Rek Ayo Rek Provinsi Jawa Timur Rek ayo rek mlaku mlaku nang tunjungan Rek ayo rek rame rame bebarengan Mangan tahu jadhi campur nganggo timun Malam minggu gak apik dhigawa nglamun Ngalor ngidur liwat took numpak motor Masih untung nyenggal nyenggol ati lega Sapa ngerti nasib awak lagi mujur Kenal anak e sing dodol rujak cingur Ja dhipikir kon padha gak duwe sangu ja dhipikir angger padha gelem melu aku cah ayo cah sapa gelem melu aku cah ayo cah golek kenalan cah ayu Sumber:https://liberdaryandi.wordpress.com/category/lirik-lagu-tradisional-indonesia/
Jika di Jawa Barat ada tari topeng, di Jawa Timur pun sama. Kota Malang adalah asal muasalnya lahir Tari Wayang Topeng, tidak diherankan lagi mengapa disebut tari wayang topeng, hal ini karena penari menggunakan pakaian seperti wayang kulit. Dulunya tari wayang topeng diadakan hanya sebagai pertunjukan ritual saja. Topeng disini dilambangkan sebagai rasa apresiasi pada wajah nenek moyang. Dimana saat itu topeng memiliki arti menghargai roh leluhur. Tidak heran, bila tarian ini sedikit bernuasana mistik. Sejarah singkatnya tari wayang topeng digunakan saat agama Islam memasuki wilayah Jawa, dan tarian ini dijadikan salah satu trik untuk merebut hati orang Jawa yang saat itu agama Hindu masih kental. Ternyata beda dengan Tari Topeng asal Jawa Barat yang menggunakan background sejarah wayang golek. Tari topeng Jawa Timur ini mengisahkan cerita Ramayana dan Panji. Musik pengiring yang digunakan adalah bonang, gong, gamelan dan kendang.
Tarian traidisional berikut berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Kata ‘buto’ mengandung arti raksasa. Jadi, tari jaranan buto mengandung arti kuda lumping raksasa. Tarian ini biasanya dimainkan oleh 16-20 orang. Hanya saja, tarian ini pun hampir musnah, biasanya tarian ini dipentaskan ketika ada acara khinatan dan pernikahan. Penarinya pun rata-rata laki-laki. Bisa dilihat pada gambar, mereka bermake up tebal dan sangat menyeramkan. Konon katanya karena Jaranan Buto diambil dari Menak Jinggo. Sosok manusia yang berwajah raksasa. Gerakannya pun terkadang ekstrim, ada akting bertengkar. Hati-hatilah kamu bila ingin mengikuti tarian ini, tidak aneh bila di akhir acara salah satu pemain akan kesurupan. Musik yang digunakan adalah kendang, dua gong besar, kecer, dua bonang, dan kempul terompet.
Tarian ini berasal dari Malang, Jawa Timur. Beskalan diambil dari kata ‘bakalan’. Tarian ini sangat tua, diperkirakan salah sudah berusia ratusan tahun. Bila dilihat dari gerakan menarinya, tarian ini menampilkan keanggunan seorang wanita, wanita yang feminim, lincah dan dinamis. Jika kamu tidak peka dengan jenis tarian, mungkin kamu akan mengira tarian ini adalah tari Jaipong. Karena memang mirip sekali. Tapi hal ini bisa dibedakan dari bahasa Sindennya. Pakaian yang digunakan adalah Wedokan, semyok, khiasan kepala ( sanggul ), slendang, dan atribut lainnya. Alat musik pengiringnya adalah kendang, jidor, sinden dan lain-lain.
Wedang Jaselang merupakan minuman khas dari kota Malang. Walaupun memiliki khasiat dan penampilan yang hampir sama dengan kebanyakan minuman lainnya, namun tetap saja terdapat perbedaan sebagai ciri khasnya. Bahan-bahan yang digunakan adalah jahe, kayu manis, sedikit merica, kapulga, secang dan yang membuat berbeda adalah penambahan alang-alang. Khasiatnya adalah menjaga stamina, mampu menghangatkan badan, dan sebagainya. Tempat yang menyediakan: Ronde Titoni Dessert Shop Address: Jalan Zainul Arifin No.17, Sukoharjo, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119 Phone: (0341) 808292
. Wedang Cemue merupakan minuman khas Kabupaten Ngawi, provinsi Jawa Timur. Minuman ini memiliki rasa yang gurih karena perpaduan dari bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Membuat wedang ini dengan menggunakan kacang kelinci yang gurih, roti yang lembut, santan gula tebu sebagai pemanis serta jahe untuk sensasi hangat. Dan yang membuat unik adalah dalam minuman ini diberikan bawang goreng dan juga daun pandan untuk aroma harum. Hmmmm,, tertarik untuk mencoba? Silahkan datang ke Kabupaten Ngawi untuk mendapatkannya.
Udeng khas Banyuwangi adalah model udeng yang digunakan oleh panjak kesenian (penabuh gamelan) dan dulu banyak dipakai oleh Gandrung Semi atau gandrung yang ditarikan oleh laki-laki. Udeng khas Banyuwangi terbagi menjadi 3 jenis udeng yakni: : Tipe Nungsep dipakai kalangan generasi muda Tipe udeng Sampadan Jejeg dipakai kalangan generasi yang sudah menikah Tipe udeng Sampadan Tongkos dipakai kalangan tua atau para sesepuh Sampadan yang dimaksud adalah cara membelitkan kain udeng ke belakang dan diikat ujung dengan ujung. Sampad sendiri artinya cambuk dan sampadan artinya cambuk yang membelit. Dengan begitu akan membentuk aksesori yang "pres" seperti blangkon Jawa. Udeng khas Banyuwangi juga memiliki bagian-bagian yang membedakan jenisnya seperti Gunungan, Tumpal Jejeg atau Tumpal Nungsep, Cengger, Sampadan, Buntas Kembar, Tongkos dan Punjer. Dalam acara-acara formal di Banyuwangi hari ini, kebanyakan udeng yang dipakai adalah model serapan dari...
Bebek bumbu hitam merupakan makanan khas masyarakat madura di Jawa Timur. Masakan ini terbilang unik karena memiliki tampilan yang kurang menggugah, dimana hampir seluruh daging bebek tertutupi oleh bumbu berwarna hitam pekat. Warna hitamnya berasal dari gula aren atau gula jawa yang merupakan salah satu bahan wajib masakan ini, selain itu berbagai bumbu dan rempah-rempah khas Madura juga turut dimasukan. Perpaduan bumbu dengan citarasa pedas dan kelezatan berkolaborasi sempurna dengan daging bebek yang berlemak dan juicy. Masakan ini memang sangat digemari oleh masyarakat setempat selain karena kelezatannya juga karena khasiat yang terkandung dalam masakan bebek bumbu hitam ini. Daging bebek di pilih karena tekstur dagingnya yang lebih alot dan berlemak sehingga dipercaya lebih meresap bumbu . Walaupun sama sama berasal dari ras unggas, tekstur daging bebek sedikit berbeda dengan daging unggas lainnya seperti ayam. Masakan ini dapat dijumpai dengan mudah di rumah-rumah makan di...
Ketika singgah di Kota Malang, Anda harus mencoba yang namanya sempol. Ini adalah jajanan dari Malang yang sudah mulai mewabah hingga ke kota-kota lain yang ada di Jawa Timur. Mungkin jika Anda melihat tampilan sempol, Anda pasti akan setuju bahwa jajanan ini mirip dengan sate telur gulung. Bedanya, sempol terbuat dari daging ayam cincang yang sudah dicampur dengan tepung terigu. Kemudian, adonan tersebut dibentuk, ditusuk dengan tusuk bambu, dan dikukus hingga padat. Sebelum digoreng di dalam minyak panas, sempol yang sudah ditusuk akan dicelup ke dalam telur yang sudah dikocok lepas. Sempol bisa dinikmati dengan saus tomat, saus sambal, dan kecap manis. Jika ingin membuatnya silahkan baca resep sempol ayam RM/Toko yang Menyediakan : JUAL SEMPOL AYAM "LUSI" Deli Alamat: Bumirejo, Dampit, Malang, East Java 65181 Telepon: 0857-3293-2884