Pakaian Adat Kaltara untuk Pria : Baju Sapei Sapaq Baju Sapei Sapaq adalah baju adat Kalimantan Utara yang diperuntukan bagi para pria. Dari bahan pembuatan, model dan motifnya, baju ini sangat mirip dengan baju Ta’a. Hanya saja, untuk bawahan, pakaian yang dikenakan kaum pria hanyalah berupa gulungan selendang yang bentuknya menyerupai celana dalam. Kendati begitu, bawahan seperti ini sekarang umumnya sudah diganti dengan celana pendek hitam karena dinilai kurang begitu elok dipandang mata. Pelengkap baju Sapei Sapaq adalah sebuah mandau yang diselipkan di pinggang, perisai perang, serta kalung-kalung dari bahan alam seperti tulang, taring babi, dan biji-bijian. Nah, itulah yang dapat saya sampaikan mengenai pakaian adat Kalimantan Utara. Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-kalimantan-utara-nama.html
Bahan-bahan Ayam, potong sesuai selera 2 sdm Tepung tapioka 1 sdm Bawang putih bubuk 1 sdt Merica bubuk 1 sdm Ketumbar bubuk 1 sdm kecap asin 1 sdm Penyedap Sedikit Air Langkah Campur semua bahan, marinade beberapa saat. Lalu goreng hingga matang. Sajikan dengan sawi dan kol yang disiram air panas serta sambel Bersama sawi yang disiram air panas, k...
Pakaian Adat Kalimantan Utara - Provinsi Kalimantan Utara memang baru berdiri 25 Oktober 2012 lalu, namun hal ini bukan berarti bahwa masyarakat asli yang mendiami wilayah provinsi ini tertinggal dalam segi budaya. Suku Dayak Kenyah dan sub suku Dayak lainnya yang menjadi suku mayoritas di provinsi Kalimantan memberikan kontribusi terhadap seni dan budaya yang terpupuk dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Utara. Hal ini dapat dibuktikan dengan populernya budaya Dayak di kalangan masyarakat provinsi ini, misalnya dari gaya berbusana dalam pakaian adatnya. Pada artikel kali ini, kami akan menyoroti secara khusus seperti apa pakaian adat Kalimantan Utara yang menjadi ikon budaya provinsi terbaru ini. Selain itu, beberapa perbedaan antara pakaian tersebut dengan pakaian adat Dayak dari Kalimantan Timur juga akan dibahas tersendiri. Pakaian Adat Kalimantan Utara Suku Dayak yang tersebar di wilayah Kalimantan terdiri atas banyak sekali sub suku. Adapun...
Tempoyak merupakan makanan yang menggunakan bahan dasar durian yang pada umumnya disajikan dengan cara di goreng. Makanan ini dikatakan sebagai makanan khas suku dayak yang ada di Pulau Kalimantan. Terkait sangat sedikitnya sumber tentang tempuyak buah rasa durian ini, saya harap pembaca dapat membantu untuk melengkapi informasi terkait tempoyak buah rasa durian. Terima kasih. sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-dayak/ SBITB-K11-Hikmal Maulana Ahsan