Cerita Rakyat
Cerita Rakyat
Cerita Rakyat Jawa Timur Jawa Timur
Legenda Keris Sumelang Gandring dan Mpu Supa dari Kerajaan Majapahit
- 13 November 2018

Pada jaman kejayaan Majapahit, hidup seorang Mpu terkenal yang bernama Mpu Supa. Keris dan tombak buatannya amat indah bentuk rupanya serta bertuah. Pada suatu hari, MpuSupa dipanggil menghadap raja. Berdebar hatinya karena dipanggil raja yang tiba-tiba itu. Dengan bergegas, Mpu Supa segera menghadap ke kerajaan. Sebelum Mpu Supa menjawab pertanyaan Raja, Raja pun telah bersabda pula: “Supa, engkau tahu, bahwa keris pusaka Majapahit Sumelang Gandring telah pergi dari sarungnya.”

“Kita harus cepat bertindak,” sabda Raja lagi.

Mpu Supa diam sejenak, karena memikirkan siasat apa yang akan digunakan untuk menemukan kembali keris pusaka itu. “Gusti, perkenankanlah hamba meninggalkan Majapahit. Akan tetapi kepergian hamba, hendaknya seakan-akan diusir baginda,” kata Mpu Supa bersungguh-sungguh.

“Kalau demikian permintaanmu, kapankah Supa berangkat,” sabda Raja kepada Mpu Supa.

“Segera, Tuanku, setelah ini,” jawab Mpu Supa. Dalam perjalanan pulang Mpu teringat kepada istrinya yang harua ia tinggalkan demi tugas negara. Ia teringat pula kepada kakak iparnya yang bernama Sunan Kalijaga, yang menyebabkan ia menjadi penganut agama yang teguh.

Cerita rakyat Jawa Timur menyebutkan bahwa tempat tujuan Mpu adalah kadipaten Blambangan, sebuah kadipaten yang rakyatnya belum memeluk agama Islam. Maka pergilah Mpu Supa menghadap Sunan Kalijaga untuk mendapatkan petunjuk-petunjuk. Untuk mencapai kadipaten Blambangan, Mpu Supa harus mengembara lebih dahulu mencari keterangan di mana kira-kira keris itu disembunyikan orang.

 Ia telah singgah di beberapa daerah untuk mencari keterangan keria pusaka Majapahit. Akhirnya sampailah Mpu Supa di kadipaten Blambangan. Ia ditemani oleh pengiringnya yang bernama Mandrangi. Di kadipaten Blambangan hiduplah seorang Mpu terkenal yang bernama Mpu Pitrang. Mendengar kedatangan Mpu Supa, Mpu Pitrang ingin menguji kesaktiannya. Akan tetapi Mpu Pitrang kalah. Ia mengaku kakak kepada Mpu Supa. Kisah legenda dari Jawa Timur ini masih terus berlanjut. Pada suatu hari Mpu Supa dipanggil menghadap Adipati Blambangan. Mpu Supa hanya datang seorang diri. Adipati Blambangan menyuruh Mpu Supa membuat keris untuk pusaka Blambangan.

“Mpu, buatkanlah sebuah keris yang sama betul dengan keris ini,” kata Adipati Blambangan.

 Mpu Supa terkejut melihat keris yang di hadapannya. Keris itulah yang telah dicaricarinya. “Tak salah Iagi, inilah keris pusaka Majapahit itu,” katanya dalam hati.

Akan tetapi disembunyikannya perasaan tersebut. “Paduka Adipati, keris ini amat indah, tentu yang membuat bukan sembarang Mpu,” kata Mpu Supa.

“Hamba sanggup membuatnya, akan tetapi keris ini harus dibuat di tengah lautan. Jadi, hamba mohon disiapkan perahu besar,” kata Mpu Supa.

Di tengah laut kini telah berlayar sebuah perahu besar yang ditumpangi oleh empat orang awak kapal. Mpu Supa, Mandrangi beserta dua orang pendayung yang merangkap menjadi pengawal kadipaten Blambangan, bekerja dengan tekun.

Setelah empat puluh hari empat puluh malam, selesailah pekerjaan itu. Mpu Supa membuat dua keris yang sama dengan keris Sumelang Gandring. Sesampai di kadipaten, Mpu Supa meminta Adipati Blambangan untuk memilih salah satu di antara keris itu. Adipati Blambangan amat bangga karena pekerjaan Mpu itu cepat dan baik hasilnya. Akan tetapi Adipati tiada mengetahui bahwa keris pusaka aslinya telah disembunyikan.

Berbulan-bulan Mpu Supa dan Mandrangi bermain sandiwara, takut perbuatannya diketahui Adipati Blambangan. Untuk cepat-cepat meninggalkan Blambangan ia takut dicurigai. Oleh karena itu, Mpu Supa berniat tinggal beberapa lama lagi di Blambangan. Selama itu pula beliau bertingkah laku dengan wajar layaknya warga biasa.

Pusaka Kerajaan Majapahit

 Pada suatu hari Adipati Blambangan menguji lagi keampuhan Mpu Supa. Salah seorang putrinya yang sedang menderita sakit dihadiahkan kepada Mpu Supa. Mpu tidak menolak hadiah Adipati dar berusaha akan mengobati sakitnya. Putri Blambangan itu telah dua kali bersuami, akan tetapi kedua orang suaminya meninggal. Kabarnya sakit putri itu bernama sakit upas.

Mpu Supa mengobati dan kemudian Putri itu dijadikan istrinya. Berbulan-bulan Mpu Supa tinggal di Blambangan dan berbulan-bulan ia menyimpan rahasia. Sebenarnya Mpu Supa adalah petugas negara Majapahit yang harus menemukan kembali keris pusaka yang hilang.

Pada suatu hari Mpu Supa menghadap Adipati untuk minta diri meninggalkan Blambangan. Karena permintaan itu, baik putri Adipati dan Adipati sendiri tidak keberatan. Permintaannya untuk meninggalkan Blambangan dikabulkan. Maka segeralah Mpu Supa bersama Mandrangi kembali ke Majapahit.

Sesampai di Majapahit, Mpu langsung menghadap raja yang telah lama menantikan kedatangannya. Baginda Raja Majapahit amat gembira karena keris Sumelang Gandring telah kembali ke Majapahit. Mpu Supa dihadiahi sebidang tanah di daerah Sedayu yang akhirnya Mpu Supa menjadi Pengeran Sendang Sedayu.

Amanat cerita kisah keris sakti dari Jawa Timur ini adalah bahwa kebenaran akan selalu mampu mengalahkan kejahatan. Selain itu, kisah legenda Mpu Supa dari Kerajaan Majapahit ini memiliki pesan moral pentingnya bekerja keras dalam kehidupan. Sebesar apapun cita-cita dan tujuan hidup kita akan mampu tercapai bila kita tidak pernah pantang menyerah dan giat berusaha dengan penuh kesabaran

Sumber : http://agussiswoyo.com/cerita-rakyat/kisah-legenda-keris-sumelang-gandring-dan-mpu-supa-dari-kerajaan-majapahit-di-jawa-timur/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum