Sedekah Bumi Desa Lajer : Penyembelihan Delapan ekor Kerbau sampai Pertunjukan Wayang Kulit Semalaman Pada Bulan Suro, tepatnya hari Jumat Kliwon, di Desa saya sendiri, Desa Lajer, Ambal, Kebumen, Jawa Tengah, selalu diadakan sebuah tradisi yaitu Sedekah Bumi. Sebuah tradisi yang sudah dilakukan sejak ratusan tahun dan masih lestari sampai saat ini menyesuaikan perkembangan zaman. Tradisi ini berupa rangkaian prosesi yang dimulai dengan penyembelihan seekor kerbau di setiap dusun, di desa saya terdapat delapan dusun, jadi total kami menyembelih delapan ekor kerbau. Kemudian diikuti tradisi Kenduren (Kenduri) di setiap rumah pokok di dusun, setelah itu diadakan pertunjukan hiburan berupa wayang kulit pada malam minggunya. Sejatinya, hiburan wayang kulit awalnya dilaksanakan malam setelah penyembelihan kerbau, namun diganti malam minggu agar semua orang  yang bekerja dan anak sekolah dapat menonton karena esoknya hari libur. Mulanya sedekah bumi adalah sarana untuk...
Di Banyumas terdapat beragam makanan khas asli daerah. Salah satunya adalah regedeg. Makanan yang terbuat dari singkong atau biasa disebut budin ini, memiliki bentuk yang unik yaitu bulat dan ditusuk seperti sate. Karenanya, cara memakannya pun praktis, tidak perlu sendok atau garpu lagi. Cara pembuatannya pun mudah yaitu: Bahan: Singkong Kelapa Garam Ketumbar Bawang putih Minyak goreng Alat: Parutan Ulekan Wajan Cara membuat : Parut singkong dan kelapa Haluskan garam, ketumbar, dan bawang putih Lalu campurkan dengan singkong dan kelapa yang sudah di parut Buat bentuk bulat- bulat Goreng dalam minyak sampai menguning Tusuk dengan lidi seperti sate Regedeg siap disajikan Umumnya regedeg lebih enak dimakan saat masih hangat, apalagi saat musim penghujan, ditemani dengan segelas teh hangat, rasanya akan terasa sangat nikmat.
Indonesia adalah bangsa dengan keberagaman sosial budaya yang majemuk dan setiap unsur masyarakatnya memiliki latar belakang dan ciri khasnya masing-masing. Salah satu ke-khas-an dari suatu masyarakat adalah makanan daerahnya. Banyumas merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang terkenal dengan makanan hasil olahan kedelai yaitu Mendoan. Tempe hasil olahan kedelai digoreng dengan tepung terigu. Mendoan termasuk makanan yang eksis di masyarakat Banyumas sejak dulu, baik kalangan ekonomi bawah-menengah maupun kalangan ekonomi atas. Keberadaan Mendoan sebagai makanan khas Banyumas masih terjaga sampai artikel ini saya buat. Selain proses pembuatannya yang tergolong mudah (bisa dilihat di artikel yang relevan), Mendoan juga mudah didapatkan di warung-warung pinggir jalan. Harganya pun sangat terjangkau kisaran Rp500,00- Rp5000,00. Bagaimana cara memakan Mendoan?. Ya, mendoan bisa langsung dimakan tanpa tambahan apapun, namun bisa menggunakan cabai, saus, kecap, sambal kacang...
Tentunya kita semua pasti pernah mendengar nama Solo. Bahkan, mungkin kita semua pernah berkunjung ke kota tersebut. Namun, sebanyak apakah kita tahu mengenai budaya dari daerah tersebut? Ada sebuah makanan daerah khas Solo yang bernama Sup Timlo. Sayangnya, makanan ini masih belum begitu terkenal di Indonesia. Masih banyak orang yang belum tahu mengenai makanan khas dari daerah Solo ini. Oleh karena itu, marilah kita melihat lebih jauh mengenai Sup Timlo khas Solo. Sup Timlo ini adalah sebuah makanan yang sangat banyak terdapat di kota Solo. Makanan ini terkenal di kalangan apa pun. Baik kalangan pelajar, pegawai, orang tua, dan lain-lain. Makanan ini seakan melekat begitu erat dalam kehidupan setiap orang yang hidup di Solo. Apakah keistimewaan dari sup ini? Sup ini memiliki sebuah ciri khas Solo karena salah satu komponen yang ada di sup ini adalah sosis solo -- sosis ayam yang dilapisi oleh adonan tepung dan telor -- yang merupakan salah satu makanan yang sangat umum ter...
