Naskah Kuno dan Prasasti
Naskah Kuno dan Prasasti
Manuskrip Nusantara Kementerian Agama RI Banten Banten
LKK_BANTEN2013_MBG08
- 23 November 2020 - direvisi ke 4 oleh Nicky Ria Azizman pada 23 November 2020

Sumber: https://lektur.kemenag.go.id/web/

Logo Kemenag RI LKK_BANTEN2013_MBG08 Asrar

LKK_Banten2013_MBG08

Bhs. Arab dan Jawa

Aks. Arab

Prosa

TH

60 hal/7 baris/hal.

26 x 21 cm

Kertas Eropa

Naskah ini berisi satu teks, dengan judul Asrar, yaitu naskah yang berisikan berbagai hal ihwal yang menuntun manusia dalam berketuhanan kepada Allah. Naskah merupakan koleksi Museum Banten Girang dengan nomor (1076/BB/Aa/1/195)902 KBN. Naskah kurang lengkap, ada beberapa halaman awal dan akhir yang hilang, penulis dan penya­lin­nya tidak disebutkan.

Naskah ini memiliki satu teks, tidak memiliki nomer halaman, tidak memiliki kata alihan, ilustrasi, dan iluminasi. Naskah ditulis di atas kertas Eropa dengan water­mark dan counter mark, namun agak sulit untuk mengidentifikasinya, karena tertutupi oleh tulisan, dan ditulis dengan tinta hitam, dan dijilid dengan benang.

Kondisi naskah kurang baik, ada beberapa halaman yang bolong, namun sebagian besar terbaca, sampul hilang. Naskah dipenuhi dengan coretan catatan pias sebagai keterangan dan arti dari kitab tersebut.

Naskah ini menjelaskan bagaimana manusia sebagai makhluk Allah membangun hubungannya dengan sang Khaliknya, pada bagian awal dalam naskah mengungkapkan keutamaan dzikir dengan judul kitab Asror seperti pada "udkuruni udkurukum wata hikabihi faklaan wanaha...., maknanya anyebute sire kabeh ing isun maka isun anyebut ing sire kabeh lan ogeh ing sira kalaan iya-iye kautaman lan ogeh Allah". Dan berikutnya merupakan risalah fi goyatil ikhtisor yang menerangkan tentang tarekat Muhammadiyah serta pembagian ilmu kalam antara tarikat dan hakekat.

Kutipan awal: ... u©kurµn³ a©kurkum wa nah³ka bih fa«lan wa tahalla al-mu’min³n khususon anil-lahwi bihi simatihim an zikrihi wa qala taala ya ayyuha al-lazina amanu la tulhikum amw±lukum wa liawl±dukum an ©ikrill±hi wa man yaf’al ©alika faul±ika hum al-kh±sirµn....

Kutipan akhir: ... all±ti l± syiq±wata ba’dah± fayakf³ka ha©a syarafan i©± ha¡ala laka mahabbatu All±hi ta’±la wa laqad q±la salla All±hu alaihi wasallama i©a ahabba All±hu abdan lam yadurruhu ©anbu fat-tabi’µ lahu salla All±hu alaihi wasallama..... (YN)

ROTASI GAMBAR 90�LKK_BANTEN2013_MBG08 1 / 34StartStop

Manuskrip Puslitbang Lektur - Kementrian Agama RI Copyright © 2020 Kementrian Agama RI. Supported By Web Design Jakarta

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Cara mudah buka blokir brimo
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kalimantan Selatan

Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.

avatar
Layanan Halo BCA 24jam Halo BCA
Gambar Entri
Lupa pasword brimo 3kali
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.

avatar
Layanan Halo BCA 24jam Halo BCA
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum
Gambar Entri
Ayam Ungkep
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...

avatar
Apitsupriatna