|
|
|
|
Caru Manca Sanak Tanggal 25 Dec 2018 oleh Aze . |
Memohon kerahayuan serta untuk membersihkan alam semesta “Bhuana Agung” dan “Bhuana Alit” baik secara “Sekala” maupu “Niskala”, bertepatan dengan “Anggara Kliwon Tambir” dilaksanakan upacara pecaruan “Manca Sanak” di Pura Telaga Toya Sah, Banjar Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.
Beji Telage Sah ini sangat erat kaitannya dengan Gunung Agung, dalam hal ini Pura Pasar Agung, Pura Besakih bahkan berbagai Pura yang ada di Karangasem, oleh karena itu, dinamakanlah “Toye Sah” dalam sastra kata “Toya Sah” bermakna disinilah sesungguhnya keputusan beliau yang terakhir.
Beji ini harus kita selamatkan dan salah satu cara umat Hindu untuk menyelamatkan ya melalui upacara, mudah-mudahan melalui upacara ini ida Bethara yang berstana di Gunung Agung kiranya akan menganugrahkan yang terbaik untuk kita.
sumbe r: https://www.beritabali.com/read/2017/12/27/201712270007/Bersihkan-Alam-Semesta-Sekala-Niskala-Warga-Selat-Gelar-Caru-Manca-Sanak.html
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual... |
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend... |
Ukiran Gorga Si...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |