Bubur manado adalah makanan kas indonesia dari manado,sulawesi utara.ada juga yg mengatakan tinutuan adalah makanan kas minasa,sulawesi utara tentuan merupakan campuran berbagi macam sayuran,tdk mengandung daging sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antar kelompok masyarakat di mana do penentuan biasanya di sajika untuk sarapan pagi beserta berbagi pelengkap hidangan nya.walaupun demikian,tinutuan umumnya tetap dapat di temukan di berbaga ruma makan di luar waktu sarapan.
Upacara Adat Tulude merupakan rangkaian gelar budaya masyarakat adat Sangihe dengan menampilkan tari-tarian dan musik tradisionil. Upacara ini untuk mensyukuri berkat Tuhan dan memohon pengampunan dosa sebagai bekal hidup ditahun yang baru. Dan juga sebagai wadah persatuan dan kesatuan masyarakat etnis Sangihe Talaud yang mengandung nilai keagamaan dan nilai adat istiadat yang positif. Upacara Adat Tulude ini dilaksanakan bersamaan dengan Perayaan Hari Ulang Tahun Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe pada setiap tanggal 31 Januari. Selain itu Upacara Adat Tulude juga merupakan ajang pelestarian seni dan budaya daerah yang memiliki ciri khas etnis Sangihe. Upacara Adat Tulude ditandai dengan Pemotongan Kue Adat Sangihe yaitu kue “TAMO“
Tari Gunde adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Sangihe, Sulawesi Utara. Tari Gunde ini biasanya ditarikan oleh para penari wanita dengan gerakannya yang khas dan musik tradisional. Tari Gunde merupakan salah satu tarian klasik yang cukup terkenal di Sangihe, Sulawesi Utara, dan sering ditampilkan di berbagai acara seperti upacara adat, penyambutan dan berbagai acara budaya lainnya. Pada mulanya tari Gunde dilakukan pada saat pelaksanaan upacara penyembahan dan menolak bala yang dikenal dengan sebutan “ Menahulending “, sehingga tari ini berfungsi sebagai tarian pemujaan. Tari Gunde memiliki pengertian perlahan - lahan atau lemah lembut atau halus melambangkan kelemah lembutan jiwa sebagai gambaran hidup bahagia. Sejalan dengan perkembangan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, maka tari Gunde dimasukkan menjadi salah satu unsur kesenian Kerajaan. Gerakan Tari Gunde yang dilakonkan oleh para wanita dengan gerakan yang lemah gemulai, melambangkan kehalusan jiwa...
Upase diambil dari kata “ Opas “, yaitu Pengawal Raja atau penjaga istana dan juga sebagai pesuruh khusus. Dengan demikian Tari Upase adalah tari yang melambangkan tindakan pengawalan terhadap sang raja, baik dalam perjalanan maupun di dalam istana. Disetiap kegiatan upacara di istana, baik upacara kenegaraan dan upacara syukur, tarian upase selalu dimainkan untuk menghangatkan suasana. Pada perkembangan saat ini tari upase dipakai untuk menjemput dan mengiringi tamu pemerintahan atau pejabat – pejabat terhormat yang berkunjung ke daerah, seringkali dilakukan serangkaian dengan tari Gunde dan juga dimaikan pada upacara adat Tulude.
Dahulu kala Tari Salo memiliki keterkaitan yang sangat besar dengan suku Sangihe, namun dengan pengaruh perkembangan, maka tari Salo ini dipandang sebagai bukti ketangkasan dan keberanian. Tari Salo ini hanya dilakonkan oleh kaum laki – laki dan dapatdilakukan secara perseorangan atau berpasangan. Setiap penari harus memakai penutup kepala poporong dengan umbeng salo, atau topi yang terbuat dari sabut kelapa yang dihiasi dengan bulu ayam warna warni yang indah. Penari juga dilengkapi dengan pedang panjang yang dibuat dari besi atau kayu yang disebut “ bara “ dan perisai yang dibuat dari kayu dengan rumbai – rumbainnya, namun Tarian ini dapat juga dilakukan tanpa adanya perisai. Tari Salo ini dalam pelaksanaannya memerlukan lokasi yang agak luas, mengingat alat yang digunakan adalah pedang yang panjang. Tari Salo diiringi dengan tambur dalam irama/pukulan ganding, yaitu pukulan yang sangat cepat. Dalam gerakan tari ini setiap pelakon akan mengeluarkan semua kekuatannya untuk menggetark...
