Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Papua Barat Manokwari
Keripik Sukun Manokwari - Manokwari - Papua Barat
- 20 Februari 2018

“Kalau kamu ke Manokwari, kamu harus coba keripik sukunnya….beda banget, Om juga nggak tahu apa yang bikin beda..”

Kata-kata inilah yang terucap dari Om Ginting, seorang tentara yang bertugas di Papua dan memberikan informasi kepada kami tentang makanan-makanan khas Manokwari. Akibat promosi singkat tersebut, kami jadi semakin penasaran dengan keripik Sukun ini. Keripik Sukun biasa mungkin sudah sering kami nikmati di kota tempat kami berasal di Pulau Jawa, namun menurut Om Ginting, Keripik Sukun Manokwari memiliki citarasa yang berbeda. Akhirnya, kami memutuskan untuk menelusuri keberadaan makanan ini di ibukota Propinsi Papua Barat, Manokwari.

Sesampainya di kota Manokwari yang tidak terlalu besar ini, kami tidak langsung menuju hotel. Hal pertama yang kami lakukan adalah makan siang dan kemudian mencari keberadaan keripik Sukun ini. Beberapa toko yang menjual makanan keripik kami datangi, namun sayang sekali mereka mengatakan bahwa Sukun panen sekitar bulan September dan Oktober, sedangkan bulan Mei bukanlah musim berbuah Sukun. Tetapi kami tidak menyerah begitu saja, kami terus mencari dan akhirnya menemukan sebuah toko makanan yang masih mempunyai persediaan keripik Sukun untuk dijual. Kami pun mendapatkan keripik Sukun incaran kami.

Sebenarnya tampilan keripik Sukun khas Manokwari ini tidak ada bedanya dengan keripik Sukun pada umumnya. Kami berpendapat seperti itu hingga kami mencicipi sendiri keripik yang dipromosikan Om Ginting ini. Gigitan pertama pada keripik ini begitu berkesan renyah. Rasa gurih yang bercampur manis asli Sukun pun terasa sangat nikmat di lidah. Kami pun memutuskan untuk meneruskan uji coba ini hingga gigitan berikutnya. Ternyata, pendapat Om Ginting tidak salah, keripik ini memang begitu nikmat dan lezat.

Cara Pembuatan:
Untuk membuat keripik ini memang tidak terlalu sulit. Seperti halnya keripik pada umumnya, sukun yang akan dibuat keripik diiris tipis terlebih dahulu, kemudian diberi bumbu penyedap berupa rempah-rempah. Lalu, sukun yang telah diiris dimasukan ke dalam penggorengan berisi minyak panas dan digoreng hingga kering. Terakhir, keripik yang sudah jadi ditiriskan dan dikemas dalam plastik-plastik kemasan untuk siap dipasarkan.

Sebenarnya, keripik ini tidak beda dengan keripik sukun biasa. Namun, seperti pendapat Om Ginting, yang membedakan adalah bahan baku buah Sukun yang memang mempunyai citarasa berbeda dengan sukun wilayah lain. Buah Sukun khas Manokwari memang memiliki rasa yang lebih legit dibandingkan Sukun lain. Buah yang tidak terlalu besar namun wangi dan tidak hancur saat diolah. Inilah yang membedakan Sukun Manokwari dengan sukun dari daerah lainnya.

Walaupun Keripik Sukun dapat ditemui di daerah Indonesia secara umum, namun Keripik Sukun khas Manokwari mempunyai kekhususan tersendiri. Hal ini membuat keripik ini pun banyak dikenal hingga ke seluruh Indonesia, bahkan menurut Om Ginting, beberapa sanak keluarganya secara khusus sering memesan keripik ini untuk dikirim ke Pulau Jawa. Harga per bungkusnya memang bervariasi, antara 50.000 rupiah hingga 70.000 rupiah tergantung ukuran kemasan yang diinginkan. Selain ciri khas buah Sukun yang beraroma kuat, variasi keripik Sukun ini pun layak untuk diangkat dan dilestarikan sebagai kuliner asli Indonesia.

 

Sumber : https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/citarasa-berbeda-keripik-sukun-manokwari

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum