Bila ingin menikmati alternatif camilan yang berbeda, maka kue Baeba dari Nusa Tenggara Barat bisa menjadi pilihannya.
Bahan-bahan: 1½ ons tepung beras 1½ ons gula merah, sisir halus 100 ml santan kelapa 5 butir telur ¼ sendok teh garam
Bahan Sirup: 1 lembar daun pandan 2 cm kayu manis 200 ml air 2½ ons gula merah
Cara Membuat: 1. Panaskan kukusan terlebih dahulu. 2. Sementara itu, kocok telur bersama sisiran gula merah hingga mengembang. 3. Masukkan tepung beras sembari diayak dan diaduk rata. 4. Tuangkan santan beserta garam sambil diaduk perlahan. 5. Kalau sudah, siapkan loyang dengan ukuran 22x22x7 cm yang sudah diolesi minyak goreng serta dialasi daun pisang. 6. Tuangkan adonan yang sudah Anda buat di atasnya dan ratakan. Kemudian kukus dengan api sedang selama setengah jam hingga matang. 7. Angkat lalu sisihkan sebentar untuk membuat sirup. 8. Rebus semua bahan sirup sembari diaduk hingga mendidih. Setelah itu saring dan rebus kembali hingga mengental. Angkat. 9. Sajikan kue baeba yang sudah dipotongi kecil-kecil di piring saji lalu siram dengan sirupnya.
Sumber: http://www.masakandapurku.com/2015/11/resep-membuat-kue-baeba-khas-ntb.html?m=1
Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga Anda
Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.
Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk mengajukan penutupan kartu kredit CIMB Niaga Anda
Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.