Tari Saronde adalah tari pergaulan keakraban dalam acara resmi. Tarian ini diangkat dari tari adat malam pertunangan pada upacara adat perkawinan daerah Gorontalo. Saronde sendiri terdiri dari musik dan tari dalam bentuk penyajiannya. Musik mengiringi tarian Saronde dengan tabuhan rebana dan nyanyian vokal, diawali dengan tempo lambat yang semakin lama semakin cepat. Dalam penyajiannya, pengantin diharuskan menari, demikian juga dengan orang yang diminta untuk menari ketika dikalungkan selendang oleh pengantin dan para penari. Iringan rebana yang sederhana merupakan bentuk musik yang sangat akrab bagi masyarakat Gorontalo yang kental dengan nuansa religius. Sumber : http://jeankiraniatangahu.blogspot.com/p/blog-page.html
Seperti halnya daerah lain di Indonesia, orang Gorontalo memiliki rumah adatnya sendiri, yang disebut Bandayo Poboide. Rumah adat ini terletak di tepat di depan Kantor Bupati Gorontalo, Jalan Jenderal Sudirman, Limboto. Selain itu, masyarakat Gorontalo juga memiliki rumah adat yang lain, yang disebut Dulohupa, yang terletak di di Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Rumah adat ini digunakan sebagai tempat bermusyawarat kerabat kerajaan pada masa lampau. Dulohupa merupakan rumah panggung yang terbuat dari papan, dengan bentuk atap khas daerah Gorontalo. Pada bagian belakang ada ajungan tempat para raja dan kerabat istana untuk beristirahat atau bersantai sambil melihat kegiatan remaja istana bermain sepak raga. Rumah adat dengan seluas tanah kurang lebih lima ratus ini dilengkapi dengan taman bunga , serta bangunan tempat penjualan sovenir, dan ada sebuah bangunan garasi bendi kerajaan yang bernama Talanggeda. Pada m...
Kalau pulau jawa punya batik, Palembang miliki songket, Gorontalo pun tak mau kalah. Provinsi Gorontalo punya sulaman kain kerawang. Sulaman kerawang, salah satu komoditas unggulan provinsi Gorontalo, yang menjadi nilai identitas daerah Gorontalo. Apa ada kaitanyya dengan Kerawang Jawa Barat? Ternyata, kerawang yang dimaksud itu berasal dari karawo yang artinya sulaman dengan tangan. Kerajinan tangan ini sudah berkembang sejak lama di Gorontalo, sejak abad 17 dari masa kerajaan dan kolonial Belanda dan hingga sekarang sudah menjadi sentra kerajinan khas Gorontalo. Bahkan sulaman kain kerawang kerap dijadikan baju seragam oleh beberapa perusahaan, instansi pemerintah dan para jemaah haji asal Gorontalo. Sulaman kerawang merupakan salah satu kerajinan tangan tradisional Gorontalo. Salah satu ragam hias kain yang dihiasi dengan berbagai macam motif warna sesuai denga selera masing-masing pengrajin. Dengan motif yang bervariasi menjadikan kerawang sebagai...
Dabu-Dabu Dabu dabu lota mate to to hu lo yi nulo O wa tingo o ma li ta ora sawa o la mita’ Tidiyo o limu waw o ba wa ngi Lo Wanu ito mo la melo Yila lango sadiya yi lo ho ho Dabu dabu pa nge li yo Mo o pi yo he u a lo Dabu dabu lota mate bo me la mola lahu O ra sawa mo lo lowo deli deli la mi tiyo’ Dabu dabu liyo lo Hulondha Lo Wanu ito mo la melo Yila lango sadiya yi lo ho ho Dabu dabu pa nge li yo Mo o pi yo he u a lo http://liriknusantara.blogspot.com/2013/01/dabu-dabu.html
Rebana (bahasa Jawa: terbang) adalah gendang berbentuk bundar dan pipih yang merupakan khas suku melayu. Bingkai berbentuk lingkaran terbuat dari kayu yang dibubut, dengan salah satu sisi untuk ditepuk berlapis kulit kambing. Kesenian di Malaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura sering memakai rebana bersama gambus digunakan untuk mengiringi tarian zapin. Rebana juga digunakan untuk melantunkan kasidah dan hadroh. Di bumiayu, rebana juga dijadikan sebagai lambang kota tersebut. Rebana digunakan oleh para leluhur sejak dahulu sebelum masuknya Islam di Gorontalo dan sebagiannya lagi setelah masuknya Islam di Gorontalo, pada masa Sultan Amai (1425) dan juga digunakan oleh rakyat Gorontalo untuk mengiringi tarian dan ritual upacara adat lainnya. (Suwardi Bay dan Farha Daulima, 2006). Sumber : https://semuatentangprovinsi.blogspot.com/2016/05/alat-musik-tradisional-provinsi-gorontalo.html
Ayah dan kakak Limonu sudah meninggal saat ia masih kecil. Ibunya yang bernama Ohohiya membesarkan Limonu seorang diri sehingga ia tumbuh menjadi seorang pemuda yang perkasa. Suatu hari, di daerah Benteng Otanaha akan diadakan pertemuan para pendekar silat. Salah satu pendekar yang akan menghadiri acara itu adalah Hemuto, seorang jagoan yang sangat disegani. "Ibu, izinkan aku ikut ke pertemuan itu." Limonu meminta izin, Tekad Limonu sudah bulat sehingga dengan terpaksa Ohohiya pun mengizinkannya. Limonu lalu berangkat ke pertemuan itu. Ia mencari Hemuto untuk mengutarakan niatnya belajar beladiri kepadanya. Hemuto yang mengagumi perawakan Limonu mengizinkan pemuda itu menjadi muridnya. Saat Limonu sedang mengasah keris, sang Ibu mendatanginya dan mengungkapkan rahasia keluarganya. "Anakku, ketahuilah, bahwa pembunuh ayah dan kakakmu adalah Hemuto," kata ibunya. Karena Limonu adalah pemuda yang cerdik dan bijaksana, ia hendak rnenye...
1. Tari Dana- Dana Tari dana-dana adalah tarian tradisi yang berasal dari Provinsi Gorontalo. Penamaan tari Dana-dana ini berasal dari bahasa daerah yaitu daya-dayango yang berarti menggerakkan seluruh anggota tubuh sambil berjalan. Tari dana-dana merupakan tari pergaulan remaja gorontalo. Tarian ini dilakukan oleh 2 sampai 4 orang laki-laki. Tarian ini dimainkan dengan gerakan-gerakan yang dinamis dan lincah. Dalam tarian ini seluruh anggota badan harus bergerak sesuai dengan irama musik. Tarian ini diiringi oleh alat musik gambus dan rebana serta lagu berisi pantun yang bertema percintaan atau nasehat-nasehat yang bertemakan kehidupan remaja. Tarian dana-dana memang menggambarkan sosok remaja yang energik dengan gairah hidup yang besar, kehidupan dunia remaja dan keakraban pergaulan remaja. Tari Dana-Dana terbagi menjadi dua fungsi yaitu tari penyambutan dan tari perayaaan. Tari penyambutan biasa ditampilkan pada saat penya...
Tari Dana- Dana Tari dana-dana adalah tarian tradisi yang berasal dari Provinsi Gorontalo. Penamaan tari Dana-dana ini berasal dari bahasa daerah yaitu daya-dayango yang berarti menggerakkan seluruh anggota tubuh sambil berjalan. Tari dana-dana merupakan tari pergaulan remaja gorontalo. Tarian ini dilakukan oleh 2 sampai 4 orang laki-laki. Tarian ini dimainkan dengan gerakan-gerakan yang dinamis dan lincah. Dalam tarian ini seluruh anggota badan harus bergerak sesuai dengan irama musik. Tarian ini diiringi oleh alat musik gambus dan rebana serta lagu berisi pantun yang bertema percintaan atau nasehat-nasehat yang bertemakan kehidupan remaja. Tarian dana-dana memang menggambarkan sosok remaja yang energik dengan gairah hidup yang besar, kehidupan dunia remaja dan keakraban pergaulan remaja.Tari Dana-Dana terbagi menjadi dua fungsi yaitu tari penyambutan dan tari perayaaan. Tari penyambutan biasa ditampilkan pada saat penyambutan tamu seda...
Suatu hari, Raja Tilahunga dari Kerajaan Bolango hendak berkelana. Sebelumnya, dia berpesan pada para menterinya. “Wahai para menteri, jagalah kerajaan ini selama aku pergi. Uruslah semua keperluan rakyat dengan baik. Aku percaya bahwa kalian mampu melakukannya.“Baginda tak usah khawatir, kami akan menjaga negeri ini dengan baik meski Baginda tak berada disini,” jawab salah satu di antara mereka. Mendengar jawaban itu, hati Raja Tilahunga lega. Raja Tilahunga ditemani oleh beberapa pengawalnya untuk melaksanakan perjalanannya. Tujuan mereka adalah dari Bolango ke arah hulu. Mereka menyusuri bukit yang terjal, sungai yang deras, dan berbagai rintangan lainnya. Namun, semua hambatan itu tak menyurutkan niat Raja Tilahunga. Tetapi, tak demikian dengan para pengawalnya. Mereka tampak pucat dan kelelahan. Sebagai raja yang bijaksana, beliau pun memerintahkan mereka semua untuk beristirahat. Para pengawal menyambut gembira. Mereka lalu duduk bergerombol di...