Annyorong Lopi

Tanggal oleh Srisumarnisjahril
Kategori: ritual
Elemen Budaya: Ritual
Provinsi: Sulawesi Selatan
Asal Daerah: Bulukumba

Secara harfiah annyorong lopi terdiri atas dua kata, yaitu annyorong (mendorong) dan lopi (perahu). Jadi, annyorong lopi berarti mendorong perahu atau biasa pula disebut peluncuran perahu. Annyorong lopi adalah suatu aktivitas ritual yang dilakukan oleh masyarakat Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba, sebagai suatu tanda syukur atas selesainya suatu kegiatan pembuatan perahu, dan perahu tersebut akan dioperasionalkan di laut. Hal ini didasarkan oleh sistem kepercayaan yang dianut pada masyarakat Bugis, yang menyatakan bahwa segala sesuatunya yang dilakukan oleh manusia di dunia adalah kehendak oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu, setiap aktivitas yang relative berskala besar dan berhasil diwujudkan, senantiasa dilakukan upacara syukuran, sebagai pertanda terima kasih kepada Tuhan atas berkah yang diberikan kepadanya.

Prosesi upacara annyorong lopi sendiri terdiri dari atas empat tahapan. Tahap pertama, sore hari dilakukan acara penyembelihan hewan kurban (sehari sebelum perahu peluncuran). Tahap kedua, acara syukuran yang dirangkaikan dengan acara songka bala (tolak bala). Acara ini dilakukan pada esok pagi pada hari peluncuran. Tahap ketiga, pembuatan ammossi (membuat pusat perahu), dilakukan setelah acara pembacaan kitab al-barazanji dan songka bala selesai. Kemudian tahap keempat, yang merupakan inti dari semua rangkaian upacara yakni peluncuran perahu.

Sumber : Buku Penetapan WBTB 2018

srisumarnisjahril_BULKUM.png