fc points playstation 4 Besuche die Website Buyfc26coins.com. Fairer Deal..UD9i
126 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Oseng Bunga Durian & Tahu Sutra
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Tenggara

Bahan-bahan 4 porsi Bunga  durian 1/4kg Tahu sutra 1potong (boleh diganti tahu yang lain atau ayam) Bumbu-bumbu: 3 siung  bawang putih 4 siung  bawang merah secukupnya  Cabai rawit secukupnya  Gula, garam, penyedap rasa Minyak untuk menumis & menggoreng Langkah 15menit Buang putik sari dari bunga durian, agar tidak sepet Rebus Bunga durian kurang lebih 6 menit, agar bau langunya hilang, sisihkan...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Rumah Adat Tolaki di Wonua Mekongga Sulawesi Tenggara
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Tenggara

** Rumah Adat Tolaki di Wonua Mekongga Rumah Adat Mekongga adalah rumah adat suku Tolaki. dalam dialek Mekongga Raha berarti Rumah yang memiliki arti seperti Poiaha (tempat tinggal/kediaman) . Bangunan ini berukuran luas, besar, dan berbentuk segi empat terbuat dari kayu dengan diberi atap dan berdiri diatas tiang- tiang besar yang tingginya sekitar 20 kaki dari atas tanah, rumah adat ini merupakan rumah adat hasil penduplikasian dari peninggalan ayah Kapita Konggoasa Latambaga yaitu Bokeo Latambaga alias Bio Seka, yang merupakan Raja Mekongga pada tahun 1906-1932. Bangunan ini terletak disebuah tempat yang terbuka di dalam hutan dengan dikelilingi oleh rumput alang-alang. Pada saat itu bangunan tingginya sekitar 60-70 kaki. Dipergunakan Sebagai tempat bagi raja untuk menyelenggarakan acara-acara yang bersifat seremonial atau upacara adat. Rumah Adat Tolaki di Mekongga perbentuk panggung yang terdiri dari 12 tiang penyangga yang bermakna 12 orang pemimpin yang berpengaruh...

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumah Adat Laikas (Malige) Suku Tolaki
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Tenggara

Rumah Adat Laikas (Malige) Rumah adat Laikas adalah rumah adat dari suku Tolaki, yaitu suku adat yang tinggal sekitar kota Kendari, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kolaka dan Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Utara. Rumah adat Laikas (Malige) ini berbentuk rumah panggung yang biasanya bisa terdiri dari 3 – 4 lantai. Bagian kolong rumah adat Laikas difungsikan untuk menyimpan binatang ternak seperti ayam / babi. Lantai pertama dan kedua digunakan tempat tinggal oleh raja dan permaisuri, lantai ketiga untuk penyimpanan benda pusaka, dan lantai keempat digunakan untuk semedi atau beribadah. Sedangkan pada bagian kiri dan kanan lantai kedua terdapat ruangan khusus yang dipergunakan untuk menenun pakaian / kain tradisional yang disebut bone. Uniknya rumah adat Laikas atau Malige ini tidak menggunakan bahan logam seperti paku, akan tetapi rumah adat laikas atau malige ini menggunakan bahan 100% dari alam yaitu kayu dan atapnya terbuat dari rumbai alang-alang...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Honari Mosega Sulawesi Tenggara
Tarian Tarian
Sulawesi Tenggara

Tari Honari Mosega Tari honari mosega yang merupakan tari tradisional Sulawesi Tenggara ini dulu dipertunjukkan sebagai atraksi sebelum dan sesudah perang. Ini merupakan tarian perang asli Liya, Kabupaten Wakatobi yang dilakukan sebagai bentuk motivasi dan semangat untuk para prajurit ketika berperang dan kegembiraan ketika menyambut kedatangan para prajurit sesudah perang sambil membawa kemenangan. Tarian Sulawesi Tenggara ini dilakukan oleh beberapa pria dimana akan ada 1 penari inti yang disebut tompidhe sambil emmegang tombak atau parang lengkap dengan 1 sampai 4 orang sebagai hulubalang yang disebut dengan manu manu moane sambil memegang tombak dan janur kuning untuk menangkal sihir atau bisa. Terkadang, dalam tarian juga terdapat hulubalang wanita yang disebut dengan manu manu wowine serta 1 orang pemukul gendang atau tamburu.  

avatar
Roro
Gambar Entri
Daun Hoinu #DaftarSB19
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Sulawesi Tenggara

Hoinu atau tumbuhan yang memiliki nama Abelmoschus esculentus (L.) Moench  merupakan salah satu tumbuhan yang digunakan dalam perawatan paska persalinan yaitu dengan cara mengkonsumsi sayuran dari daun dan buahnya. Tanaman ini bukan tumbuhan asli Indonesia, diduga berasal dari Asia Tenggara (Siemonsma, 1994), namun telah beradaptasi dengan kondisi alam pulau Wawonii dan diperkirakan telah dibudidayakan oleh masyarakat setempat lebih dari 100 tahun yang lalu. Menurut kepercayaan, bibit atau biji jenis tumbuhan ini dibawa masuk oleh saudagar-saudagar dari luar ke Pulau Wawonii melalui Pulau Buton (Bau-Bau) yang merupakan pintu gerbang perdagangan rempah-rempah untuk kawasan Indonesia bagian timur. Penanaman tumbuhan ini umumnya bersamaan dengan penanaman padi ladang, pemanenan pertama dilakukan setelah 3-4 bulan masa tanam. Pemanfaatan lain tumbuhan ini sebagai obat yaitu untuk obat penurun panas/demam dengan cara menumbuk daun tua kemudian ditapelkan di dahi.

