Adat Nusantara
498 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Suku Sunda
Ornamen Ornamen
Jawa Barat

Suku Sunda  adalah kelompok  etnis  yang berasal dari bagian barat pulau  Jawa ,  Indonesia , dengan istilah  Tatar Pasundan  yang mencakup wilayah administrasi provinsi  Jawa Barat ,  Banten ,  Jakarta ,  Lampung  dan wilayah barat  Jawa Tengah  ( Banyumasan ). Suku Sunda merupakan etnis kedua terbesar di Indonesia. Sekurang-kurangnya 15,2% penduduk Indonesia merupakan orang Sunda. Jika  Suku Banten  dikategorikan sebagai sub suku Sunda maka 17,8% penduduk Indonesia merupakan orang Sunda. Mayoritas orang Sunda beragama  Islam , akan tetapi ada juga sebagian kecil yang beragama  Kristen ,  Hindu , dan  Sunda Wiwitan (Jati Sunda). Agama Sunda Wiwitan masih bertahan di beberapa komunitas pedesaan suku Sunda, seperti di Kuningan dan masyarakat  suku Baduy  di Lebak  Banten  yang berkerabat dekat dan dapat dikategorikan sebagai suku Sunda. Jati diri yang mempersa...

avatar
Talithaya Yurdhika
Gambar Entri
Rumah Adat Suku Sunda
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Secara tradisional rumah orang Sunda berbentuk panggung dengan ketinggian 0,5 m - 0,8 m atau 1 meter di atas permukaan tanah. Pada rumah-rumah yang sudah tua usianya, tinggi kolong ada yang mencapai 1,8 meter. Kolong ini sendiri umumnya digunakan untuk tempat mengikat binatang-binatang peliharaan seperti sapi, kuda, atau untuk menyimpan alat-alat pertanian seperti cangkul, bajak, garu dan sebagainya. Untuk naik ke rumah disediakan tangga yang disebut Golodog yang terbuat dari kayu atau bambu, yang biasanya terdiri tidak lebih dari tiga anak tangga. Golodog berfungsi juga untuk membersihkan kaki sebelum naik ke dalam rumah. Rumah adat Sunda sebenarnya memiliki nama yang berbeda-beda bergantung pada bentuk atap dan pintu rumahnya. Secara tradisional ada atap yang bernama suhunan Jolopong, Tagong Anjing, Badak Heuay, Perahu Kemureb, Jubleg Nangkub, Capit Gunting, dan Buka Pongpok. Dari kesemuanya itu, Jolopong adalah bentuk yang paling sederhana dan banyak dijumpai di daerah-daerah...

avatar
Talithaya Yurdhika
Gambar Entri
Sistem Kekerabatan Suku Sunda
Ritual Ritual
Jawa Barat

Sistem keluarga dalam suku Sunda bersifat bilateral, garis keturunan ditarik dari pihak bapak dan ibu. Dalam keluarga Sunda, bapak yang bertindak sebagai kepala keluarga. Ikatan kekeluargaan yang kuat dan peranan agama Islam yang sangat mempengaruhi adat istiadat mewarnai seluruh sendi kehidupan suku Sunda. Dalam suku Sunda dikenal adanya pancakaki yaitu sebagai istilah-istilah untuk menunjukkan hubungan kekerabatan. Dicontohkannya, pertama, saudara yang berhubungan langsung, ke bawah, dan vertikal. Yaitu anak, euncu (cucu), buyut (piut), bao, canggahwareng atau janggawareng, udeg-udeg, kaitsiwur atau gantungsiwur. Kedua, saudara yang berhubungan tidak langsung dan horizontal seperti anak paman, bibi, atau uwak, anak saudara kakek atau nenek, anak saudara piut. Ketiga, saudara yang berhubungan tidak langsung dan langsung serta vertikal seperti keponakan anak kakak, keponakan anak adik, dan seterusnya. Dalam bahasa Sunda dikenal pula kosa kata sajarah dan sarsilah (salsilah, silsila...

avatar
Talithaya Yurdhika
Gambar Entri
Album Musik Batik "Galuh Mukti" oleh Aruslangit
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Salam senja kepada seluruh insan budaya, penebar semangat kebaikan, penabur benih citra adi manusia. Semoga gerak yang tercurah, menjadi akumulasi dimensi kebaikan luhur nan agung. Semoga kita senantiasa selaras dengan segala “iradah-Nya”.   Perkembangan gerak Nusantara selalu ternaungi dengan nilai seni dan budaya, padanya terlahir masyarakat yang berbudi dan sarat akan nilai-nilai arif. Hadir karena keniscayaan, seni dan budaya yang terlahir di negeri ini semakin teruji keberadaannya, keadaan ini semakin kompleks ketika nilai budaya Nusantara tak mampu membendung gelombang budaya populer yang masih cenderung mengikis nilai-nilai lokal.   Diantara ragam budaya yang ada, batik menjadi ungkapan yang tercurah dari segala nilai arif di tengah masyarakat kita. Dalam berbagai corak batik tertanam semangat serta nilai ajaran yang tetap terjaga luhur, dan didalamnya pula terkandung harapan yang menyuarakan bahwa “Nusantara kan tetap luhur abadi d...

avatar
Saepul Adha
Gambar Entri
Ngarot : Upacara Adat Sumedang
Ritual Ritual
Jawa Barat

