Sebelum membahas makanan khas Kudus ini, gongso sendiri merupakan tumisan dalam bahasa jawa. Ayam gongso Khas Kudus ini pun adalahf tumisan ayam yang dimasak menggunakan bumbu kecap. Menghadirkan rasa gurih, pedas dan manis tentu sangat memanjakan lidah anda. Anda dapat menyantap makanan ini dengan nasi putih hangat agar dapat mengenyangkan perut anda selama berjalan-jalan di kota Kudus ini dan jangan lupa mengunjungi tempat wisata lainnya yang ada di Kudus seperti menara Kudus yang cukup terkenal atau mengunjungi alun-alun Kudus untuk menikmati Kudus Pada malam hari. Sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-kudus/
Desa Karanggayam terletak kurang lebih 5 km sebelah utara Karanganyar. Desa ini dipakai juga sebagai nama Kecamatan Karanggayam, karena kantor Camatnya berada di sini. Pada masa itu di Karanganyar masih ada kantor Kawedanan yang dulunya pernah menjadi kantor kabupaten Karanganyar. Peristiwa pertempuran Karanggayam terjadi pada hari Jumat Pon, tanggal 19 Agustus 1947, satu Batalyon Belanda yang berkedudukan di Gombong menyerang kedudukan Batalyon 62 TNI di Kajoran Karanggayam. Belanda bergerak melambung ke Utara melalui desa Sidayu, Penimbun, Kenteng dan menyusup menuju Karanggayam yang waktu itu merupakan Front terdepan di pedalaman Jawa Tengah yang langsung berhadapan dengan musuh yang berkedudukan di Gombong. Melalui pengintaian udara, Belanda mengetahui di kuburan Pamekas ada kubu pertahanan dengan kekuatan senjata otomatis berat Watermantel (nama senjata berpendingin air). Di tegalan medan terbuka berkibar bendera Merah Putih dengan tiangnya dua batang bambu...
Meski dilaksanakan dengan sangat sederhana, Peringatan Hari Pahlawan pada tanggal 10 November 2013 di Makodim 0709/Kebumen berlangsung khidmat, penuh nilai kejuangan serta kepahlawanan dengan diresmikannya “Monumen Perjuangan di Keboen Radja Panjer” . Monumen ini dibangun sebagai penghormatan kepada rakyat dan para pemuda Kebumen yang tergabung dalam Badan Keamanan Rakyat (BKR) dan Pelajar yang melakukan aksi pengambilalihan kekuasaan terhadap pemerintah Jepang di Kebumen. Peristiwa ini dilatarbelakangi sikap Jepang yang masih merasa menguasai pemerintahan hingga waktu penyerahan secara resmi kepada Sekutu sehingga memicu rakyat dan pemuda Kebumen yang tergabung dalam BKR melucuti tentara bersenjata Jepang yang berada dalam kesatrian PETA, Pabrik, Instansi Pamong Praja dan kelembagaan lain yang ada di Kebumen. https://kebumen2013.com/peresmian-monumen-perjuangan-di-keboen-radja-panjer-kebumen-10-november-2013/
Desa Sugihwaras termasuk dalam wilayah kecamatan Adimulyo. Pada masa perang kemerdekaan desa ini menjadi salah satu bagian pertahanan tentara RI. Untuk menghindari banyaknya korban penyerangan Belanda terhadap pos pertahanan TNI di Sidobunder pada Selasa akhir Agustus 1947, tentara RI mundur ke desa Sugihwaras (sebagai batas pertahanan terluar) hingga ke Podohurip (markasnya kini menjadi SDN Podohurip). Salah satu pejuang yang bermarkas di Sugihwaras adalah Supardjo Rustam (mantan Gubernur Jawa Tengah). Selanjutnya pada peristiwa Canonade Candi 19 Oktober 1947 Belanda juga mengawali serangan pendahuluannya ke desa ini. Beberapa hari setelah peristiwa Canonade Candi dan Sugihwaras, tepatnya pada tanggal 23 Oktober 1947 Belanda berhasil mendapat informasi mengenai banyaknya markas tentara RI serta catatan struktur penggerak perjuangan masyarakat dari Podohurip hingga ke Sugihwaras yang ternyata didominasi oleh para pemuda desa Sugihwaras....
Desa Sidobunder terletak 10 Km sebelah selatan kota Gombong. Desa ini kini masuk dalam wilayah Kecamatan Puring. Sejak Agresi Militer Belanda I, di bagian Barat desa terdapat pos-pos Pertahanan Garis Lini Sektor Selatan. Desa Sidobunder dilalui oleh sungai Kemit dari kanal Tirtomoyo yang membelah menjadi Sidobunder bagian Barat dan Sidobunder bagian Timur. Sungai ini di desa Kemit sendiri airnya bening dan mengendakan pasir, kerikil dan krokos/kerakal. Namun di desa Sidobunder, airnya keruh dan berlumpur, apalagi kalau banjir, menggenangi sawah dan pekarangan sehingga halaman rumah penuh air. https://kebumen2013.com/pertempuran-sidobunder-2-september-1947-kec-puring-kebumen/
Situs Pamokshan Gajah Mada/Eyang Sabda Palon adalah situs tempat bertapabratanya Gajah Mada/Eyang Sabda Palon hingga mencapai tingkat Hambadan Cahya (berbadan Cahaya)/Rijallulghaib/Moksa (Murca)/Hanyiluman. Sedangkan situs Pertabatan adalah tempat bertapabratanya para Raja Jawa. Dua situs ini letaknya berdekatan situs Makam Kuwu Panjer (Pemimpin Kerajaan Panjer/Nagara Panjer sebelum era Demak) di dalam kompleks eks Pabrik Mexolie/Sarinabati Panjer – Kebumen – Jawa Tengah. Selain dua situs berharga tersebut, di kompleks Mexolie juga terdapat situs Sendang Kalasan yang dikenal sejak jaman kerajaan Kediri sebagai sendang yang digunakan untuk ritual pemandian/pembersihan diri para Raja Jawa. Sendang ini diubah menjadi sumur oleh Belanda, setelah dikuasai dan dibumihanguskannya Pendopo Agung Panjer pada tahun 1831 (baca artikel “Gelora Pertempuran Dipanegara” dan “Pertempuran Karangsambung”). Pengubahan Sendang Kalasan menj...
Sebuah Pabrik garam bukanlah suatu hal yang istimewa di mata masyarakat. Di berbagai daerah di nusantara ini banyak berdiri pabrik garam. Pada umumnya pabrik – pabrik ini didirikan di dekat sumber bahan bakunya yakni di tepi pantai karena bahan pembuat garam tidak lain adalah air laut yang diketahui mengandung garam. Air laut tersebut diendapkan dan dibiarkan menguap sehingga tersisa butiran – butiran garam yang kemudian dikumpulkan ataupun dicetak sebagai bongkah garam yang segera dapat digunakan untuk keperluan sehari – hari. Keberadaan pabrik garam akan menjadi sangat aneh ketika lokasinya didirikan jauh dari sumber bahan baku atau jauh dari pantai. Hal ini terjadi di Desa Sadang Kulon, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Pabrik ini didirikan oleh Belanda pada masa kolonial. Satu hal yang hingga kini masih menjadi misteri bagi masyarakat kebumen adalah “Bersumber dari apa dan dimanakah bahan baku garam di Desa Sadang Kulon?&rdq...
Kali Pancur adalah sebuah nama dukuh yang berada di desa Peniron, kecamatan Pejagoan kabupaten Kebumen. Daerah ini dinamakan Kali Pancur karena adanya aliran mata air alami melalui jalur batuan hasil singkapan dalam bumi. Aliran air ini membentuk sungai kecil yang khas dalam kategori air terjun. Singkapan batuan di Kali Pancur ada yang miring, adapula yang vertikal, sehingga apabila hujan turun, aliran air menjadi air terjun, sedangkan pada hari–hari biasa menjadi aliran mata air yang sangat jernih dan dimanfaatkan warga sebagai sumber air. https://kebumen2013.com/situs-spiritual-kali-pancur-peniron-pejagoan/
Selain cokelat, salah satu bahan makanan yang banyak disukai adalah keju. Mulai dari anak – anak, remaja, dewasa bahkan hingga orang tua sangat suka dengan bahan makanan keju. Alhasil kue – kue yang terbuat dari olahan keju banyak peminatnya. Salah satu kue yang tergolong ke dalam variasi kue kering lebaran dan terbuat dari olahan keju adalah sus keju. Menu yang satu ini sangat cocok untuk disajikan saat hari raya lebaran. Nikmatnya tak kalah dengan nastar dan kastengel. Rasanya yang sangat gurih, nikmat, renyah dan spesial ini pasti terasa sempurna ketika dinikmati. Untuk membuat kue kering sus keju, bahan – bahan yang diperlukan mudah kita cari dan cara membuatnya juga sangat sederhana sehingga kita dapat dengan mudah membuatnya di rumah. Mengenai resepnya, mari kita bahas berikut ini resep kue kering sus keju dalam pembahasan Resep Kue Sus Kering Keju. Untuk membuat kue sus kering keju yang spesial ini, bahan &ndash...