" FORUM ARKELOGI VOLUME 6, NO 2, SEPTEMBER 1993 Ambary, Hasan Muarif and Astawa, A.A. Gde Oka and Yuliati, Luh Kade Chita and Suastika, I Made and Ambarawati, Ayu and Ratnawati, IGA Ayu Mas (1993) FORUM ARKELOGI VOLUME 6, NO 2, SEPTEMBER 1993. Balai Arkeologi Bali, Denpasar. ISBN 0854-3232 [img] Text VOLUME 6, NO 2, SEPTEMBER 1993.pdf Download (26MB) Official URL: http://forumarkeologi.kemdikbud.go.id/index.php/fa ... Abstract Banyak negara berhasil memperlakukan peraturan perundang-undangan untuk melindungi peninggalan sejarah dan purbakala yang terdapat di negara-negara bersangkutan. berbagai upaya dan usaha yang dilakukan secara sungguh-sungguh serta secara sadar pula, didasari oleh premis bahwa peninggalan-peninggalan masa lalu, baik yang berasal dari kurun persejarah maupun sejarah, merupakan salah satu sumberdaya nasional yang tidak dapat dibaharui. ITEM TYPE: Book SUBJECTS: Pendidikan > Kebudayaan > Arkeologi Pendidikan > BUKU DIVISIONS...
" Jurnal Arkeologi Siddhayatra Vol.20 No.2 Tahun 2015 Ali, M. Mudjib and Sani, Amilda and Fauzi, M. Ruly and Indriastuti, Kristantina and Prasetyo, Sigit Eko and Fahrozi, M. Nofri (2015) Jurnal Arkeologi Siddhayatra Vol.20 No.2 Tahun 2015. Jurnal Arkeologi Siddhayatra, 20 (2). Balai Arkeologi Palembang, Palembang. ISBN 0853-9030 [img] Text Sidhayatra vol 20 no 2 nov 2015.pdf Download (6MB) | Preview Official URL: http://siddhayatra.kemdikbud.go.id Abstract Jurnal Jurnal terbitan bulan November ini terdiri dari enam tulisan, yang berdasarkan kronologi data yang digunakan berasal dari masa prasejarah sampai masa kolonial. Adapun topik yang ditulis juga menampilkan variasi yang berbeda, yaitu berkaitan dengan permukiman, studi gender, teknologi dan metode penelitian arkeologi. Tulisan-tulisan ini antara lain arkeologi Makam Sultan Muhammad Ali Ternate di Maluku Utara, Perempuan dan tradisi ziatah makam, penggunaan total station dalam perekaman data arkeologi di Indonesi...
" Wisata sejarah Alfian, Magdalia and Ardjana, Ngurah and Dewi, Puspa and Gayatri, Sri lndra and Shalfiyanti, Shalfiyanti and Herliswani, Herliswani and Riama, Espita and Purba, Isak and Suhartanti, Sri and Rijal, Andi Syamsu (2007) Wisata sejarah. Direktorat Jenderal Sejarah Dan Purbangkala, Jakarta. [img] Text Wisata Sejarah.pdf Download (71MB) Official URL: http://pustaka.kebudayaan.kemdikbud.go.id/index.ph ... Abstract Indonesia dikenal sebagai Negara yang memiliki sumber daya alam dan budaya (termasuk Sejarah) yang unik dan beragam. Kekayaan dan keragaman budaya tersebut merupakan modal utama untuk kegiatan pariwisata. Sektor pariwisata dapat berperan sebagai unsur strategis dalam pembangunan nasional guna meningkatkan kesejahteraan dan peradaban bangsa. Sebuah bangsa dapat dicitrakan dalam kaitannya dengan nilai-nilai sejarah dan budayanya. Sehingga muncullah ungkapan yang mengatakan bahwa ""bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai Sejarah dan b...
" Hasil pemugaran Dan temuan benda cagar budaya Pembangunan Jangka Panjang Pertama (PJP I) Anom, I.G.N and Sugiyanti, Sri and Hasibuan, Hadniwati and Dewi, Puswa and Ernawati, Ernawati and Sumono, Hardini and Supriyatun, Rini and Ismijono, Ismijono (1996) Hasil pemugaran Dan temuan benda cagar budaya Pembangunan Jangka Panjang Pertama (PJP I). Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggal Sejarah dan Purbakala, Jakarta. [img] Text HASIL PEMUGARAN DAN TEMUAN BENDA CAGAR BUDAYA PJP I.pdf - Published Version Download (95MB) | Preview Official URL: http://pustaka.kebudayaan.kemdikbud.go.id/index.ph ... Abstract Pelestarian benda cagar budaya meliputi pelestarian terhadap nilai dan fisiknya. Upaya pelestarian yang telah dilakukan pada benda cagar budaya tidak bergerak yang bersifat monumental diJaksamkan deogan cara pemugaran. sedangkan untuk benda cagar budaya bergerak yang berupa temuan, usaba pelestariannya dilakukan dengan cara pemilikan oleh Negara melalui ganti rug...
