Naskah Kuno dan Prasasti
Naskah Kuno dan Prasasti
Ekonomi DKI Jakarta Jakarta
Hemat Pangkal Kaya
- 3 April 2020

Hemat pangkal kaya, kaidah kuno ini masih selalu kita dengarkan dari anak-anak yang menghafal slogan. Bagaimana pun orang-rang sukses memang tidak lepas dari jurus jitu ini. Namun anak-anak jaman sekarang semakin susah mengaplikasikannya.

Sebesar apapun penghasilanmu pasti cepat habis bila Anda tidak cermat dalam memenejemen pengeluaran. Menyisihkan uang pada saat muda itu penting untuk menyiapkan masa tua nanti. Mungkin bisa jadi kita butuhkan ketika ada keperluan yang mendadak atau dapat kita manfaatkan ketika sudah tidak bekerja lagi.

Maka dari itu menyimpan dana untuk ditabung sangat disarankan. Untuk memulai memang tidak gampang akan tetapi jika kita dapat membiasakanya dari sesuatu yang kecil pasti akan jadi kebiasaan. Inilah cara kuno supaya Anda bisa berhemat, tapi tetap bisa main dengan teman-temanmu, simak yaa:

  1. Saat gajian sisakan uang untuk ditabung

Upayakan setiap bulan Anda harus menabung berapa persen dari upahmu. "Beli segala yang Anda inginkan terlebih dulu, baru sisanya disimpan" ini ialah cara yang tidak benar. Hindari cara ini! Karena prinsip terbalik, idealnya Anda menyimpan lebih dahulu kemudian sisanya bisa Anda belanjakan sesuatu yang Anda perlukan. Ingat, jangan mengutamakan sesuatu yang Anda kehendaki. Anda boleh membelinya menggunakan duit tabunganmu nanti kalau telah mencukupi.

  1. Mencatat kebutuhan bulanan

Sebaik-baik kita mengatur keuangan kadang masih bisa bocor, hal itu mungkin sebab kita membeli barang yang tidak begitu diperlukan atau malah tak penting. Anda harus mengaudit kebutuhan bulan ini dengan cara menulis semua pengeluaran. Anda dapat teliti baik-baik kemana saja uangmu dibayarkan, buat kebutuhan atau Cuma sekedar keinginan semu. Anda juga harus memisahkan antara duit tabunganmu dengan dana yang akan Anda gunakan untuk kebutuhan selama 1 bulan misal: makanan pokok, bayar PLN, air, pulsa, internet, bayar anak sekolah dan lain-lain. Lalu Anda bisa memperbaiki di bulan depannya, supaya Anda dapat lebih cermat lagi.

  1. Masak Di Rumah

Breakfast di luar? makan malam di luar ?? Nggak kudu setiap hari kan. Sebab mayoritas orang di Indonesia makan tiga kali sehari, apabila semuanya makan di luar akan banyak menghabiskan penghasilan pokokmu. Masak sendiri bukan berarti nggak bisa makan yang lezat loh! Anda bisa menciptakan sarapan roti bakar dengan isi telur dan sayur bersama segelas teh. Makan malam Anda bisa masak kare, ayam panggang dll. Masak sendiri akan jauh lebih hemat daripada makan di warung, di samping itu masak sendiri juga akan lebih bersih serta higienis. Sebab Anda dapat memperhatikan pemakaian vetsin atau pengawet berbahaya, memakai gula murni tanpa pemanis, dan pastinya lebih menjaga kebersihan.

  1. Mencari tambahan penghasilan ( lembur )

Mau beli ini itu? Pengen sering nongkrong sama kawan – kawan ?? Selow saja, Anda bisa tetap nongkrong, ngopi ke café ataupun jajan sore seusai kerja tanpa mengambil gaji utama kerjamu. Tahapan awalnya Anda kudu bikin catatan anggaran belanjamu. Apabila masih kurang dana jajanmu, Anda bisa mencari pendapatan tambahan misal: freelance, menulis web berbayar, ngevlog, jualan pulsa dan lain sebagainya.

  1. Investasi

Investasi wajib dikerjakan agar uangmu bergerak sehingga nggak tergerus oleh inflasi. Tapi Anda tidak boleh berharap uangmu jadi berlipat ganda hanya dalam jarak 1 bulan ataupun satu tahun ya. Investasi tak melulu tentang uang, Anda juga bisa membeli sesuatu yang akan menghasilkan nilai tambah setiap tahunnya. Investasi uang dapat dimulai dengan nilai yang kecil.

  1. Komitmen

Anda bisa itu karena terus diulang, semuanya dapat menjadi sia-sia bila Anda nggak ingin konsisten di dalamnya. Memang semuanya tiada yang mudah, tapi Anda dapat memulai dari sesuatu yang paling mudah dahuku, sedikit-sedikit ya.. Andaikan Anda belum bisa masak setiap hari, Anda dapat masak satu minggu sekalin jika sudah terbiasa Anda dapat masak satu minggu dua kali dst. Pelan-pelan, pasti Anda bisa. Hindari memberikan kado ulang tahun yang terlalu mahal pada teman dan saudara. Itu semua berpotensi dapat menguras uang Anda.

Hemat itu tidak berarti dompet kering ya, tapi pandai menyimpan dan keperluan lain tetap terpenuhi. Hemat itu tak berarti bokek, lantas Anda hanya melongo melihat teman-temanmu nongkrong di kafe. Jadilah orang yang dapat mengelola keuangan, tak diatur uang. Jangan sampai.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker