monedas para FC 26 Visité Buyfc26coins.com. La mejor experiencia de compra de monedas ever..m71u
104 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
ISTANA BANGGAI
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Tengah

Kerajaan Banggai klasik telah ada dan dikenal sekitar abad ke 13 M dengan nama Benggawi, di era kejayaan Kerajaan Mojopahit dibawah pimpinan Prabu Hayam Wuruk (1351-1389), dimana kerajaan Banggai saat itu telah menjadi bagian dari kerajaan Mojopahit, sebagaimana disebut pada seuntai syair dalam buku Nagara kertagama karya Mpu Prapanca. Dalam struktur Kerajaan Banggai klasik menurut Dr.Alb.C.Kruyt dalam studinya De Vorsten van Banggai, Kerajaan Banggai kala itu dipimpin oleh seorang raja yang bergelar Adi yang tinggal di Linggabutun yang terletak digunung Bolukan (sekarang Padang Laya) dan empat orang yang merupakan suatu dewan penasehat bagi Adi dan diberi gelar Tomundo Sangkap yang masing-masing mempunyai kekuasaan tertentu.Mereka inilah sejatinya pendiri Kerajaan Banggai. Secara berturut-turut disebut empat orang Adi yang memerintah sebelum Adi Lambal Polambal memerintah. Adi Lambal Polambal menjadi raja terakhir fase Kerajaan Banggai klasik. Selama ia memerintah sering terjadi pers...

avatar
Milawati
Gambar Entri
Pakaian Adat Wanita Kaili Sulawesi Tengah
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sulawesi Tengah

Pakaian Adat Wanita Kaili Beda lagi untuk para kaum wanita dari suku Kaili. Dimana mereka memakai baju yang bernama Nggembe. Baju Nggembe merupakan budaya Sulteng ini merupakan busana atasan berbentuk segi empat dengan panjang blus sampai sebatas pinggang, berkerah bulat, dan berlengan selebar kain yang dilengkapi dengan penutup dada dengan hiasan payet sebagai pemanis busana yang dipadukan dengan bawahan berupa sarun tenun Dongala. Adapun pelengkap lainnya, yaitu Sarung Tenun Donggala merupakan aksesoris bagian bawah yang dikenakan sebagai pelengkap pakaian adat wanita Kaili. Sarung ini biasanya dihiasi dengan benang emas dan dalam bahasa Kaili disebut dengan Buya Sabe Kumbaja. Seiring berjalan waktu, pada perkembangannya pemakaian sarung Donggala ini mengalami berbagai modifikasi yaitu dengan mengikat sarung dan kemudian dilipat pada sisi kanaan atau sampin kiri untuk memperindah serta memberi kebebasan bagi pemakainya untuk bergerak. https://www.silontong.com/2018...

avatar
Roro
Gambar Entri
Talindo Khas Sulawesi Tengah
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Tengah

