Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kue Jawa Barat Indramayu
Koci Indramayu
- 7 Juli 2015

    08-2010-122.jpg

     Koci merupakan makanan khas Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Kue ini cukup menarik baik tampilan maupun citarasanya yang mantap. Jika dilihat sekilas kue koci ini mengingatkan pada kue tradisional lain yang kita kenal dengan nama lopis, namun tentu saja kedua kue ini sangat berbeda. Jika lopis terbuat dari beras ketan dan tidak diberi bahan isisan, kue koci terbuat dari tepung ketan sehingga memiliki tekstur yang lebih lembut dan kue koci juga diberi isian kacang hijau yang dihaluskan.

     Untuk membuat kue koci sangat mudah, bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue ini juga sangat mudah didapatkan. Di pasar-pasar tradisional malah lebih mudah untuk mendapatkan bahan untuk membuat kue ini. Kue ini biasanya mudah ditemukan di pasar tradisional yang dijual sebagai Jajanan Pasar Tradisional.
 
     Di kota besar hampir jarang atau mungkin malah tidak ada penjual kue ini sehingga bagi yang jauh dari kampung dan ingin membuatnya sendiri kami membantu untuk menyediakan resepnya. Kue inii selain mudah dibuat, cocok juga bagi anda yang masih belajar memasak atau membuat kue, sekaligus belajar untuk melestarikan kue tradisional yang hingga kini keberadaannya mulai tergusur oleh makanan modern yang lebih mudah didapatkan di warung-warung.
 
   Nah bagi anda yang tertarik untuk membuat kue koci dan mencoba untuk melestarikannya, semoga resep yang akan kami bagikan ini membantu anda dan menghasilkan kue yang sesuai dengan cita rasa asli nya. Dan ke depan semoga semakin banyak kue tradisional yang dapat kita temui di sekitar kita. Nah kini saatnya kami memberikan resep kue trasional kali ini di Cara Membuat Kue Koci Tradisonal Spesial Legit dan Nikmat yang berikut ini. Yuk kita simak dan praktekan sekarang juga.
 
Bahan-bahan:
  • 300 gram tepung ketan
  • 500 ml santan kelapa kental
  • 1/4 sendok teh garam
  • 75 gram tepung kanji
  • 1 sendok teh air kapur sirih
  • 150 ml air daun suji
  • 1/2 sendok teh garam
  • 3 daun pandan (disobek-sobek)
Bahan isian:
  • 250 gram kacang hijau (disangrai dan kupas)
  • 200 gram gula merh
  • 1/2 butir kelapa (ambil santannya)
  • 1/4 sendok teh bubuk vanili
  • 1/4 sendok teh garam
  • Daun pisang secukupnya (untuk membungkus)
Cara Membuat Kue Koci Tradisonal Spesial Legit dan Nikmat:
  1. Didihkan santan, daun pandan dan garam, jika sudah mendidih angkat dan biarkan agar hangat, sisihkan dahulu.
  2. Campurkan tepung ketang dengan tepung kanji, air daun suji, air kapur sirih dan garam. Tuangi campuran bahan dengan santan sambil diuleni hingga adonan kalis. Bagilah adonan yang sudah jadi menjadi 16 bagian dan sisihkan.
  3. Masaklah bahan-bahan isian hingga kacang hijau hancur dan santan kelapa mengering, aduk-aduk hingga rata. Bagilah bahan isian yang sudah dimasak menjadi 16 bagian dan sisihkan.
  4. Ambil satu bagian adonan, berilah bahan isian lalu bulatkan dan bungkus menggunakan daun pisang yang sudah disiapkan, lakukan hingga semua adonan habis. Selanjutnya kukuslah bungkusan adonan tersebut hingga matang. Angkat dan kue sudah siap disajikan.
     Nah sangat mudah kan membuat kue koci tradisionalnya, bahan-bahan yang tersedia di atas bisa untuk membuat 16 buah kue koci. Semoga resep kami bermanfaat dan sesuai dengan selera anda. Selamat mencoba dan terus berkreasi.
 
 
Sumber: http://www.menuinternasional.com/2014/12/cara-membuat-kue-koci.html

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker