Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Timur Pasuruan
Kue Klepon Pasuruan
- 4 Oktober 2017

Klepon merupakan salah satu jajanan pasar tradisional khas Indonesia dan termasuk dalam kategori kue basah. Klepon terbuat dari adonan tepung beras ketan yang dibentuk bulatan kecil menyerupai kelereng dan diisi dengan cairan gula merah di dalamnya lalu direbus dalam air mendidih. Adonan yang telah matang diberi taburan parutan kelapa untuk memberikan tekstur renyah dan rasa gurih. Sehingga perpaduannya akan pas dengan kekenyalan dan rasa manis dari kue klepon itu sendiri.

Biasanya klepon disajikan dalam wadah daun pisang. Tak hanya enak, klepon juga mempunyai manfaat bagi kesehatan yaitu baik untuk sumber tenaga dalam beraktivitas sehari-hari dan sumber mineral bagi tubuh. Ini karena karbohidrat yang ada di tepung beras ketan dan gula merah.

Jajanan yang sering kita jumpai di pasar tradisional ini, ternyata sudah lama ada di restoran-restoran Belanda dan China, sejak tahun 1950-an. Imigran-imgran asal Indonesialah yang memperkenalkannya. Di Indonesia sendiri kue klepon sangatlah terkenal biasanya akan disandingkan dengan kue cenil, gempo, lupis, klanting dan sebagainya. Namun tetaplah klepon yang paling juara seperti di salah satu daerah, di sana klepon menjadi makanan khas. Pasuruan menjadi sentral oleh-oleh jajanan manis ini.

Tak hanya klepon dengan isian gula merah atau taburan kelapa, sekarang lebih bervariasi lagi misal, klepon dengan taburan keju. Kelebihannya lebih awet karena tidak takut basi. Kemasan Wahyu klepon juga dibuat praktis dengan menggunakan bungkus mika, jadi bisa dibawa kemana-mana untuk oleh-oleh.

Bahan – bahan yang dibutuhkan :

  • 450 gram Tepung ketan putih
  • 50 gram Tepung beras
  • 1/2 sendok teh Garam halus
  • Gula merah secukupnya (disisir halus)
  • Air secukupnya
  • 1 lembar Daun pandan
  • Kelapa parut secukupnya
  • Pewarna makanan (pasta pandan) secukupnya

Cara untuk membuat Kue Klepon khas Jawa Timur :

  • Mula – mula yaitu menyiapkan sebuah wadah berukuran besar lalu masukkan tepung ketan putih dan tepung beras dalam wadah tersebut, aduk – aduk kedua bahan hingga tercampur menjadi satu.
  • Selanjutnya masukkan pasta pandan secukupnya ke dalam adonan lalu aduk – aduk kembali hingga semua adonan tercampur merata.
  • Kemudian tuangkan sedikit demi sedikit air ke dalam adonan sambil aduk – aduk (diuleni) adonan hingga merata dan kalis.
  • Setelah itu bentuklah adonan tadi menjadi beberapa bulatan kecil, tak lupa untuk memberi isian gula merah pada bagian tengah masing – masing bulatan kecil adonan.
  • Lalu siapkan panci rebusan dan berilah air secukupnya dan panaskan hingga mendidih, kemudian masukkan bulatan – bulatan adonan kue klpeon ke dalam panci, rebuslah hingga matang.
  • Sembari menunggu adonan kue klepon matang, campurkan kelapa parut dan sedikit garam pada sebuah wdah lalu kukusnya sebentar saja dan sisihkan.
  • Jika dirasa kue kleponnya sudah matng, angkat dan tiriskan lalu taburi atau lumuri kue klepon dengan kelapa parut yang sudah dikukus sebelumnya hingga merata.
  • Setelah itu tata dan letakkan kue klepon di atas piring saji.
  • Kue klepon khas Jawa Timur sudah siap untuk disajikan.

 

RM/Toko yang Menyediakan:
 
Klepon Wahyu  
Cake Shop
Address: Jalan Mbah Haji Amin RT/RW:06/04, Arjosari, Rejoso, Arjosari, Rejoso, Pasuruan, Jawa Timur 67181
Phone: 0856-0601-7217

 

Sumber:

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan?
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Bali

Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan? Identitas dan Asal-Usul Lontar Usada Bali adalah naskah klasik yang mengkategorikan diri dalam ranah pengetahuan dan praktik pengobatan tradisional (usada) di Nusantara [S1], [S3]. Naskah-naskah ini secara spesifik ditulis di atas daun lontar dengan menggunakan aksara dan bahasa Bali Kuna hingga Bali Tengahan [S1]. Kategorinya dalam sistem Warisan Budaya Takbenda Indonesia masuk dalam domain "Pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta," sejalan dengan penetapan praktik serupa seperti Pengobatan Tradisional Raksa Jasad [S2]. Asal-usul historisnya di Bali seringkali dilekatkan pada periode pengaruh Majapahit dan penyebaran agama Hindu, meskipun sayangnya, belum ada sumber dari daftar yang secara pasti mengungkap waktu dan tokoh awal penciptaan teks-teks ini. Salah satu versi mengaitkan proses kodifikasi dan pengembangan sistem pengobatan ini dengan peran Dang Hyang Nirartha, seorang tokoh...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo Identitas dan Asal-Usul Kedatuan Luwu diidentifikasi sebagai salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan, dengan jejak sejarah yang terjalin erat dengan mitologi, tradisi lisan, dan bukti arkeologis [C11]. Sejarah awal Luwu tidak terlepas dari kisah kosmologis mengenai kedatangan manusia pertama ke bumi, yang menjadi dasar pembentukan tatanan sosial dan kekuasaan di wilayah tersebut [C12]. Kedatuan ini merupakan salah satu dari tiga kerajaan Bugis pertama yang tercatat dalam epik I La Galigo , bersama dengan Wewang Nriwuk dan Tompotikka [S1]. Pendirian Kedatuan Luwu diperkirakan terjadi pada abad ke-14 [C4], dengan Tumanurung sebagai Datu Mappanjunge' ri Luwu pertama pada tahun 1300-an [C3]. Kedatuan ini berlanjut hingga sekarang [C1], meskipun tidak memiliki mata uang sendiri dan menggunakan sistem barter [C5]. Luwu bersama kerajaan-kerajaan lain diakui sebag...

avatar
Kianasarayu