Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Kalimantan Barat Singkawang
Nastar Singkawang - Singkawang - Kalbar
- 10 Februari 2018

Nastar merupakan salah satu kue kering yang biasanya disajikan untuk acara – acara atau hari besar seperti hari Idul Fitri, Natal, Imlek, atau Tahun Baru. Nastar berasal dari bahasa belanda yaitu “Ananas” yang berarti buah nanas dan “Taart” yang berarti kue tart atau kue pie Eropa. Sehingga kue Nastar adalah Tart Nanas. Masyarakat Belanda sangatlah menyukai kue nastar dengan isian blueberry dan apel. Dahulu di Indonesia buah blueberry sangatlah sulit untuk ditemukan karena terbatasnya dan bahkan belum ada sarana dan prasarana yang mendukung di zaman penjajahan Belanda, sehingga warga Indonesia menggunakan buah nanas sebagai bahan pengganti isian untuk kue nastar. Nastar ini memiliki bentuk yang lebih kecil jika dibandingkan dengan kue pie Eropa pada umumnya.


Di Indonesia pada umumnya kue nastar menggunakan selai nanas sebagai bahan isian, Kue nastar terbuat dari adonan tepung terigu, mentega, dan telur, kemudian diberikan isian selai. Biasanya kue nastarini disajikan dengan memberikan hiasan potongan kecil kismis, parutan keju, dan cengkeh di ats kue tersebut. Bagi Anda yang ingin mencoba membuat sendiri kue Nastar di rumah, berikut kami bagian informasi mengenai resep dan cara pembuatan kue nastar keju. 


Bahan- bahan yang dibutuhkan :

  • 350 gram Tepung terigu
  • 200 gram Mentega
  • 50 gram Gula halus
  • 1 sendok makan Tepung maizena
  • 2 butir Kuning telur
  • 1 sendok makan Susu bubuk full cream
  • ¼ sendok teh Vanili bubuk

Bahan – bahan untuk Isian Kue Nastar :

  • Selai nanas yang sudah jadi, atau
  • 1 buah Nanas (diparut halus)
  • 5 butir Cengkeh
  • 3 cm Kayu manis

Bahan yang dibutuhkan untuk olesan Kue Nastar :

  • 1 butir Kuning telur
  • 1 sendok makan Air
  • Keju parut secukupnya

Cara membuat Selai Nanas untuk isian Kue Nastar :

  1. Mula – mula siapkan panci kemudian masukkan nanas yang sudah diparut sebelumnya bersama dengan gula pasir, cengkeh, dan kayu manis ke dalam panci tersebut. Kemudian masaklah bahan – bahan dengan menggunakan api kecil.
  2. Kemudian jangan lupa untuk mengaduk – aduk agar tidak gosong, masak sampai bahan tercampur menjadi satu dan mongering. Jika sudah, angkatlah dan biarkan sejenak selai mendingin.

Cara membuat Kue Nastar yang Gurih dan Manis :

  1. Langkah pertama yaitu menyiapkan sebuah wadah / mangkuk besar lalu masukkan telur, gula, dan mentega ke dalam wadah, kemudian kocok dan campur bahan tersebut menggunakan mixer hingga tercampur secara merata. Setelah itu, masukkan tepung maizena, tepung terigu, vanili bubuk, dan susu bubuk yang sudah diayak sebelumnya. Kemudian aduk – aduk hingga semua bahan tercampur merata.
  2. Selanjutnya ambillah adonan dan bentuklah menjadi bulatan – bulatan kecil sesuai dengan selera Anda. Berilah isian selai nanas yang sudah dibuah sebelumnya di setiap bulatan – bulatan yang Anda buat.
  3. Kemudian siapkan loyang yang sebelumnya sudah diberikan olesan mentega. Kemudian taruh dan tatalah bulatan – bulatan adonan pada loyang tersebut, tak lupa untuk memberikan jarak antar bulatan adonan yang Anda letakkan.
  4. Jika semua bulatan adonan kue sudah di letakkan pada loyang, lalu berilah olesan kuning telur di setiap bulatan dan taburi parutan keju diatasnya.
  5. Setelah itu, masukkan loyang – loyang yang berisi bulatan adonan kue tersebut ke dalam oven dan panganglah dengan suhu 175 derajat Celcius selama kurang lebih 15 menit sampai kue matang.
  6. Jika sudah matang, angkat dan keluarkan loyang tersebut.kemudian biarkan seenak hinga kuenya dingin.
  7. Masukkan kue nastar dalam toples kaca, dan kue nastar siap untuk dihidangkan.

 

Sumber : http://nurhayatiseputarkuekhassingkawang.blogspot.co.id/2017/02/20-kue-khas-singkawang.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Tenun NTT: Simbol Status, Identitas, dan Kisah Leluhur
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Timur

Tenun NTT: Simbol Status, Identitas, dan Kisah Leluhur Identitas dan Asal-Usul Tradisi tenun yang paling populer di Indonesia merujuk pada Tenun Ikat , khususnya varian yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Popularitas ini tidak terlepas dari keunikan teknik, motif, dan makna filosofisnya yang kuat dalam budaya masyarakat setempat [S1]. Tenun ikat di NTT merupakan warisan budaya yang bertahan hingga kini, diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian integral dari identitas komunitas [S2]. Secara geografis, sentra tenun ikat NTT tersebar di berbagai pulau, dengan Pulau Sumba dikenal sebagai salah satu pusat tradisi ini yang paling kuat. Di Sumba, pembuatan kain tenun ikat tradisional masih lestari, dengan kampung-kampung seperti Kanatang dan desa-desa di wilayah Sumba Timur menjadi lokasi perajin aktif [S3]. Proses pembuatannya sangat mengikat dengan sejarah dan kehidupan masyarakat, di mana kain tenun bukan sekadar produk ekonomi tetapi juga warisan leluhur yang...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Kain tenun bukan hanya sekadar produk tekstil biasa di Indonesia
Motif Kain Motif Kain
Aceh

Kain tenun bukan hanya sekadar produk tekstil biasa di Indonesia Identitas dan Asal-Usul Kain tenun di Indonesia merupakan warisan budaya yang melampaui fungsi sebagai produk tekstil konvensional [S1]. Objek ini merepresentasikan hasil karya tangan yang memuat narasi sejarah panjang serta nilai-nilai budaya yang luhur [S4]. Keberadaannya telah menjadi bagian integral dalam aspek sosial, ekonomi, hingga spiritual masyarakat Nusantara selama ribuan tahun [S1], [S4]. Secara geografis, tradisi menenun tersebar luas di hampir seluruh wilayah Indonesia, di mana setiap daerah mengembangkan karakteristik, motif, dan filosofi yang unik [S1], [S3]. Keberagaman ini didukung oleh teknik pembuatan yang spesifik serta keterampilan perajin yang diwariskan secara turun-temurun [S1], [S4]. Beberapa wilayah yang memiliki tradisi tenun dengan kekhasan motif dan makna yang menonjol antara lain Toraja, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Bali [S2]. Setiap motif yang dihasilkan bukan sekadar ele...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Indonesian parents often use traditional games to educate their children about character building
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Aceh

Indonesian parents often use traditional games to educate their children about character building Identitas dan Asal-Usul Permainan Bentengan diklasifikasikan sebagai permainan tradisional anak yang telah berintegrasi dalam budaya lokal Indonesia [S2]. Teks bebas mencatat bahwa aktivitas ini telah dimainkan sejak era kolonial Belanda [S1]. Ensiklopedia daring mengonfirmasi bahwa permainan tradisional Nusantara umumnya memiliki akar akulturasi yang kuat [S2]. Meskipun tidak teridentifikasi secara spesifik mengenai wilayah kelahirannya, permainan ini tersebar luas sebagai warisan bermain anak pra-modern [S2]. Perbandingan antara kedua sumber menunjukkan bahwa [S1] berfokus pada konteks historis kolonial dan mekanisme permainan, sedangkan [S2] lebih menekankan pada akar akulturasi budaya dan fungsi sosialnya secara umum. Kedua sumber memiliki batasan masing-masing: [S1] tidak menguraikan variasi regional, sementara [S2] bersifat umum tanpa mendetailkan mekanisme spesifik Bentengan....

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Songket Palembang: Jejak Sriwijaya dalam Selembar Kain Martabat
Motif Kain Motif Kain
Sumatera Selatan

Songket Palembang: Jejak Sriwijaya dalam Selembar Kain Martabat Identitas dan Asal-Usul Songket Palembang merupakan kain tenun tradisional yang diakui sebagai warisan budaya tak benda Indonesia sejak tahun 2013 [S1]. Kain ini dikenal luas karena kekayaan historisnya dan menjadi penanda martabat dalam budaya masyarakat Palembang [S3, C5, C6]. Popularitasnya sering terlihat dalam berbagai pameran dan dikenakan oleh tokoh publik [C2]. Asal-usul Songket Palembang kerap dikaitkan dengan masa Kemaharajaan Sriwijaya, yang berpusat di Palembang, Sumatera Selatan [S3, C4]. Sejak masa kerajaan, songket tidak hanya berfungsi sebagai busana, tetapi juga sebagai simbol kedudukan, kehormatan, dan peran sosial seseorang [C7]. Keunikan ini menjadikan Songket Palembang lebih dari sekadar kain indah, melainkan sarat akan nilai sosial dan filosofis yang melekat pada setiap helainya [C8, C9]. Meskipun demikian, belum ada sumber yang secara spesifik merinci sentra produksi Songket Palembang selain...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris: Lebih dari Senjata, Pusaka Jawa yang Mendunia
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Timur

Keris: Lebih dari Senjata, Pusaka Jawa yang Mendunia Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan senjata tikam tradisional yang berasal dari Indonesia, dengan karakteristik bentuk bilah yang asimetris atau berkelok-kelok [S1], [S5]. Secara struktural, keris terdiri atas tiga komponen utama, yakni bilah ( wilah ), gagang ( hulu ), dan sarung ( warangka ) [S1]. Sebagai bagian dari kategori tosan aji —istilah untuk senjata berbahan besi bernilai tinggi yang dimuliakan—keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata perang, tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang dan simbol identitas masyarakat Jawa [S2], [S5]. Museum Nasional Indonesia menyimpan koleksi keris yang merepresentasikan sejarah perkerisan Nusantara, termasuk spesimen dari Cirebon, Jawa Barat, yang berasal dari abad ke-16 [S4], [S5]. Salah satu contoh koleksi yang terdokumentasi adalah keris dengan dhapur Kebo Lajer dan pamor tambal, yang secara historis populer di kalangan masyarakat petani pedesaan sebagai sim...

avatar
Kianasarayu