Sumedang adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Di kabupaten ini, tepatnya di Desa Karedok, Kecamatan Jati Gede, ada satu upacara adat yang disebut dengan ngarot. Kata "ngarot" dalam bahasa Jawa dapat diartikan sebagai "berkenduri menjelang mengerjakan sawah" (Prawiro-atmodjo, 198: 422). Sedangkan, dalam bahasa Sunda, kata "ngarot" berasal dari kata "ngaruat" yang artinya adalah "selamatan untuk menolak bala". Asal usul upacara ngarot di Desa Karedok berawal pada sekitar tahun 1900-an, ketika desa itu dilanda wabah penyakit yang banyak memakan korban, baik manusia maupun hewan peliharaan. Melihat warganya mendapat musibah, Erum, Kepala Desa Karedok waktu itu, meminta bantuan seorang Polisi Desa bernama Ki Maryamin untuk bertapa selama 40 hari-40 malam. Tujuannya adalah mencari tahu penyebab terjadinya wabah penyakit di Desa Karedok. Konon, ketika menjelang malam ke-40 tiba-tiba Ki Maryamin mendengar sora tan katingal (suara tanpa wujud) yang memberi...

avatar
Abroriar
Gambar Entri
Tari Ronggeng Gunung (Ciamis, Jawa Barat)
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Ronggeng Gunung (Ciamis, Jawa Barat) Asal-usul Ciamis adalah suatu daerah yang ada di Jawa Barat. Di sana ada tarian khas yang bernama “Ronggeng Gunung”. Ronggeng Gunung sebenarnya masih dalam koridor terminologi ronggeng secara umum, yakni sebuah bentuk kesenian tradisional dengan tampilan seorang atau lebih penari. Biasanya dilengkapi dengan gamelan dan nyanyian atau kawih pengiring. Penari utamanya adalah seorang perempuan yang dilengkapi dengan sebuah selendang. Fungsi selendang, selain untuk kelengkapan dalam menari, juga dapat digunakan untuk "menggaet" lawan (biasanya laki-laki) untuk menari bersama dengan cara mengalungkan ke lehernya.       Ada beberapa versi tentang asal-usul tarian yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat Ciamis Selatan (masyarakat: Panyutran, Ciparakan, Burujul, Pangandaran dan Cijulang) ini. Versi pertama mengatakan bahwa Ronggeng Gunung diciptakan oleh Raden Sawunggaling. Konon, ke...

avatar
Sriemulyati
Gambar Entri
Gamelan Degung
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Gamelan merupakan sekumpuan alat musik yang terbuat dari kuningan atau tembaga dan menggunakan laras  Pelog. Pelog merupakan suatu  laras  yang ada di Sunda. Gamelan Degung terdiri dari Panerus, Peking, Bonang, Goong dan Kempul, Kendang, Jenglong, dan terkadang bisa ditambah suling. Fungsinya bisa untuk upacara adat, hiburan, pengiring lagu, dsb.

avatar
Rahmi Nur Syamsina
Gambar Entri
Julang Ngapak, Filosofi Sebuah Bangunan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Sobat masih ingat tentang Pelajaran Dari Sebutir Telur ?? Itu membuktikan bahwa segala sesuatu di dunia ini pastilah memiliki makna secara filosofis bahkan sampai hal terkecil dan remeh temeh sekalipun, dan kita sebagai manusia dianugerahi kemampuan berupa cipta rasa dan karsa untuk bisa merenungi dan menelaah segala sesuatu tentangnya, bahkan lebih jauh lagi bisa berkarya darinya. Dalam masyarakat Sunda, kedalaman filosofi tentang kehidupan tersebut juga tercermin dalam arsitektur bangunan rumah. Hal tersebut salah satunya bisa dilihat dari konsep bangunan rumah adatnya, yaitu filosofi rumah bagi masyarakat sunda seperti misal : Rumah adat sunda berbentuk rumah panggung dengan filosofi manusia tidaklah hidup di alam langit atau alam kahyangan, dunia atas. Dan juga tidak hidup di dunia bawah. Maka dari itu manusia harus hidup di pertengahannya dan tinggal di tengah-tengah, dan konsep tersebut dituangkan dalam bentuk rumah panggung sebagai realisasi dari konsep pemikira...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
karinding
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Karinding adalah alat musik tradisional masyarakat sunda yang terbuat dari pelepah kawung (batang pohon aren), dan Awi (bambu). Sebuah alat musik yang cukup tua yang konon sebagai alat yang telah digunakan karuhun (orang tua) sejak jaman sebelum ditemukannya Kacapi, yang usia kecapi itu sendiri sudah mencapai lebih dari lima ratus tahun yang lalu. diperkirakan alat ini sudah lebih tua dari 600 tahun dan ada yang menyebutkan bahwa alat ini sudah dipergunakan sejak jaman purba dulu sekitar era megalitikum Karinding sendiri tidak hanya ada di tatar sunda, malahan di Bali, ada yang disebut dengan Genggong, Tung kalo di Kalimantan yang pada dasarnya adalah karinding juga. Dan ternyata karinding bukan hanya terdapat di jawabarat dan beberapa daerah di Indonesia, akan tetapi di beberapa Negara lainpun ada, namun dengan nama dan bahan pembuat yang berbeda. Seperti alat musik juliab dali Tibet atau xomits dari Mongol. Memainkan karinding Karinding dimainkan dengan cara ditempelkan di mulut...

avatar
Titahadiyarti