Cerita Rakyat
Cerita Rakyat
Legenda Sulawesi Selatan Tanah Toraja
Landorundun
- 13 November 2018

Landorundun adalah seorang gadis cantik, molek, dan panjang rambutnya. Ayahnya bernama Solokang dari Rongkong dan ibunya bernama Lambe' Susu Sesean. Pada suatu hari, Landorundun pergi mandi ke sungai. Sehabis mandi ia lalu bersisir dan rambutnya tercabut sehelai. Rambut itu lalu digulungnya pada sebuah sisir yang terbuat dari emas. Gulungan rambut ini diletakkan di atas batu. Tiba-tiba angin puting beliung datang meniupnya dan jatuh ke air lalu hanyut ke muara sungai dan sampai ke tengah laut. Ketika benda itu berada di tengah laut kelihatan berkilau-kilauan karena terkena cahaya matahari. Benda itu dilihat oleh Bendurana, lalu ia menyuruh anak buahnya pergi mengambilnya. Orang yang disuruh mengambil benda itu tidak ada satu pun yang berhasil karena selalu kembali dalam keadaan cacat. Orang pertama pergi mengambilnya dan kembali dalam keadaan lumpuh. Orang kedua hilang kakinya sebelah. Orang ketiga kembali dalam keadaan bungkuk. Orang yang keempat hilang telinganya dan yang terakhir kembali dalam keadaan buta. Ketika Bendurana menyaksikan kejadian ini, ia sendiri yang langsung pergi mengambil benda itu di tengah laut, dan ia berhasil mengambilnya. Kaki dan kukunya pun tak basah kena air. Benda itu ternyata sisir emas yang dibebat dengan rambut yang sangat panjang. Bendurana sangat heran melihat kejadian itu dan berkatalah dalamm hatinya. "Darimana gerangan asalnya rambut ini." Ia memikirkan kejadian ini sambil menengadah ke langit. Tiba-tiba datanglah serombongan burung terbang di udara dan seekor di antaranya berkata:
                 Saya melihat dengan pasti
                 Di sana ada hulu sungai
                 Sumber asalnya air
                 Gumpalan timbunan busa air
         Setelah burung layang-layang berkata demikian, kawanan burung itu terbang terus mengikuti aliran sungai mulai dari muara sampai Tana Toraja dan tiba di daerah Malangngo', kecamatan Rantepao. Kemana arah burung layang-layang itu terbang, selalu diikuti pula oleh Bendurana. Ketika tiba di daerah Malangngo' Bendurana belok ke persimpangan (pertemuan sungai) arah ke sungai Bulo (kecamatan Rantepao) karena tersesat, burung mengetahui kejadian itu lalu berkata:
                 Sesat, sudah sesatlah perahuku
                 Salah jalan salah arahlah dia
                 Mundur, mundurlah kembali
                         Benarkanlah arah dan tujuannya
                         Di sana di hulu sungai
                         Asal mulanya busa air
                         Di atas di sumur batu
         Bendurana mendengar seruan burung layang-layang di udara itu, lalu ia mengubah arah perahunya menuju utara yaitu Minanga (Kecamatan Tikala) lalu membuang sauh di dekat batu yang bernama Batu Sangkinan Lembang artinya batu tempat menambat perahu. Batu ini sampai sekarang tetap terkenal dan bersejarah.
         Bendurana turun dari perahunya dan menanam pohon mangga. Pohon mangga ini rupanya agak lain sebab cepat tumbuh dan cepat pula berbuah (dan sampai sekarang pohon ini masih ada). Ketika selesai menanam pohon mangga, Bendurana meneruskan perjalanannya ke utara dan sampai di tempat yang bernama bubun batu di desa Pangala' (Kecamatan Rindingngallo). Di tempat itu Bendurana langsung bertemu dengan Landorundun. Landorundun bertanya dalam bentuk londe (pantun), katanya:
                 Apa tujuan apa maksudmu
                 Apa yang engkau cari hingga ke sini
                 Berjalan jauh tak memperhitungkan lelah
                 Adakah engkau memberi piutang
                 Dan engkau datang menagihnya
                 Di negeri yang terpencil ini
         Bendurana menjawab Landorundun dalam bentuk pantun juga:
                         Saya tidak berpiutang
                         Menagih utang yang lama pun tidak
                         Aku datang hanya melihat sesuatu
                         Penggulung rambut dari emas
                         Di negeri yang punya arti bagiku
                         Aku akan mendampingi engkau
         Landorundun segera menjawab Bendurana:
                 Tiada artinya engkau mendekat
                 Ibu belum sempat mengizinkan
                 Bersama seluruh keluarga
                 Berpisah pergi ke Bone
         Setelah mendengar jawaban Landorundun tersebut, Bendurana kecewa lalu pergi menanam pohon mangga dekat tempat Landorundun turun ke sungai mencuci rambutnya. Pohon mangga itu rupanya lain dari pohon mangga biasa, sebab cepat sekali tumbuh dan berbuah. Ketika buah mangga itu sudah mulai masak, pergilah Bendurana ke puncak gunung, bersembunyi, dan mengintip dari atas. Secara kebetulan pada waktu itu Landorundun turun ke sungai dan mencuci rambutnya. Pada saat itu, ia melihat mangga yang sudah masak tidak jauh dari tempat itu. Landorundun pergi menjolok sebuah, kemudian memakannya sambil berjemur diri dan bersisir. Bendurana melihat peristiwa yang telah lama dinanti-nantikan dari puncak gunung. Ia segera turun dari puncak gunung lalu pura-pura menghitung buah mangga itu. Setelah itu, ia menyindir Landorundun, katanya: "Siapakah mengambil buah kesayanganku, menjolok, dan memakan mangga manisku..

Sumber:

http://ceryat.blogspot.com/2013/06/landorundun-cerita-rakyat-tana-toraja.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
Cara menghubungi call center ayopinjam
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999
Gambar Entri
Cara membatalkan pinjaman ayopinjam
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
DKI Jakarta

Cara membatalkan pinjaman ayopinjam Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999
Gambar Entri
Cara membatalkan pinjaman ayopinjam
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Cara membatalkan pinjaman ayopinjam: Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999