilah yang akan jadi pusat kegiatan baik itu ritual berupa “Balian Basi Siang” yaitu menyampaikan doa-doa suci dan persembahan kepada Tuhan Yang Kuasa atau disebut Mohotara Lobata, Dilang Sangumang, Suk Silik Ajuh Ompoi co nganduh nia tana danum. Juga sebagai tempat pusat kesenian tetarian berupa tari Horoliung lunuk, manasai, deder, tari turuk tuwo, tari cuhuk onyuh, tati karang alu dan tari manompak.

Lunuk buahnya dapat dimakan oleh hampir semua mahluk hidup selain manusia. Bahkan mahluk-mahluk halus dan roh gaib senang menghuni pohon-pohon beringin, sehingga pohon beringin dianggap keramat dan sering dijadikan tempat bertapa atau bersemedi.

Antang atau Elang adalah perlambangan kekuatan ilahiah yang memberikan perlindungan, rejeki, dan ketentraman. Antang juga dipercaya dapat memelihara dan melindungi semua tanaman termasuk padi dan buah-buahan. Ia juga dapat memberikan rejeki umur panjang dan juga dapat memberikan pertanda bila suatu kejadian buruk atau malapetaka akan menimpa. Antang ini adalah burung ghaib milik Dilang Sangumang atau Jata Mohotara.

Dalam legenda Dayak Siang, Antang Potung Olung Bomban menjelma menjadi manusia yang keluar pada saat terjadi petir halilintar dari sebuah ruas pohon bambu atau disebut “potung” / betung.

Antang Taoi Anak Ondo, menurut Dayak Siang adalah Antang yang menjelma menjadi manusia bersamaan dengan Matahari senja.

Antang Sawang Lengak Tingang, menjelma menjadi manusia bersama para malaikat dayang-dayang mendampingi Putir Sikan yang adalah nenek moyang Dayak Siang yang diturunkan di Gunung Kambang menggunakan Palangka Bulou.

Antang Duhung Batu Bondang adalah Antang yang memelihara dan mendiami Puruk Bondang.

Dari berbagai nama antang tadi, kesemuaanya adalah kekuatan ilahiah yang memelihara dan melindungi serta senantiasa memberikan pertolongan disaat kita minta. Salah satu cara untuk berkomunikasi dengan Antang ini adalah dengan ritual Manajah Antang.

Lamanya upacara Ngolunuk Makan Antang ini tergantung kemampuan masyarakat / keluarga yang mengadakan. Kadang-kadang hanya satu hari bisa juga tiga hari, lima hari atau tujuh hari.

Tahapan kegiatan :

1. Nout Gawi
Ini adalah tahapan awal, dimana panitia akan mengundang tokoh-tokoh masyarakat, pemuda desa untuk gotong royong membersihkan desa sekaligus mempersiapkan sarana upacara berupa pandung kayu untuk pagar hewan kurban seperti babi, sapi atau kerbau, membuat sangkai lunuk untuk didirikan ditengah rumah betang, membuat sababulu, membuat kolojanang yaitu bendera yang dipasang mengelilingi pandung kayu dan sangkai lunuk, menjemput para pisur.

2. Mandung Kayu
Yaitu membuat kandang dari kayu bulat yang dikupas kulitnya, kemudian dihiasi dengan sababulu, kolojanang, daun silat (nipah), pandung benang yaitu kain putih yang dipasang melingkari pandung kayu.

3. Ngongiang
Disini para pisur akan mulai batawur, menyampaikan maksud niat hajat dilakukannya Ngolunuk Makan Antang kepada Mohotara Lobata Dilang Sangumang, Suksilik Ajuh Ompoi co nganduh nia tana danum atau Tuhan Yang Menciptakan Langit, Bumi, Laut dan Segala isinya.

4. Ngolunuk
Pada tahapan ini pisur/basir selama tiga hari berturut-turut menyampaikan ucapan syukur dan doa kepada Tuhan agar seluruh masyarakat mendapatkan kebahagiaan, ketentraman, rejeki, hasil panen yang berlimpah, buah-buahan menjadi, anak-anak yang sekolah berhasil lulus, para kerabat dan handai tolan selalu dalam keadaan sehat. Namun jika tidak mencukupi, tahapan ini bisa saja tidak dilaksanakan.

5. Malam Jorih Jerah
Tahapan ini adalah malam gembira dimana semua warga semalam suntuk melakukan pelbagai hiburan kesenian disekitar lunuk atau dihalaman mengililingi pandung.

Sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2018/07/16/ngolunuk-makan-antang/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum