Wanita
101 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Data lokasi belum ditemukan - Sambal Goreng Kalang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bali

Bahan: Minyak secukupnya, untuk menumis dan menggoreng 300 gr ati sapi, bersihkan 8 buah mata petai, iris-iris 2 lembar daun salam 3 lembar daun jeruk 2 cm lengkuas, memarkan 2 cm jahe, memarkan 1 batang serai, ambil bagian putih, memarkan 100 ml santan cair 2 sdt gula merah Bumbu Halus: 8 buah cabai merah, buang biji 10 buah bawang merah 8 siung bawang putih   Cara Membuat: Potong ati bentuk dadu kemudian goreng setengah matang, angkat, tiriskan dan sisihkan. Panaskan 4 sdm minyak sisa menggoreng ati, tumis daun salam, daun jeruk, lengkuas, jahe dan serai hingga harum. Masukkan ati, aduk-aduk hingga rata. Tuang santan, masukkan gula merah. Masak sambil terus diaduk hingga ati matang dan santan mengering. Tambahkan petai, aduk rata. Angkat.     Referensi: Wanita Indonesia (http://wanitaindonesia.co.id/index.php?v...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Tradisi Pawiwahan
Ritual Ritual
Bali

Pengertian Perayaan pernikahan masyarakat Bali disebut dengan upacara pawiwahan. Tujuan diadakannya tradisi tersebut adalah untuk mewujudkan keluarga yang bahagia lahir batin hingga memiliki keturunan. Tata Cara Upacara Terdapat 8 langkah upacara. Pertama adalah Mapesedek . Upacara ini terlihat seperti upacara lamaran pada umumnya di mana mempelai pria datang ke rumah keluarga wanita untuk memberitahukan keinginan menikahi. Dilanjutkan dengan Makta Penangsek yaitu kunjungan keluarga pria ke keluarga wanita dengan membawa sesajen dan bingkisan. Ngambil Pengantin Istri adalah ritual berikutnya. Saat ini pria menjemput wanita untuk di bawa ke rumah sang pria. Dilanjutkan dengan Ngayab Pabiya Kaon yaitu ritual penyucian diri dari hal buruk yang mungkin menyertai kedua mempelai. Puncak acara dikenal sebakai Mekalan-kalan yaitu kelanjutan ritual penyucian diri. Tidak berhenti di situ, penyucian diri dan permohonan restu kepada Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifesta...

avatar
Aze
Gambar Entri
Byakukung
Ritual Ritual
Bali

Ritual Byakukung merupakan salah satu upacara yang dilakukan petani di Bali saat tanaman padi mulai mengandung( beling ). Ritual byakukung ini adalah ritual untuk menghilangkan bahaya (untuk keselamatan) padi yang sedang hamil dan siap untuk melahirkan. emikian dituliskan peneliti dari Universitas Airlangga Ni Wayan Sartini dalam sebuah artikel ilmiah berjudul “Makna simbolik bahasa ritual pertanian  masyarakat Bali” yang dipublikasikan dalam Jurnal Kajian Bali Volume 07, Nomor 02, tahun 2017. Sartini memberikan ulasan bahwa kata byakukung berasal dari kata bya dan kukung. Bya dari kata byut ‘bahaya’, kata kukung berasal dari bahasa Jawa Kuno makukung ‘badan’, tertelungkup bungkuk, bagian tengah terangkat ke atas. Badan yang tertelungkup bungkuk itu menyerupai orang yang sedang hamil. Pendapat lain mengatakan bahwa byakukung berasal dari bya ‘prabea’ dan kung ‘kasmaran’. Dalam hal ini...

avatar
Aze
Gambar Entri
Lingga Yoni
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Lingga Yoni tak sebatas sebuah simbolisasi, namun mengandung pesan kehidupan yang sangat luas. Lingga identik  dengan simbol dari Energi Maskulin, "Yang", Pria dan Yoni sebagai simbol dari Energi Feminim, "Yin", Wanita. Jadi Lingga dan Yoni merupakan jalur energi Ilahi di tubuh manusia dan di alam semesta. penyatuan Lingga dan Yoni melahirkan sesuatu yang baru, yaitu penciptaan. Perpaduan lingga dan yoni tersebut melambangkan penciptaan dunia dan kesuburan. Tanpa Dengan adanya penyatuan dan penciptaan maka ada generasi yang berkelanjutan atau kehidupan yang berkelanjutan. Lingga  menyerupai alat kelamin laki-laki, karena bentuknya seperti Phallus lambang kesuburan. Dalam Tradisi Megalithik, dan dalam perkembangan Hindu merupakan simbol dari Dewa Siwa. Lingga berfungsi sebagi penyalur air pembasuh arca. Dalam manifestasinya Lingga terdapat 2 bentuk. Pertama, Lingga Cala adalah Lingga yang merupaka...

avatar
Aze
Gambar Entri
Bali Tari Cendrawasih
Tarian Tarian
Bali

Tari Cendrawasih Tari Cendrawasih yang berasal dari Bali ini adalah hasil karya seni gerak dari I Gede Manik. Menurut informasi, tari ini pertama kali ditampilkan di subdistrik atau kecamatan Sawan di Kabupaten Buleleng pada 1920an. Seiring berjalannya waktu, tari Cendrawasih yang sering dipertunjukan adalah hasil olahan koreografi oleh N. L. N. Swasthi Wijaya Bandem, yang diaransemenkan pada penampilan pertamanya di tahun 1988. Bak tari burung Merak dari Jawa Barat (Jabar), tari Cendrawasih Bali menggambarkan keindahan corak dan tubuh burung Cendrawasih. Menjadi ikon tanah Papua, burung Cendrawasih bagi masyarakat Bali dikenal sebagai Manuk Dewata. Jumlah penari pada Tari Cendrawasih sebanyak 2 orang wanita yang berperan sebagai burung Cendrawasih jantan dan cendrawasih betina. Pada Geraknnya, kedua burung ini ibarat sepasang burung yang memadu kasih dan meliuk-liuk seperti ketika menjelang perkawinan.   https://www.silontong.com/2018/09/18/tarian-adat-trad...

avatar
Roro
Gambar Entri
Asal Usul dan Arti Nama Orang Bali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Jika Anda sedang berada di Bali, Anda tentu sering mendengar nama-nama khas Bali mulai Wayan, Made, Nyoman, Ketut, dan sebagainya. Semua nama itu ternyata ada artinya. Kita mulai dulu dengan sebutan I dan Ni pada nama-nama orang Bali. Huruf I di depan nama Wayan misalnya, adalah kata sandang yang bermakna laki-laki. Sementara kata sandang penanda kelamin perempuan adalah Ni. I dan Ni juga bermakna seorang lelaki dan wanita dari keluarga masyarakat kebanyakan, tidak berkasta atau biasa disebut orang jaba. Jika ia terlahir di keluarga penempa besi,  maka orang Bali ini bernama Pande. Bila di depan Wayan gelarnya Ida Bagus, ia tentu terlahir di keluarga Brahmana. Ida Bagus berarti yang Tampan atau Terhormat.  Jika saja ia digelari Anak Agung, maka ia lahir di keluarga bangsawan. Nama Wayan berasal dari kata “wayahan" yang artinya yang paling matang.  Titel anak kedua adalah Made yang berakar dari kata "Madia" yang artinya tengah. Anak ketiga dipanggil Nyoma...

avatar
Aze
Gambar Entri
Sang Hyang Semara Ratih, Simbol Cinta Kasih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Dalam mitologi tentang Sang Hyang Semara Ratih, yang merupakan sepasang dewa dewi sebagai simbol cinta kasih yang penuh dengan keinginan dan kesetiaan serta pengorbanan. Diceritakan kisahnya dalam lontar cundamani II. Dalam kutipan tersebut diceritakan bahwa sorga sedang diserang oleh raksasa Nilarudraka, seorang raksasa yang sakti ingin menguasai sorga. Para dewa-dewa semuanya kalah tidak ada yang sanggup melawannya. Akhirnya para dewa-dewa datang menghadap Bhagawan Wraspati untuk menanyakan dan meramalkan siapa yang akan sanggup mengalahkan raksasa tersebut. Akhirnya hasil ramalan ternyata bahwa raksasa Nilarudraka hanya akan dapat dikalahkan oleh putranya Dewa Siwa yang berkepala gajah. Ternyata pada saat itu Bhatara Siwa belum berputra di samping itu beliau sedang bersemadi (bertapa), yang tidak ada seorang pun yang berani untuk mengganggunya. Sehingga ditugaskanlah Dewa Kama untuk menggoda dan membangunkan Dewa Siwa. Walaupun tugas tersebut penuh...

avatar
Aze
Gambar Entri
Kamen Pakaian Adat Bali
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bali

Kamen Nama pakaian adat ini adalah kain tradisional Bali yang berbentuk persegi. Pria dan wanita di Bali biasa memakainya. Kain tipis adalah bahan dari pakaian adat Bali. Dan cara memakainya dengan dengan cara diikatkan atau dililitkan pada tubuh seseorang. https://www.silontong.com/2018/08/06/nama-pakaian-adat-bali/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Budaya Pusung Kekupu (Podgala)
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bali

Pusung kekupu (podgala)   Pusung kekupu (podgala) biasanya dipakai secara khusus oleh wanita yang telah berstatus janda. https://www.silontong.com/2018/07/30/pakaian-adat-bali/

avatar
Roro