Buras adalah salah satu makanan khas etnis Tidung Bajo di perkampungan nelayan Wuring merupakan satu keharusan, di mana kuliner ini selalu disuguhkan kepada para tamu yang berkunjung ke kampung ini sebagai sebuah penghormatan. Buras sering dijual di pasar senja Wuring dimana empat buahnya dijual seharga 5 ribu rupiah. Hampir semua masyarakat Wuring yang merupakan suku pelaut selalu menyajikan makanan khas ini terlebih saat hari raya Lebaran dan saat pesta. Buras dibuat dari beras ketan atau beras biasa yang dimasak dengan santan dan dibungkus di daun pisang lalu dikukus. Ada juga yang membungkusnya di daun bambu lalu dibakar agar bisa tahan lama. Cara membuat Buras, yakni kelapa yang sudah tua diparut dan diambil santannya. Santan dimasak hingga mendidih lalu beras yang sudah dicuci dan direndam di air dimasukan ke dalam santan. Beras yang sudah dicampur santan tersebut terus diaduk hingga merata sampai santannya mengering. Setelah dibiarkan dingin, Buras tersebut dibung...