Tari ampa wayer merupakan tarian yang tidak bisa dipisahkan dengan tari dansa. Pada masa pendudukan jepang, pemerintah Jepang melarang masyarakat menari dansa. Namun karena keinginan untuk berdansa sangat kuat, maka kelompok music orkes yang tadinya mengiringi dansa, mencoba menciptakan tarian penggganti dansa, maka pada tahun1944 terciptalah tarian ampa wayer yang namanya teradopsi dari situasi peperangan, dimana ada pesawat yang memiliki empat wayer. Penyebaran dari ampa wayer keseluruh masyarakat sangihe sangat cepat, sehingga tari ini menjadi tari primadona dan asli sangihe. Tari ampa wayer ini sering di lakukan pada acara suka cita dan dapat dilakonkan oleh tingkata uum, baik laki-laki maupu perempuan. Semua gerakan dalam tarian ini dilakukan atas komando seorang pemimpin dengan gaya berfareasi dan dirangkai dalam kata-kata yang menarik (puisi dan sastra) dengan lantunan dari vokalis yang memiliki suara yang merdu dengan diiringi musik orkes. 1
Inopatea Molobongo merupakan rangkaian proses pelaksanaan upacara pemakaman dengan tata upacara yang ada. Ketika masa pemerintahan kerajaan ada perbedaan system pemakaman antara masyarakat biasa dan keluarga kerajaan. Namun ketika perubahan system pemerintahan maka dengan lambat laun ada beberpa unsure sudah dipandang tidak relevan dengan kondisi sekarang, sehingga mengalami pergeseran dalam pelaksanaannya. Bagi Masyarakat Suku Bolango Upacara Kematian dikenal dengan istilah " Inopatea Molobongo ". Secara umum istilah ini mengartikan rangkaian proses upacara pemakaman mulai dari persiapan, yakni memasang janur, membuat bangsal, menyiapkan tempat duduk dan usungan. Selanjutnya masuk pada tahap upacaranya mulai memandikan mayat oleh petugas adat/agama yang disebut Paili. Kemudian mayat akan disembahyangkan di rumah duka yang selanjutnya di Mesjid. Setelah itu di bawa ke pemakaman untuk dimakamkan. Tempat pemakaman dibagi dua yakni kuburan umum yang disiapkan oleh pemerintah...
Tinutuan atau Bubur Manado adalah makanan khas Indonesia dari Manado, Sulawesi Utara. Tinutuan sendiri merupakan campuran beragam macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antarkelompok masyarakat di Manado. Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya. Walaupun demikian, tinutuan umumnya tetap dapat ditemukan di berbagai rumah makan di luar waktu sarapan. Namun, pada kali ini Tinutuan terdapat tulang sapi di dalamnya sebagai referensi bubur agar tidak terus terkesan monoton. Untuk resepnya sendiri tidak membutuhkan aneka bumbu namun hanya beberapa siung bawang putih dan kaldu yang langsung dari sum-sum tulang sapi diaduk bersama (manadonews.co.id) Referensi: https://www.manadonews.co.id/2019/09/01/sensasi-nikmatnya-tinutuan-tulang-sapi/
Garista adalah Rumah Adat Karo di Kota medan yang dikenal sebagai Siwaluh Jabu. Rumah adat ini dipindahkan dari lokasi asalnya di Tanah Karo. Rumah Adat Karo Garista menarik perhatian karena menjadi Rumah Adat Karo satu-satunya di Kota Medan. Asal-usul Rumah Adat Garista Berdasarkan keterangan dari Marde, pengurus Rumah Adat Karo Garista, Rumah Adat Karo Garista adalah Rumah Siwaluh Jabu pertama di Kota Medan. Siwaluh Jabu berasal dari bahasa Karo yang artinya rumah yang dihuni oleh delapan keluarga. Bangunan ini dipindahkan dari dari tanah Karo, lokasi asalnya. Awalnya rumah ini dibangun pada tahun 1893 di Tanah Karo, kemudian direkonstruksi di Medan pada tahun 2018-2019. Rumah Siwaluh Jabu di Garista dulunya milik seorang mantan tentara dan sudah lama tidak berpenghuni. Akibat lamanya tidak berpenghuni, rumah tersebut menjadi tidak terurus di tempat asalnya dan akhirnya dipindahkan ke Medan untuk dijadikan tempat wisata. Daya tarik Rumah Adat Karo Garista Keunikan Rumah Adat...