Makanan Minuman
Makanan
Sulawesi Utara
Manado
Kolak Ubi Kayu (Singkong) Manado
Kolak ubi kayu (singkong) memang bukan hal yang asing bagi masyarakat Indonesia. Di Manado pun punya kolak ubi kayu yang dimasak secara khas ala Manado.
Kandungan bahan untuk kolak ini juga secara umum memang mirip, seperti ubi kayu (singkong), gula merah (disarankan adalah gula aren) dan santan. Sedangkan yang menjadi variasi dari kolak ubi kayu Manado adalah kayu manis dan daun pandan.
Kolak ubi kayu ini mantap jika dinikmati sore hari dan disajikan selagi panas. Bisa juga disajikan saat dingin sesuai selera.
Bahan:
-
Ubi kayu kurang lebih sepanjang 35 cm dengan diameter 8 cm
-
Santan dari 1/2 butir kelapa. Perhatikan jumlah zat cair untuk kuahnya. Total kuah untuk kolak, idealnya setinggi 2 ruas jari lebih sedikit atau setinggi 6 cm dari bagian teratas singkong yang sudah dipotong-potong. Untuk kuahnya, berapa pun kuantitas singkong, jumlahnya disarankan setinggi 6 cm dari batas singkong yang sudah dipotong-potong. Untuk itu, sesuaikanlah besar pancinya dengan kuantitas singkong yang akan dimasak.
-
4 stick kayu manis. 1 stick potong menjadi 2 bagian
-
Gula merah (dianjurkan gula aren). Untuk gula berdiameter sekitar 8-9 cm pakai 1 belahan saja atau sesuaikan dengan selera
-
1 lembar daun pandan besar, potong-potong menjadi 4 bagian
Cara Membuat:
-
Sebelum menyimak cara memasaknya, sekali lagi saya informasikan bahwa saya memasaknya dalam panci berdiameter sekitar 24 cm.
-
Kupas singkong, cuci bersih, potong potong seukuran kira kira yang dapat disuapkan kemulut. Sisihkan
-
Rebus air, gula merah dan kayu manis. Jumlah air secukupnya agar gula merah bisa meleleh sempurna dalam air.
-
Jika gula merah sudah meleleh sempurna, masukkan singkong dan tambahkan air hingga seluruh singkong tenggelam dalam permukaan air
-
Masak hingga sinkong empuk
-
Menjelang diangkat masukkan santan. Total jumlah kuah kolak adalah sekitar 6 cm diatas permukaan singkong. Jadi menambahkan santan kentalnya
-
seperlunya saja hingga mencapai kuantitas kuahnya.
-
Kecilkan api, aduk aduk sampai santan mendidih.
-
Aduk aduk terus agar santan tidak pecah
-
Jika santan sudah mendidih, matikan kompor,kolak
-
siap dihidangkan
Hal yang perlu diperhatikan:
-
Setelah singkong dipanen dari tanah, perhatikan agar kulit singkong tidak terluka. Jika kulit singkong sudah terluka, sebaiknya secepat mungkin dikonsumsi
-
ataupun secepatnya disimpan dalam kulkas. Untuk menyimpannya, kupas singkong, potong potong sesuai ukuran yang dikehendaki dan kemudian direndam dalam air hingga semua bagian singkong terendam air. Jangan lupa ganti air rendaman setiap hari. Penyimpanan seperti ini masih dapat ‘memperpanjang umur’ singkong hingga 3 – 4 hari.
-
Jika singkong yang baru dipanen itu kulitnya tidak terluka, maka singkong ini masih dapat disimpan selama 3 hari tanpa dimasukkan dalam kulkas. Cukup
-
disimpan saja di tempat yang kering dan tidak lembab. Tetapi jika sudah 3 hari dan belum dikonsumsi, sebaiknya simpan di kulkas menurut cara yang dijelaskan di atas
-
Singkong sebaiknya tidak dikonsumsi jika sudah berwarna kebiruan.
Sumber:
https://aneka-resep-masakan-online.blogspot.co.id/2015/11/resep-cara-membuat-kolak-ubi-kayu-ala.html