budaya
4.808 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Randai
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Secara garis besar seni tari dari Sumatera Barat adalah dari adat budaya etnis  Minangkabau  dan etnis  Mentawai . Kekhasan seni tari Minangkabau umumnya dipengaruhi oleh agama  Islam , keunikan adat  matrilineal  dan kebiasan  merantau  masyarakatnya juga memberi pengaruh besar dalam jiwa sebuah tari tradisi yang bersifat klasik, di antaranya  Tari Pasambahan ,  Tari Piring , Tari Payung, dan Tari Indang. Sementara itu terdapat pula suatu pertunjukan khas etnis Minangkabau lainnya berupa perpaduan unik antara seni bela diri yang disebut  silek dengan tarian, nyanyian dan seni peran ( acting ) yang dikenal dengan nama  Randai . Sedangkan untuk tarian khas etnis Mentawai disebut  Turuk Laggai . Tarian Turuk Langai ini umumnya bercerita tentang tingkah laku hewan, sehingga judulnya pun disesuaikan dengan nama-nama hewan tersebut, misalnya tari burung, tari monyet, tari ayam, tari ular dan sebagainya.

avatar
Dhean_mp
Gambar Entri
kain tenun tapis dari lampung
Motif Kain Motif Kain
Lampung

tapis merupakan salah satu budaya dari lampung yang berupa kain tapis yang memilik motif yang unik nan indah dimana motif tersebut menggambarkan selarannya kehidupan alam lampung 

avatar
Irfannuddin
Gambar Entri
Tari Saman
Tarian Tarian
Aceh

Tari Saman  adalah sebuah tarian  suku Gayo (Gayo Lues)  yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian Saman mempergunakan bahasa Arab dan bahasa Gayo. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran  Nabi Muhammad SAW . Dalam beberapa literatur menyebutkan tari Saman di Aceh didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo di Aceh Tenggara. Tari Saman ditetapkan  UNESCO  sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia dalam Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak benda  UNESCO  di Bali, 24 November 2011. Tari saman  merupakan salah satu media untuk pencapaian pesan (dakwah). Tarian ini mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.Sebelum saman dimulai yaitu sebagai mukaddimah atau pembukaan, tampil seorang tua cerdik pandai atau pem...

avatar
Anisya
Gambar Entri
Tari Tor Tor
Tarian Tarian
Sumatera Utara

Ketika kita dengar kata “ Tor Tor Batak ” maka kita akan membayangkan sekelompok orang (Batak Toba) yang menari (manortor) diiringi seperangkat alat musik tradisional (gondang sabangunan), dengan gerakan tari yang riang gembira, melenggak-lenggok yang monoton, yang diadakan pada sebuah pesta suka maupun duka di wilayah Tapanuli. Tari Tor Tor ini juga sangat terkenal sampai ke penjuru dunia, ini terbukti dari banyaknya turis manca negara maupun lokal yang ingin belajar tarian ini, hal ini dikarenakan masyarakat Batak yang pergi merantau pun dengan bangga selalu menampilkan  Tari Tor Tor Sumatera Utara  ini dalam acara perhelatannya. Tari Tor Tor merupakan salah satu jenis tari yang berasal dari suku Batak di  Pulau Sumatera . Sejak sekitar abad ke-13, Tari Tor Tor sudah menjadi  budaya suku Batak . Perkiraan tersebut dikemukakan oleh mantan anggota anjungan Sumatera Utara 1973-2010 dan pakar Tari Tor Tor. Dulunya, tradisi Tor Tor hanya ada dalam ke...

avatar
Anisya
Gambar Entri
Tari Jaipong
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Jaipong  atau dikenal sebagai  Jaipongan  adalah tarian yang diciptakan pada tahun 1961 oleh Gugum Gumbira. Pada masa itu, ketika Presiden Soekarno melarang musik  rock and roll     dan musik barat lainnya diperdengarkan di Indonesia, seniman lokal tertantang untuk mengimbangi aturan pelarangan tersebut dengan menghidupkan kembali seni tradisi. Tari Jaipong merupakan perpaduan gerakan ketuk tilu, tari topeng banjet, dan pencak silat (bela diri). Ketuk tilu sangat populer di desa, tetapi pada saat itu dianggap buruk di kalangan perkotaan, karena gerakannya yang sensual, bahkan erotis. Tak jarang penari ketuk tilu merangkap juga sebagai pelacur. Dalam karyanya, Gugum Gumbira pada saat itu berusaha melestarikan bentuk dasar ketuk tilu, tetapi dengan tempo musik yang dipercepat. Sehingga  membuat penari menjadi lebih aktif. Ia juga mempertahankan bentuk tradisioanl ketuk tilu, di mana penari merangkap sebagai penyanyi, tetepi dipadukan dengan...

avatar
Anisya
Gambar Entri
Nyiar Lumar
Ritual Ritual
Jawa Barat

malam mencari kebenaran Event tahunan Upacara Nyiar Lumar di Situs Astana Gede, tempat pemakaman Raja Galuh di Kecamatan Kawali pada Sabtu hingga Minggu (28-29/7) mampu menyedot animo seniman, budayawan dan masyarakat dari berbagai daerah. Seperti Bali, Cirebon, Karawang, Bandung, Subang, Garut dan lainnya. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis Max Sopyan menerangkan Ciamis memiliki kekayaan budaya dan kesenian yang beragam.   Masyarakat pun masih melestarikan warisan-warisan sejarah dari leluhur itu. Seperti halnya tradisi Upacara Nyiar Lumar. “Ini aset Kabupaten Ciamis yang berharga,” jelasnya. Dia berharap melalui Nyiar Lumar, warga punya rasa memiliki terhadap kekayaan seni dan budaya para leluhur agar tetap lestari. Koordinator Kegiatan Nyiar Lumar Didon menjelaskan dalam Nyiar Lumar ada prosesi jalan kaki dari kantor kecamatan membawa cempor dan obor ke Situs Astana Gede. Tujuannya untuk mendekatkan...

avatar
Sandiramdani53
Gambar Entri
Tumpeng
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Nasi tumpeng, atau banyak dikenal dengan istilah “tumpeng” saja, adalah sajian khas yang banyak dijumpai dalam berbagai acara perayaan atau “selamatan” baik di desa-desa maupun di kota-kota besar di pulau Jawa dan pulau-pulau lain sampai sekarang . Tumpeng menjadi ikon penting dalam acara syukuran atau selamatan dalam tradisi dan budaya Jawa. Oleh karena itu, tumpeng menjadi suatu simbolisasi yang sarat akan makna. Walaupun diakui sebagai simbol penting dalam sebuah acara selamatan, namun sebenarnya tidak banyak orang yang benar-benar mengerti makna di balik simbol itu. Tumpeng sendiri sebenarnya menjadi simbol yang mengangkat hubungan antara manusia dengan Tuhan, dengan alam, dan dengan sesama manusia. Untuk menghantar kita memahami makan tumpeng dalam tradisi Jawa, kami mencoba mengulasnya dalam paper ini. Nasi tumpeng, atau banyak dikenal dengan istilah “tumpeng” saja, adalah sajian khas yang banyak dijumpai dalam berbagai acara perayaan ata...

avatar
Rakazis
Gambar Entri
Jaipongan
Tarian Tarian
Jawa Barat

Jaipongan terlahir melalui proses kreatif dari tangan dingin H Suanda sekitar tahun 1976 di Karawang, jaipongan merupakan garapan yang menggabungkan beberapa elemen seni tradisi karawang seperti pencak silat, wayang golek, topeng banjet, ketuk tilu dan lain-lain. Jaipongan di karawang pesat pertumbuhannya di mulai tahun 1976, di tandai dengan munculnya rekaman jaipongan SUANDA GROUP dengan instrument sederhana yang terdiri dari gendang, ketuk, kecrek, goong, rebab dan sinden atau juru kawih. Dengan media kaset rekaman tanpa label tersebut (indie label) jaipongan mulai didistribusikan secara swadaya oleh H Suanda di wilayah karawang dan sekitarnya. Tak disangka Jaipongan mendapat sambutan hangat, selanjutnya jaipongan menjadi sarana hiburan masyarakat karawang dan mendapatkan apresiasi yang cukup besar dari segenap masyarakat karawang dan menjadi fenomena baru dalam ruang seni budaya karawang, khususnya seni pertunjukan hiburan rakyat. Posisi Jaipongan pada saat itu menjadi seni pertu...

avatar
Rakazis
Gambar Entri
Tari Gandrung
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tarian Gandrung Banyuwangi dibawakan sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat setiap habis panen. [1] . Kesenian ini masih satu  genre  dengan seperti  Ketuk Tilu  di  Jawa Barat ,  Tayub  di  Jawa Tengah  dan  Jawa Timur  bagian barat,  Lengger  di wilayah  Banyumas  dan  Joged Bumbung  di  Bali , dengan melibatkan seorang wanita penari profesional yang menari bersama-sama tamu (terutama pria) dengan iringan  musik  ( gamelan ). [ butuh rujukan ] Gandrung merupakan seni pertunjukan yang disajikan dengan iringan musik khas perpaduan budaya Jawa dan Bali. [ butuh rujukan ]  Tarian dilakukan dalam bentuk berpasangan antara perempuan (penari gandrung) dan laki-laki (pemaju) yang dikenal dengan "paju"

avatar
Nukykeykokanayashavira