Pengobatan dan Kesehatan
Pengobatan dan Kesehatan
Pengobatan Jawa Barat Bandung
Daun Singkong
- 11 Februari 2015

Daun singkong merupakan daun dari pohon singkong atau dikenal juga dengan nama ketela, ubi kayu atau telo. Dalam bahasa Sunda disebut sampeu yang umbinya merupakan bahan utama dalam pembuatan tape singkong (peuyeum). 

Masyarakat Indonesia sudah sejak lama memanfaatkan daun singkong sebagai bahan makanan, baik itu sebagai lalapan atau dibuat sayur daun singkong. Namun tidak banyak yang tahu bahwa daun singkong mengandung banyak nutrisi dan manfaat bagi kesehatan.
 

Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan


Menurut Prof Hembing Wijayakusuma, seorang pakar tanaman obat mengatakan bahwa efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Dan berikut ini beberapa manfaat dari daun singkong.

Baik untuk Ibu Hamil
Banyak yang bertanya apakah daun singkong baik untuk ibu hamil? Jawaban saya ya, daun singkong baik untuk ibu hamil. Karena daun singkong mengandung zat besi cukup tinggi sehingga dapat dapat membantu ibu hamil terhindar dari anemia.

Mengobati Demam & Sakit Kepala
Sediakan 3 lembar daun songkong, kemudian ditumbuk halus. Nah, hasil tumbukkan daun singkong tadi ditempelkan di kepala seperti kompress.

Mengobati Diare
Untuk mengobati diare, ambil 7 lembar daun singkong, kemudian direbus dalam 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Saring airnya dan minum ramuan tersebut 2 kali sehari. Jika anak yang terkena diare masih menyusu, maka yang meminum ramuan tersebut adalah ibunya.

Pandangan Mata Kabur
Anda punya masalah dengan penglihatan yang seperti kabur? Obati dengan ramuan daun singkong. Caranya dengan merebus daun singkong dengan garam dan bawang putih. Setelah itu daun singkong dimakan bersama nasi sebagai lalap.

Menambah Nafsu Makan
Jika Anda mengalami susah makan, siapkan daun singkong secukupnya kemudia direbus bersama garam dan bawang putih. Kemudian daun singkong bersama nasi dan sambal tomat.

Selain daun singkong, bagian lain dari singkong seperti umbi dan batang ternyata juga berkhasiat sebagai obat tradisional. Contohnya resep tradisional berikut ini:

Mengobati Rematik
Kandungan asam amino dalam singkong lah yang bermanfaat untuk kesehatan tulang. Bahannya adalah 100 gram batang singkong, satu batang sereh, 15 gram jahe, lalu rebus dalam 1000 cc air sampai tersisa 400 cc saja. Air yang telah disaring diminum sebanyak 200 cc, 2 kali sehari pagi dan sore.

Mengobati Cacingan
Aambil kulit batang singkong secukupnya, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas, disaring untuk diambil airnya, lalu diminum menjelang tidur malam. Dengan meminum obat dari singkong ini, maka cacing dalam perut bisa dibunuh dan membuat tubuh sehat kembali.

Luka Kena Panas
Jika kulit Anda terluka karena minyak panas atau knalpot, jangan panik. Ambillah satu umbi singkong, kemudian diparut dan peras airnya. Biarkan beberapa saat sampai terlihat bagian pati (seperti tepung putih) mengendap di dasar. Gunakan bagian pati yang mengendap tersebut sebagai salep pada luka.
 

Kandungan Nutrisi Daun Singkong


Daun singkong bisa dibilang memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Berikut angka kecukupan gizi dalam daun singkong.

Kandungan Gizi Daun Singkong - Cassava Leaves
Melayani Ukuran 100 gr (100 g)

  • Kalori 37 dari Lemak 1.80
  • Total Lemak 0.20g
  • Lemak Jenuh 0.00 g
  • Kolesterol 0 mg
  • Sodium 11 mg
  • Total Karbohidrat 7.30 g
  • Diet Serat 0.6 g
  • Protein 3.70 g
  • Vitamin C
  • Vitamin B1 (Thiamin)
  • Vitamin B2 (Riboflavin)
  • Vitamin B3 (Niasin)
  • Vitamin B5 (Asam Pantotenat)
  • Vitamin B6
  • Kalsium
  • Zat Besi
  • Kalium
  • Fosfor
  • Magnesium
  • Seng
  • Tembaga
  • Mangan

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK Hikmah Karuhun Pikeun Kahirupan Ditulis ku: Henry Purwanto Kategori: Etika, Moral & Pepatah PENDAHULUAN Kidung Lakbok lain ukur carita baheula. Lian ti éta, ieu naskah kuno nyimpen pituduh anu jero pisan pikeun kahirupan urang di jaman kiwari. Karuhun urang teu ngan ninggalkeun carita, tapi ogé pangalaman, peringatan, jeung hikmah. Ieu pesan induk jadi pondasi pikeun urang hirup: ngajaga jati diri bari tetep maju ka hareup. Hayu urang bahas hiji-hiji. ULAH POHO KA ASAL-USUL (Jangan Lupa Pada Asalnya) Makna: Saha urang, ti mana asalna, naon sajarah karuhun urang – kabehna kudu dipikanyaho. Ulah isin ku sajarah sorangan, sabab dinya tempat urang tumuwuh. Kaitan jeung Lakbok: Karajaan Bandjarpatroman téh akar ti wewengkon ieu. Lamun urang poho sajarah, sarua jeung neangan leungit jati diri. Urang bakal gampang kaileng ku budaya deungeun anu teu saluyu jeung ajén-inajén lembur. Pesen: Sugema jeung bagja téh mimitina mah nya tina n...

avatar
Gulamerah