Burasa

Tanggal oleh Veeradasilva . Revisi 2 oleh Wulan pada .
Kategori: makanan
Elemen Budaya: Makanan Minuman
Provinsi: Sulawesi Selatan
Asal Daerah: Makassar

Burasa adalah salah satu panganan khas masyarakat Bugis dan makassar di Sulawesi Selatan. Panganan ini dikenal juga dengan nama lapat, lontong bersantan atau buras.[1] Bentuknya hampir mirip dengan lontong cuma agak pipih dan dimasak dengan cara tersendiri. Burasa merupakan makanan wajib bagi masyarakat Sulawesi Selatan di hari lebaran yang bisanya tersaji bersama coto makassar ataupun opor ayam.

Panganan ini terbuat dari beras yang dimasak tertebih dahulu dengan santan yang banyak hingga menjadi nasi lembek dan selanjutnya dibungkus dengan daun pisang. Biasanya dibuat menjadi dua bagian dalam satu ikatan (menggunakan tali rapia atau daun pisang) kemudian direbus hingga matang. Panganan ini juga biasanya ditemui di luar provinsi Sulawesi Selatan seperti Gorontalo atau Kalimantan dan beberapa daerah lain di Indonesia dan Malaysia. Mungkin dikarenakan banyaknya suku Makassar dan Bugis yang merantau dan menetap di daerah-daerah tersebut sehingga panganan ini ikut menjadi bagian dari tradisi hari lebaran di daerah-daerah tersebut.
 
Selain untuk hidangan di hari lebaran, burasa juga banyak dipilih sebagai makanan untuk bekal dalam perjalanan karena mampu bertahan hingga 2 x 24 jam. Burasa bisa dikonsumsi dengan sambal kacang, telur rebus atau sambal haban tetapi bagi masyarakat Bugis atau makassar lebih sering menjadikannya teman untuk makanan coto makassar, Sop Konro, pallubasa, nasu lekku' (ayam masak lengkuas versi sulawesi selatan) atau makanan yang berkuah lainnya.

 

Bahan-bahan

  1. 2,5 liter beras putih
  2. santan secukupnya dr 3 butir kelapa
  3. secukupnya garam
  4. secukupnya Pandan
  5. daun pisang
  6. tali rapiah
  7. air untuk merebus

Langkah

  1. Rebus santan hingga mendidih, biarkan dingin sisihkan
  2. Cuci beras,, lalu aron dg santan, Pandan dan garam. Tes rasa cicipi
  3. Siapkan daun Pandan,, layukan.. Dijemur atau dikasi kena panas api kompor.
  4. Bungkus burasa seperti biasa membungkus kue lemet, pijat/urut supaya padat isinya. Pastikan tdk bocor. Bungkus lagi dg daun pisang 2-3lapis. Lalu tumpuk dan diikat kuat dg tali rapiah
  5. Rebus burasa pake panci presto selama 30menit-1jam. Tanpa presto jg bisa. Rebus lama bs berjam2, tambahkan airnya bila perlu.
  6. Siap Dihidangkan

 

RM yang menyediakan:
KS Masakan Khas Sulawesi
Jl. Puspa Gading 8 Blok A1 No. 34, Kelapa Gading, Jakarta Utara
0857-7183-3294