Bahan: 400 gram kwetiau basah, lumuri dengan minyak goreng 4 sdm minyak goreng untuk menumis 2 sdm minyak wijen untuk menumis 3 siung bawang putih, cincang halus 1/2 buah bawang bombai, iris tipis 2 ruas jahe, memarkan 200 gram udang, kupas 500 ml air 3 sdm saus sambal 2 ikat sawi hijau, potong Garam dan gula pasir secukupnya Cara membuat: Panaskan minyak goreng dan minyak wijen, tumis bawang putih, bawang bombai, dan jahe hingga harum. Masukkan udang, masak hingga berubah warna. Tuang air, saus sambal, garam, dan gula pasir, aduk rata. Masak hingga mendidih. Tambahkan sawi hijau dan kwetiau, aduk rata. Siap disajikan. Sumber : Facebook "Resep Masakan"
Ketan jando adalah salah satu nama makanan tradisional yang berasal dari Desa Muara Jambi, Kabupaten Muara Jambi, Jambi. Nama makanan tradisional ini terbilang cukup unik karena dalam bahasa Melayu Jambi, jando berarti 'janda', atau sebutan untuk seorang perempuan yang ditinggal suaminya. Asal mula nama ketan jando karena warga menyebut ketan yang disajikan itu sangat sederhana seperti seorang janda yang hidup seorang diri di kampung. Selain itu, nama ketan jando, mempunyai makna yang cukup dalam. Ketan jando bisa juga diartikan sama halnya seperti seorang janda yang selalu mengonsumsi makanan sederhana tanpa lauk yang mewah karena tidak ada suami yang mencarikan nafkah. Sama seperti halnya ketan jando yang disajikan dengan cocolan sambal teri di atas selembar daun pisang. Alat : Tungku api Pengaduk Cobek + Uleg Bahan : Ketan 200 gr Air 400 cc Daun pandan 3 lembar Cabai 7 biji Tomat 2 buah Garam 1 sdt Teri 200 gr Minyak sayur 1 sdm Cara pemb...