Lompong dibungkus dengan daun pisang kering atau klaras. Bungkusannya lebih dari satu lembar. Tampilan kue basah ini berwarna hitam dan berbentuk persegi. Teksturnya kenyal, ada aroma khas dan rasa manis. Lompong merupakan oleh-oleh khas Purworejo. Dinamakan demikian karena menggunakan batang lompong sebagai bahan pewarna hitam. Lompong berarti talas atau lumbu.
Sebagai pewarna, tanaman ini tidak bisa digunakan secara langsung, tapi melalui beberapa tahapan. Batang mesti dikeringkan, disangrai, dan dihaluskan hingga menjadi serbuk. Ada sumber lain yang mengatakan batang lompongnya dibakar terlebih dahulu. Itulah mengapa warnanya bisa hitam.
Konon kabarnya, daun pisang kering pembungkus kue ini tidak tergantikan dengan daun bambu apalagi plastik karena mudah lengket. Daun pisangnya mesti dikeringkan secara alami, karena kalau dijemur kue akan mudah busuk. Kue dibungkus dengan pola lipat seperti pada tempe, dengan arah berkebalikan dan diikat dengan oman (gagang padi).
Bahan bakunya relatif mudah ditemukan, yaitu tepung beras ketan, garam, kacang tanah, gula pasir dan gula kelapa. Kecuali mungkin yang repot tanaman lompong dan klaras.
Cara membuatnya dengan mencampur tepung beras ketan, garam, tepung, dan lompong. Bentuk bulat-bulat adonan tersebut lalu isi dengan campuran kacang tanah (bisa diganti kelapa parut) yang dilumatkan beserta gula pasir dan gula kelapa. Satu persatu adonan dibungkus klaras yang telah diolesi minyak goreng kemudian kukus selama 2 jam.
Kue ini tahan lama, bisa mencapai 2 minggu di suhu ruangan dan 1 bulan di suhu pendingin. Teksturnya cepat mengeras dalam masa penyimpanan (walaupun tidak dimasukkan kulkas), sehingga harus dikukus sebelum konsumsi.
Sumber: http://ceritakulinerindonesia.blogspot.co.id/2012/12/lompong.html
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...