Talindo ada poin yang kedua ini, yang termasuk alat musik tradisional Sulawesi Tengah adalah Talindo. Pada alat ini terbuat dari 3 buah bahan yang cukup mudah di temukan, yaitu: kayu, tempurung kelapa dan Senar. Dimainkan secara petik , alat musik ini dari tempurung kelapa berfungsi sebagai resonator sementara kayu sebagai badan dan senar sebagai petikannya. Pada pesta panen, alat musik ini selalu dimainkan oleh para remaja dan pemuda Sulawesi ketika itu. https://www.silontong.com/2018/10/17/alat-musik-tradisional-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Baliore
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Tari Baliore Tarian Baliore merupakan tarian daerah Sulawesi Tengah yang menceritakan tentang kelincahan gadis-gadis yang bergembira saat pesta panen tiba. Dalam menyambut panen, mereka pun menari-nari dengan lincahnya. Hentakan  alat musik ritmis tetabuhan, terutama Gendang semakin menambah dinamisnya tarian ini. Sekedar tambahan, bahwa tari ini merupakan tari kreasi yang diangkat dari Dingkula. Selain gerakannya, tarian ini mempunyai keunikan pada pakaian yang dikenakan serta aksesoris para penari. https://www.silontong.com/2018/10/12/tarian-adat-tradisional-daerah-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Raego
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Tari Raego Tari Raego termasuk kategori tarian daerah Sulawesi Tengah. Tarian ini sejenis tarian untuk menyambut kepulangan para pahlawan perang dari medan pertempuran dengan membawa kemenangan. Sebagai tambahan, sebelum melakukan tarian, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu: Para penari meminta restu kepada pemangku adat, Setelah itu mencari wanita pasangan menari yang belum menikah. https://www.silontong.com/2018/10/12/tarian-adat-tradisional-daerah-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Peule Cinde
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Tari Peule Cinde Tari Peule Cinde adalah tarian khas daerah Sulawesi Tengan. Tarian ini memiliki beberapa sejarah yang ada pada masanya sendiri. Hampir sama dengan tari-tari lainnya, bahwa  fungsi seni tari  ini adalah khusus untuk penyambutan tamu (terutama tamu tamu yang dianggap agung). Saat ini tidak tahu apakah tarian ini masih sering ditampilkan. Sepertinya karena fungsinya untuk menyambut tamu, rasanya bisa terus dipakai dalam event lainnya. Apalagi kategori tamu bisa diluaskan, yaitu tamu Gubernur, tamu walikota dan tamu yang datang dari wisatawan asing. Salah satu ciri khas pementasan Tari Peule Cinde yaitu dengan menaburkan bunga-bunga kepada para tetamu yang datang. https://www.silontong.com/2018/10/12/tarian-adat-tradisional-daerah-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Pajoge
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Tari Pajoge Tari Pajoge adalah tarian daerah Sulawesi Tengah yang merupakan tarian dari lingkungan istana. Oleh sebab itu, tari ini dipertunjukkan pada saat ada pesta pelantikan raja. Tarian ini merupakan hasil pengaruh unsur kesenian dari kebudayaan yang berkembang di Sulawesi Selatan. Para penarinya terdiri atas tujuh orang penari wanita dan penari pria. Pajoge berfungsi sebagai tarian hiburan, juga merupakan media komunikasi atau alat penghubung antara raja dan rakyatnya. https://www.silontong.com/2018/10/12/tarian-adat-tradisional-daerah-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Torompio
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Tari Torompio Tari Torompio adalah tarian daerah Sulawesi Tengah. Torompio mempunyai arti “angin berputar”. Keunikan tarian ini terlihat pada gerakannya yang dinamis dengan gerakan berputar-putar bagaikan insan yang sedang dilanda cinta kasih. Itulah sebabnya tarian ini disebut oleh masyarakat setempat Torompio.Torompio dalam penampilannya sangat ditentukan oleh syair lagu pengiring yang dinyanyikan oleh penari dan pengiring tari. Pada zaman dahulu, tarian ini ditarikan secara spontan oleh para remaja dengan jumlah yang tidak terbatas dan dipergelarkan di tempat terbuka, seperti halaman rumah atau tempat tertentu yang agak luas. Disaksikan oleh para penonton dari kalangan muda-mudi yang berdiri dan membentuk lingkaran. https://www.silontong.com/2018/10/12/tarian-adat-tradisional-daerah-sulawesi-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Pamonte
Tarian Tarian
Sulawesi Tengah

Tari Pamonte Tari Pamonte merupakan tarian yang berasal dari daerah Sulawesi Tengah. Pamonte artinya menuai padi. Tari ini menggambarkan kegiatan para petani pada saat musim panen tiba. Mereka memetik dan menuai padi secara tidak sendiri-sendiri melainkan bergotong-royong. Pada tarian ini terlihat jelas proses pengolahan padi menjadi beras. Mulai dari memetik, menumbuk, menapis. Gerak tari Pamonte mengikuti syair lagu yang dinyanyikan. Layaknya seorang petani, mereka menggunakan topi caping dalam tarian. Pakaian tari Pamonte biasanya terdiri dari kebaya berwarna Merah, dihiasi dengan benang emas, dan dilengkapi dengan kerudung warna merah. Beberapa tarian sebelumnya juga ada yang berfungsi sebagai ekspresi kegembiraan masyarakat dalam memanen padi. https://www.silontong.com/2018/10/12/tarian-adat-tradisional-daerah-sulawesi-tengah/

avatar
Roro