pemuda
120 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Belado Dendeng - Padang - Sumatera Barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Bahan-bahan: daging 1/2 kg. minyak goreng 1 gls.   Bumbu-bumbu: bawang merah 5 bh. lombok merah 1 ons tomat 1 bh. garam 2 sdm.   Cara membuatnya: Daging dipotong seperti untuk dibikin dendeng, diberi garam dan diungkep. Bawang merah dan lombok merah digiling kasar bersama tomat. Bila daging telah kering, dimasukkan minyak goreng. Daging digoreng sebentar, ditumbuk, dan digoreng, hingga warna kuning. Bumbu ditumiskan dalam separo dari minyak, hingga matang. Daging dicampurkan ke dalam bumbu hingga rata, diangkat.   Keterangan: Cara membuat seperti di atas menghasilkan dendeng yang basah. Dendeng kering didapat bila daging sebelumnya tidak diungkep tetapi dijemur. Bumbu dapat pula sebelum digiling digoreng dahulu atau direbus. Dengan cara ini warna bumbu akan menjadi lebih merah. Kecuali daging dapat digunakan: ikan, udang, telur, kentang...

avatar
Fachni
Gambar Entri
Marpangir (Desa Sungai Raya)
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Sungai Raya, secara geografis masih ada dalam tanah milik Sumatera Barat, namun budaya yang dipakai didesa ini adalah budaya dari batak lebih tepatnya Mandailing sebab seluruh warga didesa tersebut berasal dari mandailing dan semuanya memiliki marga. didesa tersebut ada sebuah ritual yang disebut "Marpangir", secara keseluruhan marpangir sama dengan ritual "Balimau" yang dilakukan warga sumatera barat pada umumnya. marpangir dapat diartikan sebagai mandi dengan air campuran dari jeruk nipis atau jeruk lainnya, hal tersebut dilakukan sehari sebelum ramadhan tiba, nilai filosopi yang terkandung adalah bahwa para warga ingin mensucikan diri sebelum kehadiran bulan ramadhan yang merupakan bulan suci dalam agama Islam. hampir seluruh orang melakukannya dan biasanya seluruh sungai akan ramai sebab dijadikan tempat mandi untuk warga, namun untuk sekarang pemuda tidak lagi ikut mandi mereka hanya berkumpul dengan teman atau lawan jenis mereka saja dan hanya itu tidak ada l...

avatar
Reski NST
Gambar Entri
Selendang Terbang Putri Bidadari
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Dahulu kala, ada seorang pemuda tampan dan gagah bernama Datu Awang Sukma. Suatu hari, Datu Awang Sukma melihat ada 7 bidadari cantik sedang mandi di telaga. Para bidadari itu tidak tahu jika Awang Sukma sedang mengintip mereka dan membiarkan selendang mereka yang digunakan untuk terbang, bertebaran di sekitar telaga. Awang Sukma lalu mencuri salah satu selendang terbang milik bidadari itu. Selesai mandi para bidadari itu kemudian mengenakan selendangnya masing-masing dan bersiap-siap terbang pulang ke kayangan. Namun sayang, selendang milik Putri Bungsu sudah dicuri Awang Sukma, sehingga ia tak bisa terbang kembali ke kayangan. Dengan sedihnya keenam kakaknya pergi meninggalkannya sendirian di bumi. Datu Awang Sukma pun segera keluar menemui Putri Bungsu dan mengajaknya tinggal bersamanya. Karena tidak ada pilihan lain, maka Putri Bungsu akhrinya terpaksa menerima pertolongan Awang Sukma. Kemudian Putri Bungsu dinikahi Awang Sukma dan melahirkan seorang bayi...

avatar
dans suha
Gambar Entri
Legenda Batu Puti
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang gadis cantik di sebuah negeri yang bernama negeri Kubang. Puti, begitu orang kampung memanggilnya. Panggilan itu dikarenakan oleh kecantikannya yang sangat memesona. Puti hidup berdua saja dengan ibunya yang sudah renta. Ayahnya sudah lama meninggal dunia. Sejak ayahnya tiada, ibunyalah yang menjadi tulang punggung keluarga. Ia seorang diri membesarkan Puti hingga Puti tumbuh menjadi gadis cantik yang memesona. Ketika usia Puti sudah menginjak dewasa, ibunya menikahkan Puti dengan seorang pemuda. Pemuda itu merupakan pilihan Puti sendiri. Setelah berkeluarga, Puti dan suaminya tetap tinggal di rumah ibunya. Seminggu, dua minggu, sebulan, dua bulan, bahkan sudah satu tahun lebih lamanya, si Puti bersama suaminya tetap tinggal di gubug ibunya. Sampai akhirnya, Puti melahirkan seorang bayi perempuan yang cantik. Walaupun Puti sudah membina rumah tangga, ibunya tetap menjadi tulang punggung untuk mencari nafkah. Suami Puti tidak mempunyai peke...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
SILEK LULUAK
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Silek luluak  atau silat lumpur merupakan turunan dari berbagai jenis silat yang ada di ranah minang, khususnya di Pariaman, Sumatera Barat. Silek luluak ini biasanya di adakan saat akan membajak sawah sesusai panen raya. Aksi silek luluak ini dimotori para pemuda dan pemudi kampung setempat yang peduli dengan kearifan lokal. Meskipun terlihat sederhana, tantangan bersilat dama medan berlumpur ini tentunya sulit dan berat. Karena sifatnya untuk membela diri, makan ada aturan dalam silek untuk tidak menyerang bagian berbahaya dari tubuh lawa. Silek Luluk mengandung hikmah, bagi siapa yang menguasai silek dengan baik, mestinya memiliki kesabaran yang super tinggi. Dalam latihan silek, tidak boleh ada rasa dendam. Agar suasana semakin membaur, biasanya seusai bertanding pemuda setempat langsung bermain simbah luluak atau lempar lumpur. (Source Dok Pribadi)    

avatar
Genta Muhardiansyah
Gambar Entri
Hikayat Sabai Nan Aluih
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

Di daerah Sumatra Barat, Indonesia, terkenal sebuah kaba (prosa Minangkabau) yang sering dinyanyikan oleh para tukang kaba sejak dahulu kala. Dalam cerita rakyat tersebut diceritakan bahwa Sabai nan Aluih adalah seorang gadis yang cantik namun berani dalam membela kesewenang-wenangan. Berikut kesimpulan dari cerita Sabai Nan Aluih. Alkisah, di Padang Tarok, Sumatra Barat, hiduplah sepasang suami istri, Rajo Babanding dan Sadun Saribai. Mereka tinggal bersama kedua orang anaknya di sebuah rumah bergojong (berujung) empat yang terletak di sekitar hilir Sungai Batang Agam. Anaknya yang sulung adalah seorang gadis cantik bernama Sabai nan Aluih, sedangkan anak bungsunya seorang pemuda tampan bernama Mangkutak Alam. Meskipun dilahirkan dan dibesarkan dalam keluarga yang sama, kedua kakak beradik tersebut memiliki sifat yang berbeda. Mangkutak adalah seorang pemalas. Kerjanya setiap hari hanya bermain layang-layang, sehingga kulitnya menjadi hitam karena ter...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Kisah Bujang Kirai yang Pemberani
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Bujang Kirai seorang remaja lelaki yang baik hati dan sakti mandraguna. Ia adalah keponakan Raja Sutan Panduko dari Negeri Muaro Bodim, Sumatera Barat. Suatu ketika, ia diutus oleh ibunya untuk membebaskan sang paman, Sutan Panduko, yang ditawan oleh Raja Baduatai dari Kerajaan Ampu Baroyo. Mampukah Bujang Kirai membebaskan pamannya? Ikuti kisahnya dalam cerita Bujang Kirai yang Pemberani berikut ini! * * * Dahulu, di sekitar pesisir barat daerah Sumatra Barat ada seorang raja muda dan tampan bernama Sutan Panduko. Ia adalah raja yang adil dan bijaksana sehingga negerinya pun makmur. Seluruh rakyat sangat mencintainya. Sifat raja yang baik itu berkat bimbingan kakaknya yang bernama Siti Asanah. Siti Asanah mempunyai seorang putra bernama Bujang Kirai. Perempuan yang terkenal arif ini senantiasa mendidik putranya dengan ajaran moral dan budi pekerti sesuai dengan ajaran agama dan adat. Selain itu, Siti Asanah juga membekali anaknya dengan kesaktian ilmu bela diri. Suatu...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Legenda Terbentuknya Danau Maninjau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Danau Maninjau adalah sebuah danau vulkanik yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Danau dengan luas sekitar 99,5 km2 dengan kedalaman mencapai 495 meter ini merupakan danau terluas kesebelas di Indonesia, dan terluas kedua di Sumatra Barat. Menurut cerita, Danau Maninjau pada awalnya merupakan gunung berapi yang di puncaknya terdapat sebuah kawah yang luas. Oleh karena ulah manusia, gunung berapi itu meletus dan membentuk sebuah danau yang luas. Apa gerangan yang menyebabkan gunung berapi itu meletus dan berubah menjadi danau? Kisahnya dapat Anda ikuti dalam cerita Asal Usul Danau Maninjau berikut ini! Alkisah, di sebuah daerah di Sumatra Barat ada sebuah gunung berapi yang amat tinggi bernama Gunung Tinjau. Di puncaknya terdapat sebuah kawah yang luas, dan di kakinya terdapat beberapa perkampungan. Penduduknya hidup makmur dan sejahtera, karena mereka sangat rajin bertani. Di samping itu, tanah yang ada di sekitar Gunung Tin...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Cerita Puti Jailan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Cerita Puti Jailan ~ Kaba Puti Jailan adalah suatu kaba (sastra lisan) yang sangat digemari oleh rakyat/penduduk di daerah Pasaman Bagian Barat, kaba ini adalah cerita legenda yang terjadi di Pasaman Barat pada masa dahulu kala yang mengandung nasehat-nasehat terhadap pemuda - pemudi dan terhadap orang tua yang mempunyai sifat-sifat tamak akan kekayaan dan kekuasaan. Kaba ini sampai saat sekarang belum sempat disalin orang ke dalam buku, sehingga kaba ini berkembang hanya dari mulut - ke mulut saja. Satu-satunya orang yang betul-betul dapat mengabakan kaba ini hanyalah bapak Matsadin gelar Si. Kebetulan berasal dari Simpang Tonang Pasaman, yang pada saat inii telah berumur 58 tahun. Beliau mulai berumur 15 tahun yaitu 43 tahun yang lalu telah mulai menjadi tukang kaba, dari satu tempat ke tempat lain dalam daerah Kabupaten Pasaman, sehingga kaba Puti Jailan ini telah hafal diluar kepala sebaik-baiknya bagi beliau, kaba ini dikabakan diiingi dengan pukulan gendang yang sekaligus...

avatar
Sobat Budaya