Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kue Daerah Istimewa Yogyakarta Yogyakarta
Getuk Khas Yogyakarta
- 7 September 2015

                  496eea01289fc2eb750a4d1274d61576.jpg

 

       Gethuk adalah penganan tradisional Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Menemukannya di pasar-pasar di wilayah tersebut bukanlah perkara yang sulit. Namun menemukannya di Jakarta, bisa jadi akan menghabiskan waktu anda. Padahal cara membuatnya amatlah mudah. Kali ini kami akan menyajikan resep gethuk yang bisa anda coba sendiri di rumah. Bahan-bahan untuk membuata sangat mudah di dapatkan. Cara dan alat untuk membuatnya pun tidaklah sulit.

     Menyajikan gethuk hasil olahan sendiri tentu akan menjadi kejutan yang istimewa bagi keluarga anda. Meski sederhana, penganan ini cukup kaya akan kandungan karbohidrat dan protein nabati. Dibandingkan penganan modern lainnya, gethuk tidak terlalu banyak mengandung gula sehingga bagus bagi kesehatan anda. Gethuk tradisional biasanya mencampurkan gula merah pada adonan singkong rebus. Dalam resep gethuk ini, kami memisahkan gula merah dan menyajikannya sebagai saus terpisah. Hal ini dimaksudkan agar anda dapat menakar tingkat kemanisan sesuai selera anda.

    Agar mendapatkan gethuk yang lezat, pilihlah singkong dengan seksama. Jangan memilih singkong yang sudah agak lama dicabut dari batangnya, tanda-tandanya; kulit singkong sudah layu/lemas, daging singkong berwarna kebiru-biruan dan saat diiris, dagingnya tidak lagi mengelurkan sari pati tapioka. Singkong yang sudah layu biasanya akan terasa pahit ketika diolah.

 
Bahan - bahan :
  • 500 gram singkong, bersihkan, kukus hingga matang
  • 100 gr kelapa parut kasar, kukus selama 10 menit
  • ½ sdt garam
Bahan Saus :
  • 150 ml air
  • 200 gr gula merah, sisir halus
  • ¼ sdt garam
  • 2 lembar daun pandan
Cara membuat :
  1. Haluskan singkong kukus bersama dengan kelapa parut dan garam, aduk rata. Masukkan kedalam loyang yang telah dialas plastik, padatkan.
  2. Saus: rebus air, gula merah, garam dan daun pandan hingga gula merah larut. Masak hingga gula merah mengental.
  3. Sajikan gethuk bersama dengan sausnya.

 

    Menyajikan gethuk bagi keluarga anda, bisa jadi menjadi langkah kecil dalam menyelamatkan penganan asli Indonesia dari kepunahan. Apalagi jika anda memiliki putra-putri yang masih kecil, yang setiap harinya selalu berhadapan dengan cemilan impor di sekolah ataupun di mall. Tak ada salahnya sesekali mengganti penganannya dengan makanan asli Indonesia yang tidak kalah sehat. Selamat mencoba resep gethuk dari kami, semoga keluarga anda menyukainya.

Sumber: http://www.bacaresepdulu.com/resep-gethuk/

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Cara menghubungi call center ayopinjam
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999
Gambar Entri
Cara membatalkan pinjaman ayopinjam
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
DKI Jakarta

Cara membatalkan pinjaman ayopinjam Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999
Gambar Entri
Cara membatalkan pinjaman ayopinjam
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Cara membatalkan pinjaman ayopinjam: Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999
Gambar Entri
PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK Hikmah Karuhun Pikeun Kahirupan Ditulis ku: Henry Purwanto Kategori: Etika, Moral & Pepatah PENDAHULUAN Kidung Lakbok lain ukur carita baheula. Lian ti éta, ieu naskah kuno nyimpen pituduh anu jero pisan pikeun kahirupan urang di jaman kiwari. Karuhun urang teu ngan ninggalkeun carita, tapi ogé pangalaman, peringatan, jeung hikmah. Ieu pesan induk jadi pondasi pikeun urang hirup: ngajaga jati diri bari tetep maju ka hareup. Hayu urang bahas hiji-hiji. ULAH POHO KA ASAL-USUL (Jangan Lupa Pada Asalnya) Makna: Saha urang, ti mana asalna, naon sajarah karuhun urang – kabehna kudu dipikanyaho. Ulah isin ku sajarah sorangan, sabab dinya tempat urang tumuwuh. Kaitan jeung Lakbok: Karajaan Bandjarpatroman téh akar ti wewengkon ieu. Lamun urang poho sajarah, sarua jeung neangan leungit jati diri. Urang bakal gampang kaileng ku budaya deungeun anu teu saluyu jeung ajén-inajén lembur. Pesen: Sugema jeung bagja téh mimitina mah nya tina n...

avatar
Gulamerah
Gambar Entri
KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Naskah Nusantara • Sunda Kuno Kidung Lakbok Kisah Kerajaan Banjarpatroman, Ramalan Abadi, dan Kelahiran Wayang Kila Kidung Lakbok adalah sebuah karya sastra lama berbentuk prosa naratif atau puisi naratif dalam bahasa Sunda yang menceritakan tentang sejarah dan legenda Kerajaan Banjarpatroman. Kerajaan tersebut dipercaya pernah berdiri di wilayah yang kini dikenal sebagai Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Naskah ini sempat nyaris hilang, kemudian ditulis ulang dan dilestarikan kembali pada tahun 2013 melalui publikasi daring.   📜 Sejarah dan asal-usul Menurut naskah Kidung Lakbok, Kerajaan Banjarpatroman mengalami masa kejayaan sebelum akhirnya runtuh akibat perang saudara atau perebutan kekuasaan. Peristiwa tersebut dianggap sebagai dosa besar yang menimbulkan kutukan. Akibat perbuatan tersebut, turunlah azab berupa bencana alam besar, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir bandang. Kerajaan yang dahsyat itu akhirnya tenggelam dan berubah menja...

avatar
Gulamerah