Sumber: https://lektur.kemenag.go.id/web/
Logo Kemenag RI LKK_BANTEN2013_PANDEGLANG FIQH
LKK_BANTEN2013_PANDEGLANG
Bhs. Arab dan Jawa
Aksara Arab
Prosa
FQ
252 hal/7 – 10 baris/hal
Ukuran 33 x 21 cm
Kertas Eropa
Naskah ini berisi teks dengan judul Fiqh, Penulisnya tidak disebutkan.Naskah ini adalah naskah asli yang berasal dari Keroncong Pandeglang.
Naskah ini memiliki ukuran 33 x 21 cm, dengan tebal naskah 2 cm. Ukuran teks naskah 26 x 14 cm, dengan ukuran huruf 1 cm.Margin Recto: kiri 5 cm, atas 4 cm, kanan 2,2 cm, dan bawah 3 cm; sedangkan Margin Verso: kiri 2,3 cm, atas 4 cm, kanan 5 cm, dan bawah 3 cm.
Isi naskah berbahasa Arab dan Jawa, ditulis dengan aksara Arab menggunakan khat Nasakh.Tulisan berwarna hitam dan merah, di atas bahan kertas Eropa berwarna coklat.Jumlah halaman 252, dengan jumlah baris per halamannya 7 – 10 baris. Terdapat 10 Kuras, dengan 12 halaman per Kurasnya. Tidak terdapat Kata Alihan, maupun Kolofon.Tahun penulisan naskah ini tidak disebutkan.
Keadaan fisik naskah ini sudah rusak, banyak bolong-bolong akibat dimakan rayap.Sampul sudah tidak ada, tapi dijilid dengan benang. Tidak terdapat watermark dan countermark. Ditemukan 8 garis tebal vertical, dan 6 garis tipis/cm di dalamnya.
Secara garis besar, naskah ini menjelaskan tentang Fiqh. Gambaran isi naskah sebagai berikut:
Pemilik naskah ini tidak diketahui.Dipotret oleh Tim dari Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.Dan dideskripsikan oleh Puji Astuti (PA).
ROTASI GAMBAR 90�LKK_BANTEN2013_PANDEGLANG 1 / 275StartStop
Manuskrip Puslitbang Lektur - Kementrian Agama RI Copyright © 2020 Kementrian Agama RI. Supported By Web Design Jakarta
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...