Musik dan Lagu
Musik dan Lagu
Lagu Adat Maluku Ambon
Isi yang terkandung dalam Lagu Ambon Manise
- 4 Januari 2019

Dilihat dari judul lagunya yaitu ‘Ambon Manise’ kita sudah dapat menebak kalau salah satu lagu daerah Indonesia ini berasal dari Ambon Maluku. Melihat ungkapan Ambon Manise atau Ambon Manis, mungkin dalam benak kita langsung terpikir dengan wanita dan pria suku Ambon yang berparas cantik dan rupawan. Tak heran banyak selebriti dengan wajah-wajah eksotis asal Kota Ambon yang menghiasi dunia hiburan nasional.

Namun ungkapan Ambon tak hanya mewakili dari paras cantik dan rupawan orang-orang suku Ambon saja, tetapi secara lebih luas Ambon Manise telah menjadi citra dari Suku Ambon di Maluku ini. Sebutan itu bukan karena tanpa alasan, dan yang pasti adalah karena alam nya yang subur, karakteristik wisata bahari yang mentapakkan ciri khas Kota Ambon sebagai kota kepulauan, termahsyurnya kekayaan alam di darat dan lautan hingga ke benua Asia, Eropa, Afrika dan Arab. Kota Ambon memang dikenal dengan indahnya wisata lautnya, seperti pantai dengan panorama yang indah baik pada daerah pesisir pantai maupun daerah bawah laut yang memiliki beraneka ragam ikan hias dan terumbu karang yang langka di dunia. Dengan wilayah laut yang cukup besar Kota Ambon, Maluku telah menyimpan sejuta kekayaan alam. Tak heran, jika kota yang dikenal dengan ungkapan ‘Manise’ ini merupakan bagian dari pintu wisata timur Indonesia. Dilihat dari penduduknya hingga kekayaan alam dan nilai sejarah hingga budaya yang cukup tinggi, memang pantas Kota Ambon layak disebut sebagai kota yang manis atau Ambon Manise.ujian demi pujian akan keindahan Kota Ambon yang dikelilingi dengan alam tropis, biru laut, pantai-pantai pasir putih, senja yang memesona dan nona-nona Ambon yang manis menggambarkan kenyamanan dan ketentraman kehidupan di Ambon. Kabar-kabar ini terus mengalir dari mulut-mulut penduduk lokal hingga para pelancong yang berwisata ke kota manis ini. Lalu, keindahan dan manisnya Kota Ambon di abadikan dalam sebuah syair sederhana, yang berjudul ‘Ambon Manise’. Lagu ‘Ambon Manise’ sarat akan cinta dan kerinduan akan tanah manis Ambon. Nah, berikut ini adalah lirik lagu ‘Ambon Manise’ tersebut.

Beta berlayar jauh
Jauh dari Ambon ee
Ditanah orang baru
Beta menyasale

Mengapa Beta mau
Beta menyasale

Mengapa Beta mau
Buang diri begini
Jauh dari pangku Mama
Sungguh asing lawang ee 

Sioh apa tempo Beta pulang
Ke Ambon ee
Laut yang lebar
Gunung tapele

Mari Mama gendong Beta
Lah bawa pulang dolo ee
Ketanah yang kucinta
Ambon Manise

 

Sudah Berlayar adalah sebuah lagu yang haru, menyanjung Ambon sebagai “tanah yang manis.” Sementara pencipta lagu “Beta Berlayar Jauh” menyandingkan dengan mesra kota Ambon dengan kata manise. “Ambon manis,  Ambon manis, Ambon manise/ Ambon manis, Ambon manis,  manis lawang e”, demikian sepenggal liriknya. Sebuah puja-puji yang sarat kerinduan dan keharuan. Lagu-lagu tempo dulu yang dinyanyikan dan terus dinyanyikan hingga hari ini. 

Dalam lagu tersebut menceritakan seorang pemuda Ambon yang merantau ke kota jauh nan jauh dari Ambon. Di kota yang baru, yang kini ia tempati tak seindah Kota Ambon. Sang pemuda ini pun menyesali tindakan meninggalkan ibunya atau mamanya serta Kota Ambon yang indah dan asri dengan kekayaan biota lautnya dan gunung-gunung yang kokoh.

Sangking merindukan tanah kelahirannya, si pemuda meminta ada ibunya dapat membawa ia kembali ke tanah yang dia cinta, yaitu Ambon Manise. “Mari Mama gendong Beta, Lah bawa pulang dolo ee, Ketanah yang kucinta, Ambon Manise”, begitulah sepenggal liriknya. Sangat dalam sekali, tak ada yang menandingi keindahan Kota Ambon.

Lagu ‘Ambon Manise’ hingga saat ini belum diketahui siapa penciptanya. Namun, lagu ini telah melalang buana hingga ke seluruh penjuru nusantara. Sering lagu ini dipilih dalam ajang kompetensi paduan suara internasional.

Indonesia sebagai negara yang kaya akan keindahan alam serta warisan budayanya yang beragam, telah berhasil memperkenalkan keindahan budaya melalui lagu-lagu tradisional. Berkat keanekaragaman lagu tradisional yang dimiliki Indonesia, Indonesia sudah sering sekali mengharumkan namanya lewat berbagai kompetensi paduan suara internasional dalam kategori folklore.

Sumber : https://anakgaul.id/indonesia/makna-lagu-ambon-manise/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Dendam Rajo sang Manusia Harimau Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa,tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan harimau. Tapi bagi kami, hutan ini seperti halaman belakang rumah sendi...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd