tari
3.118 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Bambangan Cakil
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Bambangan Cakil ini menggambarkan tentang seorang ksatria yang gagah berani melawan cakil atau raksasa yang jahat dan kejam. Tari tersebut mengadopsi kisah pewayangan Ramayana yang memang populer di masyarakat Jawa (terutaman Jawa Tengah). Ksatria yang dimaksudkan adalah salah satu dari pandawa lima. Perang antara ksatria dengan cakil tersebut berakhir dengan tewasnya sang cakil karena tertusuk kerisnya sendiri. Acuan awal dari tarian tersebut adalah perang Kembangan. Perang tersebut mengisahkan bahwa kejahatan/kebatilan/kesombongan tidak akan pernah menang melawan kebajikan.  (Sumber : http://kumpulan-tugas-sekolahku.blogspot.com/2011/08/tari-bambangan-cakil.html).  

avatar
Eniwinarti
Gambar Entri
Tari Remo
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari Remo terkenal di beberapa daerah Jawa Timur, seperti Surabaya dan Jombang. Tarian tersebut menggambarkan keberanian seorang pria di medan tempur. Tari ini juga sangat mengedepankan maskulinitas seorang pria. Namun, dalam pementasannya, tari Remo tidak hanya ditarikan oleh pria, tetapi juga wanita. Mereka bisa menari bersamaan atau bergantian. Tari Remo dipertunjukkan pada acara pembukaan ludruk atau wayang kulit. Saat ini Remo dipentaskan untuk menyambut tamu-tamu besar. Pengiring tari Remo adalah gamelan yang terdiri dari bonang, saron, gambang, gender, slentem, suling, dll. Para penari dilengkapi juga dengan gelang pada kaki mereka. Sehingga ketika mereka melangkah atau menghentakkan kaki, akan muncul suara bergemerincing. Anggukan, gelengan kepala, ekspresi wajah, serta kuda-kuda penari yang kokoh membuat tarian ini menjadi tari yang sangat atraktif. (Sumber : http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/901/tari-remo).  

avatar
Eniwinarti
Gambar Entri
Tari Melinting
Tarian Tarian
Lampung

Tarian Melinting berasal dari Keagungan Kerajaan Melinting. Diciptakan oleh Ratu Melinting yaitu Pangeran Panembahan Mas. Awalnya tarian tersebut hanya boleh ditarikan oleh keturunan Ratu Melinting. Begitu pula dengan pementasannya yang hanya dilakukan di tempat tertutup seperti balai adat. Namun kini tarian Melinting sudah dapat disaksikan dalam acara penyambutan tamu-tamu besar yang datang ke Lampung. Secara garis besar, gerakan-gerakan pada tari Melinting menunjukkan ungkapan selamat datang kepada tamu agung, memperkenalkan keperkasaan putra dan putri Melinting, serta beberapa gerakan yang menyimbolkan kebebasan dalam berpendapat.  Iringan pada tari Melinting adalah iringan atau musik eksternal nama seperangkat instrument yang digunakan adalan kalo bala (kelittang).  Dalam tari Melinting, penari putri memakai siger bercadar bunga pandan Subang, kalung buah jukum, gelang kano, bulu seretei, gelang rui sesapurhanda, tapis, dan jungsarat. Sementara penari putra m...

avatar
Eniwinarti
Gambar Entri
Tari Lenso
Tarian Tarian
Maluku

Tari Lenso menggambarkan tentang pergaulan antara muda dan mudi daerah setempat. Jumlah penarinya berkisar antara 6 sampai 10 orang. Tari Lenso juga terkenal sebagai ajang mencari pasangan bagi muda mudi Maluku. Biasa dipentaskan pada acara pernikahan, panen cengkeh, atau acara tahun baru. Sering pula Lenso dipentaskan jika hendak menyambut tamu penting. Kostum para penari Lenso biasanya menggunakan baju yang menyerupai kebaya sebagai atasan dan kain panjang untuk bawahannya. Agar penampilan makin manis, penari memakai hiasan berupa bunga mawar di sanggul mereka. Alat m usik pengiringnya antara lain adalah tambur minahasa, suling, kolintang (alat musik yang terbuat dari barisan gong kecil yang bersuara tong (nada rendah), ting (nada tinggi) dan tang (nada biasa), tetengkoren, dan momongan. Para penari juga tak lupa membawa sapu tangan berwarna merah dan putih yang melambangkan kasih dan sayang (bisa juga warna lainnya). (Sumber :  http://www.indonesia.travel/id/destin...

avatar
Eniwinarti
Gambar Entri
Tari Cakalele
Tarian Tarian
Maluku

Tari Cakalele sering pula disebut sebagai tarian kebesaran oleh masyarakat Maluku. Tari tersebut menggambarkan seni perang masyarakat setempat. Jumlah penari Cakalele mencapai tiga puluh orang. Terdiri dari pria dan wanita. Untuk para pria, kostum mereka secara dominan adalah merah dan kuning. Mereka akan memegang parang di tangan kanan dan tameng di tangan kiri. Sementara penari wanita akan mengenakan pakaian putih dengan sapu tangan di kedua tangan mereka. Alat musik yang mengiringi Cakalele terdiri dari tifa, drum, fluet, dan bia. Makna yang terkandung di tari Cakalele diantaranya adalah, merah menggambarkan keberanian dan perjuangan dalam menghadapi perang. Sedangkan parang dan tameng adalah alat untuk menjaga harga diri masyarakat Maluku hingga mati. Masyarakat juga percaya bahwa ketika mereka menarikan Cakalele, arwah leluhur akan merasuki mereka. Dan hal tersebut hanya akan dirasakan oleh masyarakat asli Maluku itu sendiri. (sumber : http://citizendaily.net/tari-...

avatar
Eniwinarti
Gambar Entri
GAMBANG SEMARANG
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
DKI Jakarta

Empat penari kian kemari Jalan berlenggang, aduh… Langkah jenaka menarik suara Irama gambang Sambil bernyanyi, jongkok berdiri Semua orang, aduh… Sungguh jenaka nyanyi mereka Irama gambang Reff: Bersuka ria, gelak tertawa Semua orang kar’na Hati tertarik grak-grik Si tukang gendang Empat penari membikin hati menjadi senang, aduh… Sungguh kayanya tari mereka Gambang Semarang

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Tari Gambyong
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari gambyong merupakan salah satu bentuk tari tradisional Jawa. Tari gambyong ini merupakan hasil perpaduan tari rakyat dengan tari keraton.   Sejarah ‘Gambyong’ semula merupakan nama seorang waranggana – wanita terpilih atau wanita penghibur – yang pandai membawakan tarian yang sangat indah dan lincah. Nama lengkap waranggana tersebut adalah Mas Ajeng Gambyong yang hidup pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV di Surakarta (1788-1820), dia terkenal di seantero Surakarta dan terciptalah nama Tari Gambyong.. Awal mulanya, tari gambyong sebagai bagian dari tari tayub atau tari taledhek. Istilah taledhek tersebut juga digunakan untuk menyebut penari tayub, penari taledhek, dan penari gambyong. Gambyong juga dapat diartikan sebagai tarian tunggal yang dilakukan oleh seorang wanita atau tari yang dipertunjukkan untuk permulaan penampilan tari atau pesta tari. Gambyongan mempunyai arti golekan ‘boneka yang terbuat dari kayu’ yang mengg...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Tari Gambyong
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari gambyong merupakan salah satu bentuk tari tradisional Jawa. Tari gambyong ini merupakan hasil perpaduan tari rakyat dengan tari keraton.   Sejarah ‘Gambyong’ semula merupakan nama seorang waranggana – wanita terpilih atau wanita penghibur – yang pandai membawakan tarian yang sangat indah dan lincah. Nama lengkap waranggana tersebut adalah Mas Ajeng Gambyong yang hidup pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV di Surakarta (1788-1820), dia terkenal di seantero Surakarta dan terciptalah nama Tari Gambyong.. Awal mulanya, tari gambyong sebagai bagian dari tari tayub atau tari taledhek. Istilah taledhek tersebut juga digunakan untuk menyebut penari tayub, penari taledhek, dan penari gambyong. Gambyong juga dapat diartikan sebagai tarian tunggal yang dilakukan oleh seorang wanita atau tari yang dipertunjukkan untuk permulaan penampilan tari atau pesta tari. Gambyongan mempunyai arti golekan ‘boneka yang terbuat dari kayu’ yang mengg...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Rampak Kendang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Rampak Gendang merupakan salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Jawa Barat. "Rampak" berasal dari bahasa sunda yang bermakna serempak atau secara bersama-sama, jadi rampak gendang bisa diartikan sebagai suatu pertunjukkan gendang yang dimainkan secara bersama-sama. Oleh karena itu, pertunjukkan Rampak Gendang selalu dimainkan oleh dua orang atau lebih.    Gendang atau kendang merupakan alat musik utama dari pertunjukkan Rampak Gendang. Alat musik ini juga merupakan instrumen dalam gamelan jawa, yang berfungsi sebagai pengatur irama. Alat musik lainnya dalam pertunjukkan Rampak Gendang adalah rebab, gitar, dan alat gamelan yang lain. Semua alat musik itu kemudian dipadukan membentuk suatu irama yang enerjik dan bersemangat.   Belakangan pertunjukkan Rampak Gendang sering dikolaborasikan dengan kesenian yang lain, seperti tari Jaipong atau dijadikan sebagai pengiring lagu pop. Namun, belakangan ini Rampak Gendang bahkan dipadukan dengan gamela...

avatar
hallowulandari