Dalam musik tradisional Gambang Kromong (DKI Jakarta), kita sudah sedikit banyak mengenal berbagai macam alat musik yang terdapat di dalamnya. Sebut saja seperti kromong, gambang, tehyan, kendhang, kecrek, gong enam, dan yang lainnya. Dimana berbagai macam alat tersebut masing-masing memiliki ciri khas dan fungsi bunyi yang berbeda-beda. Tehyan misalnya, alat musik tersebut berfungsi sebagai melodi dalam musik tradisional ini, bunyinya yang terdengar merdu dan sangat 'khas' ini membuat orang yang mendengarnya langsung tau bahwa suara tersebut merupakan salah satu ciri khas dari musik gambang kromong.
Namun, yang mungkin banyak belum diketahui orang-orang, bahkan masyarakat betawi sekalipun, terdapat alat musik yang bernama gambang besi dalam musik gambang kromong ini. Ya kita sudah banyak tahu mengenai gambang, namun gambang yang dimaksud ialah gambang kayu yang berfungsi untuk mengiringi suara melodi. Lain halnya dengan gambang besi, alat musik tersebut berbeda dengan gambang kayu pada umumnya, dikarenakan gambang besi ini bisa dijadikan sebagai pilihan lain untuk memainkan melodi jikalau tidak terdapat tehyan, ataupun tidak ada pemain yang bisa memainkan tehyan. Jadi sudah terlihat jelas perbedaan dari kedua jenis gambang ini, baik dari segi bentuk dan fungsinya.
Namun perbedaan dari tehyan dan gambang besi dalam menghasilkan melodi, ialah pertama terletak dari cara memainkannya, jika tehyan ialah dengan cara digesek, lain halnya dengan gambang besi yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pukulan yang mirip palu yang terbuat dari kayu. Perbedaan yang kedua yaitu dalam alat musik tehyan nada yang dapat dihasilkan lengkap yaitu do re mi fa sol la si do, sedangkan dalam gambang besi hanya terdapat nada do re mi sol la do (tidak ada nada fa dan si).
Dalam memainkan alat musik gambang besi ini juga terdapat beberapa hal yang juga tidak boleh dilewatkan, dimana kita mengenal istilah sustain dalam alat musik piano atau keyboard, di gambang besi pun ada, dimana istilah sustain ini juga digunakan dalam gambang besi untuk menghilangkan suara gema ketika memukul bilahan-bilahan nada agar suara yang dihasilkan terdengar jelas dan tegas. Namun cara nya saja yang berbeda, di alat musik gambang besi ini cara melakukan sustain nya dengan cara tangan kanan memukul bilah nada, sedangkan tangan kiri menggenggam bilah nada sesaat setelah dipukul agar menghilangkan suara gema dari bilah tersebut. Jadi intinya, dalam pertunjukkan musik gambang kromong, suatu melodi tidak hanya bisa dihasilkan oleh alat musik tehyan, namun juga terdapat alat musik gambang besi. Bahkan, semakin kesini suara melodi dalam pertunjukkan musik gambang kromong juga semakin kaya dan menarik karena ditambahkan alat musik-alat musik moderen seperti piano, gitar, bass, dan drum.
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...