Ritual
Ritual
kerajinan DKI Jakarta DKI Jakarta dan sekitarnya(Bodetabek)
Kembang Kelape
- 26 Desember 2018

Kembang kelape (kembang kelapa) merupakan hiasan yang sering digunakan untuk pesta. Kembang kelape juga dapat dilihat pada ondel-ondel agar terlihat menairk. Kembang kelape dibuat dari kertas minyak berwarna warni. Pada perkembangannya, bentuk dekoratif kembang kelape memiliki beberapa varian terhadap fungsi dan perletakannya. Maksudnya, bentuk kembang kelape tidak statis. Ada yang berbentuk tiang, dapat diletakkan pada tiap ruang atau sudut yang memungkinkan; atau digantung di plafon menjuntai ke bawah; bahkan dikombinasikan dengan memanfaatkan daya listrik membentuk kembang kelape yang indah terutama jika dihidupkan malam hari.

Kembang kelape sebenarnya mempunyai makna filosofis amat mulia, bahwa semestinya manusia itu berguna sebagaimana pohon kelapa. Tidak ada yang tidak berguna dari sebatang pohon kelapa, mulai akar, batang, buah, sampai daun. Kemudian makna itu diperluas bahwa kehidupan manusia itu harus dirawat dan diekspresikan dengan meriah, terbuka, saling bentumembantu, kompak, dan tidak memandang status sosial. Maka siapa pun yang berada dan berkuasa di “Bumi Kalapa” atau Jakarta, seyogyanya menjunjung tinggi kebersamaan, keterbukaan, kejujuran, kesopansantunan, dan kemuliaan sebagai manusia. Adapun bentuk atau desain kembang kelape (manggar):

  • Bentuk kembang kelape terbuat dari lidi yang dibungkus dengan kertas atau plastik warna warni.
  • Ukuran kembang kelape dan tiang penyangga disesuaikan penempatannya.
  • Jumlah kembang kelape dari tiap tiang penyangga antara 60-75 batang.
  • Fungsi, penggunaan dan penempatan kembang kelape (manggar):
  • Fungsi sebagai dekorasi statis yang memberikan nuansa megah, meriah dan penuh keceriaan pada berbagai kegiatan, baik di ruang terbuka maupun di ruang tertutup.
  • Digunakan sebagai dekorasi dinamis dan diletakkan di depan arakarakan dalam festival, atraksi pariwisata, pentas seni budaya (kirab, ngarak penganten dan sebagainya).
  • Penempatan sebagai dekorasi statis diletakkan di samping kanan dan kiri pintu masuk, pada kanan kiri pelaminan, pada kanan kiri panggung, digantung diplafon dan pada titik-titik tertentu di dalam ruangan (aula, auditorium dan lain-lain) acara (resepsi, seminar, diskusi,dan sebagainya).

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Ingin Membatalkan Pinjaman Adakami? Begini Cara Membatalkan Pinjaman Adakami
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Cara Membatalkan Transaksi Pinjaman (AdaKami) Kamu bisa menghubungi layanan Live Chat via WA((+62821=6213=907)). jelaskan dengan baik alasan ingin melakukan Pembatalan, lalu siapkan data diri anda seperti KTP, dan ikuti langkah-langkah Pembatalan yang di instruksikan oleh customer service melalui WA.

avatar
Agustin
Gambar Entri
Ingin Membatalkan Pinjaman EasyCash? Begini Cara Membatalkan Pinjaman EasyCash
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Berikut ini cara membatalkan pinjaman (EasyCash), Silahkan hubungi Customer Service(O822=9567•411O, melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh agen customer service untuk melanjutkan proses Pembatalan anda.

avatar
Agustin
Gambar Entri
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes Mengapa sebuah komunitas memilih mengangkat huniannya dari permukaan bumi yang subur, membangun kehidupan di atas kayu-kayu kokoh yang menjulang? Bagi suku Bugis di Sulawesi Selatan, jawaban atas pertanyaan ini tidak terletak pada pertimbangan fungsional semata—seperti perlindungan dari banjir atau serangan hewan—melainkan pada keyakinan mendalam tentang tatanan alam semesta dan struktur sosial manusia. Rumah panggung Bugis, dengan material kayu yang kokoh (Sumber 1), bukan sekadar arsitektur tradisional yang unik, melainkan perwujudan kosmogoni, strata sosial, dan falsafah hidup yang kompleks (Sumber 2). Kosmogoni Terwujud dalam Kayu Dalam tradisi arsitektur Bugis-Makassar, rumah panggung berfungsi sebagai mikrokosmos yang merefleksikan pandangan kosmologis masyarakat tentang tiga tingkat alam semesta. Konstruksi yang mengangkat lantai hunian dari tanah menggunakan tiang-tiang kayu yang solid (Sumber 1) menciptakan...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Pamali:
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pamali: Ketika Larangan Tak Tertulis Mengatur Kehidupan Mengapa sebagian masyarakat Indonesia yang telah mengenyam pendidikan modern dan hidup di tengah kemajuan teknologi masih enggan memotong kuku di malam hari, bersiul saat senja tiba, atau menanam pohon kelapa di depan rumah? Fenomena ini bukan sekadar sisa primitivisme yang tertinggal, melainkan manifestasi dari pamali —sistem norma yang secara mengejutkan masih eksis sebagai pengatur sosial yang efektif. Pada titik tertentu, pamali menghadirkan paradoks budaya yang menarik: ia adalah "hukum" tanpa tulisan, "polisi" tanpa seragam, namun memiliki kekuatan mengikat yang seringkali lebih efektif dari peraturan tertulis. Kearifan Ekologis dalam Selubung Larangan Di tataran praktis, pamali seringkali berfungsi sebagai mekanisme pelestarian alam yang diselimuti narasi mistis. Masyarakat Sunda, misalnya, mengenal berbagai bentuk pamali yang sejatinya merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan dan ekosiste...

avatar
Kianasarayu