Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Barat Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat
Makanan khas Sumedang yang wajib dicoba! #OSKMITB2018

Sumedang merupakan sebuah kabupaten yang masuk dalam wilayah administratif provinsi Jawa Barat. Kabupaten Sumedang merupakan kawasan daerah yang terdiri dari 26 kecamatan dan terbagi dalam beberapa kelurahan dan desa. Kuliner makanan khas dari Sumedang mempunyai cita rasa yang sudah tidak diragukan lagi. Banyak sekali pilihan alternatif menu makanan yang bisa anda coba ketika berkunjung atau sekedar mampir ke kota tahu tersebut. Bagi anda yang sudah pernah ke Sumedang, pasti akan familiar dengan beberapa nama makanan dibawah ini. Sedangkan bagi anda yang belum pernah ke Sumedang, tidak ada salahnya jika anda menyempatkan mencicipi semua jenis makanan khas Sumedang dibawah ini. Jika anda merencanakan untuk berlibur ke kota tahu Sumedang, maka anda tidak boleh melewatkan ragam sajian kuliner khas Sumedang yang dijadim bisa menggugah selera anda.

1. Tahu Sumedang

Makanan khas Tahu Sumedang diolah sebagaimana membuat tahu pada umumnya. Tahu Sumedang ini berbahan dasar kacang kedelai yang diberi bumbu kemudian mengalami proses pengolahan sedemikian rupa sehingga menghasilkan sajian kuliner berupa cemilan yang rasanya begitu khas. Konon katanya, yang membuat tahu Sumedang mempunyai cita rasa yang nikmat dan bertekstur renyah adalah penggunaan air Sumedang pada resep warisan yang diberikan secara turun temurun oleh masyarakat lokal. Tekstur dari tahu Sumedang adalah lembut dengan bagian dalam yang terasa sangat gurih apalagi jika disantap saat masih panas. Harga jual tahu Sumedang pun sangat terjangkau serta tidak sulit dalam menemukannya karena hampir di setiap penjuru Kabupaten Sumedang dapat anda temukan pedagang tahu Sumedang.

2. Ubi Cilembu

Makanan khas Sumedang selain tahu yang cukup terkenal adalah ubi Cilembu. Ubi Cilembu berbeda dengan jenis ubi pada umumnya karena ubi Cilembu lebih mirip dengan ubi madu. Ubi Cilembu merupakan makanan khas Sumedang yang berasal dari Kecamatan Pamulihan, Tanjungsari. Produk unggulan Pemerintah Kabupaten Sumedang ini memiliki satu keunikan berupa hasil getah yang meleleh dan mempunyai rasa manis nan lengket seperti madu ketika dipanggang di dalam oven. Ketika digigit pun rasanya sangat manis serta teksturnya pulen dan lembut. Ubi Cilembu sudah populer sejak tahun 1990-an dimana rasa manis alami dari ubi Cilembu ini terbukti dapat memberi tambahan tenaga bagi siapapun yang mengkonsumsinya.

3. Salak Bongkok

Siapa sangka jika Sumedang memiliki jenis salak yang mempunyai rasa lezat. Namanya adalah salak bongkok. Rasa salak bongkok dominan manis dan asam serta memberikan sensasi menyegarkan saat dimakan. Ukuran salak bongkok pun lebih besar dari salak pada umumnya. Aroma buahnya harum dan menjadi buah yang istimewa karena memakai air Sumedang. Jika ditanam di laur tanah daerah Bongkok, katanya rasanya menjadi tidak istimewa lagi. Salak ini banyak dihasilkan oleh penduduk yang bermukim di daerah Bongkok, Kecamatan Paseh, Sumedang.

4. Jeruk Citali

Selain buah salak, sawo Citali juga masuk dalam daftar makanan khas Sumedang yang harus anda coba. Selain buah salak, Sumedang juga mempunyai buah varietas yang cukup unggul, yaitu buah sawo. Seperti namanya, sawo Citali banyak dihasilkan oleh petani sawo yang bermukim di daerah Citali,Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang. Sawo Citali terkenal dengan rasa manisnya yang begitu khas dan tekstur buah sawonya yang lembut saat menyentuh lidah. Bentuk dan warna dari sawo Citali pun berbeda dengan buah sawo pada umumnya. Hal inilah yang menjadi daya tarik tambahan dari sawo Citali hingga diburu oleh masyarakat lokal maupun para wisatawan yang datang ke Kabupaten Sumedang.

5. Asinan Sukasari

Makanan khas Sumedang selanjutnya adalah asinan Sukasari. Asinan Sukasari terbagi menjadi 2 jenis sajian khas, yaitu asinan sayur dan asinan buah. Asinan buah terdiri dari potongan berbagai macam buah buahan yang direndam dalam air gula selama beberapa jam. Buah yang dipakai untuk diolah menjadi asinan ini biasanya buah kedondong, pepaya, jambu, bengkoang, salak, dan beberapa jenis buah lainnya. Sementara, untuk asinan sayur memakai sayur berupa timun, kol, wortel ataupun tauge yang dicuci bersih kemudian disajikan bersama dengan kuah asinan. Asinan sayur ini lebih terasa segar jika dibandingkan dengan asinan buah. Kedua jenis asinan tersebut lebih dikenal dengan sebutan asinan Sukasari. Belum diketahui mengapa asinan tersebut dikenal sebagai asinan Sukasari. Mungkin karena berasal dari daerah Sukasari atau entahlah, yang penting kedua jenis sajian asinan tersebut sama sama enak dan patut untuk dicicipi.

6. Jeruk Cikoneng

Makanan khas dari daerah Sumedang berikutnya adalah jeruk Cikoneng. Buah yang sudah mulai susah ditemukan ini berasal dari Cikoneng, itulah mengapa dinamakan jeruk Cikoneng. Sejak meletusnya Gunung Galunggung dan abunya menyebar sampai ke daerah Cikoneng, tanaman buah jeruk Cikoneng menjadi sulit tumbuh padahal jeruk ini mempunyai rasa manis yang khas. Selain buahnya yang enak dimakan, daun bunga dan biji dari jeruk Cikoneng mempunyai khasiat untuk menyembuhkan batuk, demam dan juga sakit perut.

 

19918080

#OSKMITB2018

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum