Tempe Belut Bengkulu (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Tempe Berkawan (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Tempe Berselimut (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Serunai Serunai adalah alat musik tradisional daerah bengkulu yang banyak menyebar di daerah Indonesia. Konon, Serunai menjadi populer sebagai alat musik tiup tradisional Minang . Alat musik ini dikenal merata di Sumatera Barat, terutama dibagian dataran tinggi seperti di daerah Agam, Tanah Datar dan Lima Puluh Kota, serta disepanjang pesisir pantai Sumatera Barat. Di Bengkulu, Serunai adalah salah satu alat musik tradisional daerah Bengkulu yang banyak digunakan dalam acara-acara adat, seperti upacara pengantin belarak, musik pengiring tari pedang yang biasanya diiringi juga dengan lantunan suara Gendang dan lainnya. Alunan suara dari alat musik Serunai ini sangat khas dan berbeda dari suara alat musik tiup lainnya. Maka tak heran jika masyarakat asli Bengkulu sangat menikmati alunan serunai. https://www.silontong.com/2018/05/07/alat-musik-tradisional-bengkulu-penjelasan-dan-cara-memainkannya/
Dol Dol adalah Sebuah alat musik tradisional yang memiliki sejarah cukup sakral dan dimainkan dengan cara dipukul. Pada zaman dulu, Dol merupakan alat musik tradisional yang dimainkan hanya pada saat perayaan Tabot, dalam rangka mengenang wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW. Penabuh dol pun bukan sembarang orang melainkan keturunan tabot, yaitu warga Bengkulu keturunan India yang biasa disebut sipai. Dol memang dikenalkan kali pertama oleh masyarakat Muslim India yang datang ke Indonesia dibawa Pemerintah kolonial Inggris yang saat itu membangun Benteng Malborough. Mereka kemudian menikah dengan orang lokal Bengkulu dan garis keturunannya dikenal sebagai keluarga tabot. Hingga tahun 1970-an, musik dol hanya boleh dimainkan orang-orang yang memiliki hubungan darah dengan keluarga tabot tersebut. https://www.silontong.com/2018/05/07/alat-musik-tradisional-bengkulu-penjelasan-dan-cara-memainkannya/
Abon Puri (s umber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Sumber : Arsip Museum Provinsi Bengkulu Latar Belakang Sejarah Museum Negeri Provinsi Bengkulu mulai dibangun pada tahun 1978. Namun, museum ini baru difungsikan pada tanggal 3 Mei 1980. Pada awalnya, Museum Negeri Bengkulu bertempat di Benteng Marlborough. Tiga tahun kemudian, tepatnya 3 Januari 1983, museum ini menempati gedung baru di Jalan Pembangunan No. 8, Padang Harapan. Museum yang diresmikan oleh Drs. GBPH Poeger, Dirjen Kebudayaan pada waktu itu, memiliki dua ruang pameran, yakni ruang Pameran Tetap dan Pameran Temporer. Di kedua ruang pameran inilah, pengunjung dapat melihat 3.660 koleksi yang meliputi bidang biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika/heraldika, filologika, dan keramologika. Museum Negeri Provinsi Bengkulu memiliki 126 koleksi naskah kuno yang hingga kini tidak diketahui identitas penulisnya (anonim). Saat ini, sepuluh di antaranya sudah berhasil diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Koleksi naskah kuno yang...
Ayam Gulung Bengkulu (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Ayam Ikan Dakam Bumbu Bengkulu (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)