avatar
Della Defriza
Gambar Entri
Ikan Parende
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Tenggara

Bahan-bahan: 2 ekor ikan kakap merah, cuci dan bersihkan, potong bbrp bagian Daun kemangi (secukupnya) 4 siung bawang merah, iris 2 siung bawang putih, iris 6 buah cabai rawit merah, utuh 1 buah cabai merah jumbo, iris serong 1 buah jeruk nipis 1 sdm air asam jawa 1 batang serai, geprek 2 cm jahe, geprek 4 lembar daun jeruk 1 buah tomat, potong jadi 4 Kunyit bubuk (secukupnya) Garam Gula Lada bubuk Air Cara membuat: Lumuri ikan dengan air jeruk nipis+garam, diamkan selama 3-4 jam. Sisihkan. Didihkan air secukupnya, masukkan bawang merah dan bawang putih, aduk, tambahkan cabai merah iris dan cabai rawit utuh, batang serai geprek, jahe geprek, daun jeruk. Masukkan kunyit bubuk, air asam jawa, air jeruk nipis, garam gula, lada bubuk, aduk sebentar, lalu masukkan ikan kakap merah, masak hingga mendidih dan ikan matang, aduk lagi dan koreksi rasa. Masukkan tomat potong dan daun kemangi, aduk sebentar saja. Angkat dan sajikan.

avatar
Widra
Gambar Entri
Ebi kering kendari
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Tenggara

Bahan-bahan: 1/2 kg ebi 4 bh cabai merah keriting 3 lembar daun jeruk bahan dihaluskan : 3 bh bawang putih 5 bh bawang merah 2 bh gula merah 2 sdt garam 3 sdt gula pasir secukupnya air secukupnya minyak Cara membuat: Goreng Ebi Hingga Matang Supaya Tahan Lama Haluskan Bumbu Bawang Merah, Putih, Gula, Garam Tumis Bumbu Halus Dengan Air Secukupnya Masukkan Cabai Dengan Daun Jeruk, Lalu Masukkan Ebi Yang Sudah Digoreng Tunggu Hingga Airnya Hilang Angkat Dan Sajikan Tambah Dengan Nasi Panas Sangat Cocok

avatar
Widra
Gambar Entri
Permainan Pokibo
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sulawesi Tenggara

Permainan Pokibo lahir ditengah kehidupan para nelayan yang setiap harinya mengadu hidup ditengah laut. Pokibo dalam bahasa Buton berarti permainan telungkup-telungkupan. Waktu pelaksanaannya tidak terikat oleh waktu. Pesertanya 4-6 orang anak Alat permainan terdiri beberapa kulit kerang laut. Lapangan permainan di halaman rumah atau dilapangan terbuka. Proses permainan masing-masing pemain meletakan kulit kerang mereka diatas kepalan atau genggaman tangan mereka kemudian didempetkan satu sama lain. Mereka bersiap-siap secara serentak, apabila kulit kerangnya menengadah keatas maka dia dianggap sebagai pihak yang kalah. Menurut Djohan Mekuo bahwa sejak beberapa abad yang lalu permainan ini telah dikenal oleh sebagian masyarakat di daerah Buton. Diperkirakan permainan ini berasal dari Desa Melai kecamatan Polia. Kemudian menyebar keseluruh wilayah kabupaten Buton. Permainan ini lahir ditengah kehidupan para nelayan yang setiapharinya mengadu hidup ditengah laut.

avatar
Widra
Gambar Entri
Kisah Cinta Segitiga dalam Tari Ronga Wekoila
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Suku Tolaki merupakan salah satu suku yang ada di nusantara. Suku yang mendiami wilayah Kendari dan Konawe, Sulawesi Tenggara, ini dikenal mempunyai kebudayaan nomaden dan hidup secara bergotong-royong. Dalam budaya suku Tolaki terdapat sebuah cerita rakyat yang berkisah tentang Kerajaan Padangguni atau yang saat ini bernama Konawe. Cerita tersebut mengisahkan tentang Mokoli Ramandalangi, yaitu Raja Konawe yang jatuh cinta kepada Wekoila. Masyarakat Konawe percaya bahwa Wekoila merupakan titisan ratu adil yang turun dari langit. Singkat cerita, meraka pun saling jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah. Sebelum jatuh cinta kepada Wekoila, Raja Mokoli Ramandalangi sempat memberi harapan cinta kepada seorang perempuan lain yang bernama Anamia Ndopo. Merasa sakit hati, saat acara pernikahan berlangsung, Anamia Ndopo menyamar sebagai penari lariangi dan membunuh Raja Mokoli Ramandalangi. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Raja Mokoli Ramandalangi memberikan sesuatu sebagai tanda k...

avatar
Sri sumarni