Buku diambil dari tjerita Belanda (cerita belanda) yang ditulis ulang oleh Toekang Dongeng Rembang.
Salah satu tari yang menjadi ikon dan kemudian menjadi genre tari Bali pada kurun masa berikutnya adalah Oleg Tamulilingan. Karya tari yang amat kesohor hingga ke mancanegara ini diciptakan I Ketut Marya yang kemudian lebih akrab dipanggil I Mario. Bagaimana sesungguhnya perjalanan awal hingga terciptanya tari Oleg Tamulilingan ini? ADALAH budayawan bernama John Coast (1916-1989), kelahiran Kent, Inggris, sangat terkesan dengan kebudayaan Bali. Sebelum berkiprah di Bali, ketika perang dunia kedua meletus, Coast masuk wajib militer dan sebagai perwira, sampai sempat bertugas di Singapura. Ketika Singapura keburu dikuasai Jepang, Coast yang berstatus tawanan lalu dikirim ke Thailand. Namun begitu, Coast memang berbakat seni. Ia ternyata melahirkan tulisan “Railroad of Death” pada 1946 yang kemudian mencapai best seller dalam waktu singkat. Hal itu mendorong semangatnya lagi untuk menulis buku “Return to the River Kwai” pada 1969. Di sela itu, Coast sempat berkolaborasi dengan seniman...
Ebook Integrasi Budaya Tionghoa Ke Dalam Budaya Bali Sumber: https://profsuli.files.wordpress.com/2011/07/buku-integrasi-budaya-tionghoa.pdf
Sumber: munas.kemdikbud.go.id Halaman Utama This page contains changes which are not marked for translation. Other languages: العربية • English • Bahasa Indonesia • 日本語 • Basa Jawa • Basa Sunda • 中文(中国大陆) • 中文(台灣) PUSTAKA in MUSEUM NASIONAL Of INDONESIA + Wikimedia maps beta | Map data © OpenStreetMap contributors Ensiklopedia ini adalah produk dari kegiatan mandiri yang ada di Seksi Perpustakaan, Bidang Registrasi dan Dokumentasi, Museum Nasional di Indonesia. Platform ini digunakan dan dikembangbangkan oleh Alfa Noranda dibantu oleh tenaga siswa/i Praktek Kerja Lapangan serta mahasiswa/i Magang yang ditempatkan di Pustaka Museum Nasional, menggunakan source code Mediawiki yang bersifat Open Source. Ensiklopedia ini bertujuan dalam menyampaikan informasi yang ada di perpustakaan dari bahan pustaka mengenai Benda Budaya sebagaimana diatur oleh Undang Undang Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan[1] serta benda benda koleksi Cagar Budaya atau did...
Mendu ialah tradisi kolektif berbentuk teater rakyat yang mengandung perpaduan unsur musik Melayu, tari, lagu, syair, dialog, pencak silat, dan banyolan/humor di dalam pementasannya. Mendu tidak hanya memainkan cerita Dewa Mendu. Cerita yang ditampilkan bersifat istana sentris. Biasanya diangkat dari dongeng, legenda, hikayat seribu satu malam, serta cerita lama. Jarang sekali, bahkan tidak pernah menampilkan kehidupan sehari-hari. Kesenian Mendu menjadi media pendidikan dengan menyampaikan nilai-nilai luhur sehingga setiap pementasannya selalu berakhir dengan kemenangan pihak yang benar terhadap kebatilan. Merujuk penuturan beberapa seniman Mendu di Kalimanatan Barat dan berbagai referensi yang penulis temukan saat meneliti kesenian ini di sana, nama kesenian Mendu berasal dari hikayat Dewa Mendu yang dimainkan oleh para pencetus kesenian tersebut. Konon mereka bingung memberikan nama pada kesenian yang akan mereka tampilkan. Karena cerita yang pertama kali mereka pakai untuk latih...