Budaya tradisi wiwit yaitu tradisi yang dilakukan para petani jawa sebelum melakukan panen. Tradisi ini dilaksanakan dalam rangka menyambut waktu panen sebagai rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh. Hasil panen yang dimaksud dapat merupakan hasil panen padi di sawah maupun hasil panen di kebun atau ladang. Setiap musim panen, masyarakat setempat menyiapkan berbagai keperluan untuk melaksanakan upacara wiwit ini. Diantaranya yang paling penting adalah masyarakat membuat menu makanan berupa nasi dengan lauk sayur gudangan (sayuran dengan bumbu sambal kelapa), ikan asin bakar, ayam kampung panggang, dan telur rebus. Kemudian makanan ini dibawa ke sawah atau ladang dan ditempatkan dibagian sudut sawah atau ladang tersebut. Biasanya, anak-anak di desa setempat sudah tau kalau ada orang yang sedang melakukan wiwit, maka menu tadi diambil oleh anak-anak tersebut untuk dimakan bersama-sama di sawah atau ladang tempat dilaksanakan wiwit tadi. Saat in...
Sambal goreng hati adalah salah satu makanan yang sering dihidangkan saat momen lebaran tiba. Biasanya makanan ini dihidangkan bersama ketupat dan opor ayam. Sambal goreng hati sudah sejak lama menjadi makanan khas lebaran di Indonesia. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa makanan ini berasal dari daerah Jawa, tepatnya Jawa Tengah. Bahan utama dari sambal goreng hati adalah hati sapi, kentang, dan tambahan petai. Terdapat beberapa jenis resep dalam membuat sambal goreng hati. Ada yang menggunakan santan, ada juga yang tidak memakai santan. Berikut adalah salah satu resep membuat sambal goreng hati yang penulis dapatkan dari resep turun temurun keluarga penulis yang merupakan keturunan Jawa. Bahan: Hati sapi Kentang Petai Lengkuas Sereh Daun salam Daun jeruk Gula putih Garam Asam Kunyit Santan Bumbu (dihaluskan): Bawang merah Bawang putih Kemiri Cabai Cara membuat: Rebus hati bersama kunyit dan garam untuk menghilangkan ba...
Sudah lama orang mengenal Gethuk atau getuk (dalam bahasa Indonesia), namun dengan lamanya orang mengenal Gethuk, ternyata belum banyak yang mengetahui asal mula dan sejarah terciptanya makanan yang satu ini. Sejarah Gethuk berawal pada jaman penjajahan Jepang, konon pada masa itu beras yang merupakan makanan pokok Indonesia, merupakan barang langka yang sulit untuk di temukan, sehingga penduduk lokal (asli) Magelang berupya mengganti makanan pokok mereka dengan ketela, yang saat itu banyak terdapat di sekitar rumah dan mudah ditemukan di pasar. Hingga tersebutlah nama mbah Ali Mohtar yang berasal dari Desa Karet, Magelang yang mencoba berinovasi dengan ketela tersebut menjadi satu makanan yang cukup menarik untuk dihidangkan dan tak membosankan dimakan. Ketika itu beliau mencoba untuk mengolah ketela dengan cara dikukus kemudian dihaluskan sekedarnya kemudian dicampur dengan gula. Dari sanalah konon makanan yang bernama Gethuk ini berasal. Meskipun saat itu, untuk menghaluskan ke...
Lentog Tanjung Makanan Khas Kudus Makanan khas yang satu ini awalnya berasal dari desa kecil bernama Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Lentog memiliki arti lontong, makanan yang dibuat dengan bahas beras yang dibungkus daun pisang dibentuk lojong lalu dikukus di atas air mendidih. Hidangan Lentog Tanjung terdiri dari tidak hanya lontong yang diiris tipis-tipis tapi juga berisi sayur gori, opor tahu, sambal dan taburan bawang goreng sebagai toping . Makanan pendampingnya bisa dipilih lauk yang dimasak memakai kecap manis. Seperti tahu bacem dan telur bacem.Bisa juga ditambahkan sate telur puluh bacem, bakdan, sate usus, dan sate kijang. Makanan Lentog Tanjung sangat enak dinikmati pada saat pagi hari. Pedagang makanan Lentog Tanjung biasanya menyajikan makanan gurih ini berada di atas daun pisang atau bisa juga di atas piring bagi pembeli yang menginginkannya. Kuliner Lentog Tanjung cukup mudah ditemui di daerah Kudus dan warung warung disana buka biasanya pada pagi ha...
Jenang lot merupakan makanan khas tradisional yang berasal dari Magelang. Jenang lot biasanyaaa dibuat ketika ada acara tertentu seperti pernikahan dan idul fitri atau lebaran. Jenang lot merupakan makanan khas tradisional asli dari magelang yang terbuat dari tepung, gula jawa, dan santan. Jenang lot memilik tekstur yang kenyal dan rasanga manis. Cara pembuatannya pun tidak mudah karena dimasak di dalam tungku yang besar dan membutuhkan wktu sekitar 1-2 hari di aduk tanpa henti. Biasanya masyarakat membuat jenang lot dalam jumlah yang banyak mengingat proses pembuatannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Setiap masyarakat di daerah Magelang mempunyai kreasi jenang lot yang berbeda - beda. Ada yang menambahkan variasi tertentu seperti perasa dan lain - lain. Jenang lot sudah menjadi tradisi yang harus ada ketika idul fitri/ lebaran tiba terutama di desa Madusari. Bahkan masyarakat madusari merasa ada yang kurang apabila tidak ada jenang lot yang tersaji di rumah mereka masing - ma...