Camilan Botok Roti merupakan salah satu makanan atau cemilan yang berisi roti tawar yang kemudian di campur dengan berbagai macam buah dan ditambahkan dengan gula, susu, dan juga santan. Lalu di bungkus dengan daun pisang. Camilan ini sangat lezat dan segar jika disantap di pagi hari sebagai pengganti sarapan. Selain lezat dan segar tentu bahan yang digunakan sehat dan punya manfaat baik bagi tubuh. Terutama Anda yang sedang menjaga kestabilan berat badan. Bahan-bahan 200 gr roti tawar, potong kecil 150 gr kolang kaling, iris tipis 4 mata buah nangka matang, potong 4 buah pisang raja, potong kecil 100 gr kelapa degan, keruk panjang Daun pisang, secukupnya Bahan Saus 300 ml susu cair 200 gr gula merah 100 ml santan kelapa 1/4 sdt garam Cara membuat Rebus bahan saus sampai terus di aduk sampai gula merah larut merata. Saring. Tambahkan roti, buah pisang, b...
Bahan-bahan Bahan I 7 sdm tepung terigu 7 sdm gula putih 1 bji telor 1/2 sdm bp 1 sdm santan kental (ambil dari bahan 2) Secukupnya garam, vanili & air 1/2 sdt masing2 pasta strawberry, pandan & coklat 2 sdm minyak/mentega cair Bahan II 1 gandu gula merah 1 sdm gula putih 200 ml santan kental 3-4 gelas air mentah 2 lembar daun pandan (cuci dulu) 1/2 sdt garam & vanili Cara Membuat Siapkan wadah kocok telur, gula, garam, vanili & santan aduk rata Lalu masukkan terigu aduk rata jangan sampai menggumpal, kalau masih kental tinggal tambahkn air sampai encer ya Lalu masukkan minyak & mentega cair aduk rata Lalu bagi 3 adonan ke wadah 3 bagian masing-masiang campurkan adonan beri pasta aduk rata Lalu panaskan teplon/cetakannya jangan t...
Jarangking adalah kuliner khas pesisir Garut Selatan, terutama di daerah Cikelet, Cijambe, Cijayana, Rancabuaya, dan sekitarnya. Makanan ini terbuat dari ikan-ikan impun yang diawetkan dengan cara dikeringkan, semacam dendeng. Konon, makan ini diciptakan untuk mencegah ikan-ikan impun hasil tangkapan masyarakat pada saat tradisi nyalawena, yang memang berlimpah, terbuang mubadzir. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=4516
Pada mulanya makanan yang terasa manis ini tidak hanya di masak oleh kalangan pembuat gula aren namun kini masyakat Pendeuy sudah dapat menikmati pangan ini dikarenakan nira sudah banyak dijual di pingir jalan raya pendeuy dan dinikmati masyarakat secara luas. Cemprus kini tidak hanya pangan keluarga namun msayarakat Pendeuy menjadikan Cemprus sebagai ikon makanan tradisional khas kecamatan Pendeuy. Ketika kedatangan tamu besar seperti bupati dan pejabat lainnya, makanan yang di hidangkan adalah cempurus dan akan lebih nikmat apabila minumnnya teh hangat khas priangan yang sedikit pahit. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=4949
Krupuk Katak merupakan makanan ringan yang dibuat dari perut ikan cucut. Dalam proses pembuatan kerupuk katak),diperlukan beberapa macam yaitu perut ikan yang dapat digunakan sebagai bahan dalam pembuatan kerupuk katak harus dalam kondisi yang memenuhi syarat baik dari segi kesegarannya. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=2289
Bahan : Makanan kecil (ringan) yang bisa disebut Hahampangan yang terdiri dari Ranginang, Simping, Roti Kering, Koya, Semprong, Epres, Katus dan lain-lain sebanyak 7 macam. Biasanya diberikan kepada pimpinan upacara atau dapat pula dimakan oleh keluarga. Dipergunakan untuk : 1. Perkawinan 2. Khitanan 3. Nyuguh 4. Ngaruwat 5. Tingkeb 6. Puput Puser sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6191
Makanan atau pangan merupakan kebutuhan yang esensial bagi manusia. Keberadaan makanan tersebut dibutuhkan untuk menyusun tubuh, sebagai sumber energi, dan zat tertentu untuk mengatur proses metabolisme. Makanan merupakan salah satu unsur kebudayaan yang dipunyai oleh manusia. Kenyataannya, pengolahan bahan-bahan mentah hingga menjadi makanan, perwujudan, penyajian, dan cara-cara mengkonsumsinya senantiasa berhubungan dengan berabagai aspek sosial budaya suatu masyarakat. Beberapa diantaranya terkait dengan sistem ekonomi, sistem pelapisan sosial, dan sistem nilai budana. Eksistensi makanan dalam khidupan suatu masyarakat tidak terbatas hanya untuk memenuhi kepentingan tersebut. Ada nilai sosial atau makna lainnya yang tersirat dibalik rasa, warna dan bentuk suatu makanan.Nilai-nilai tadi terkristalkan melalui proses pemaknaan masyarakat sesuai dengan lingkungan alam, lingkungan sosial, dan lingkungan transendennya. Wujud akhir dari proses tersebut adalah terciptanya jenis dan bent...
Opak krikit atau populer dengan sebutan opak cibuaya ini merupakan makanan ciri khas Karawang dan hanya ada di Desa Cibuaya Opak Cibuaya mulai berkembang sejak tahun 1985, dan mulai merambah supermarket pada tahun 1991. Penjualannya tidak saja di pasar domestik, namun hingga ke mancanegara, seperti Arab Saudi. Sebenarnya permintaan akan produk ini cukup tinggi, namun modal produksinya kurang. Setelah krisis moneter tahun 1997 lalu, usaha ini sempat merosot tajam karena modal yang melambung tinggi. Selain itu, para pekerjanya semakin langka karena pergi ke luar negeri menjadi Tenaga Kerja Wanita. Seorang pembuat opak cibuaya mampu menghabiskan 30 liter beras ketan atau untuk membuat opak krikit sebanyak 80 bungkus setiap harinya. Terdapat 10 keping opak krikit pada tiap bungkusnya. Bentuk Opak Cibuaya tidak seperti kebanyakan opak di daerah lain yang berbentuk kembung. Opak ini lebih tipis, renyah dan gurih. Dalam pengerjaannya Opak Cibuaya menggunakan alat tumbuk yang...
Makanan atau pangan merupakan kebutuhan yang esensial bagi manusia. Keberadaan makanan tersebut dibutuhkan untuk menyusun tubuh, sebagai sumber energi, dan zat tertentu untuk mengatur proses metabolisme. Eksistensi makanan dalam khidupan suatu masyarakat tidak terbatas hanya untuk memenuhi kepentingan tersebut. Ada nilai sosial atau makna lainnya yang tersirat dibalik rasa, warna dan bentuk suatu makanan. Nilai-nilai tadi terkristalkan melalui proses pemaknaan masyarakat sesuai dengan lingkungan alam, lingkungan sosial, dan lingkungan transendennya. Wujud akhir dari proses tersebut adalah terciptanya jenis dan bentuk makanan berikut peruntukannya, seperti makanan untuk upacara adat atau kenduri, makanan untuk persembahan kepada entitas supernatural, dan makanan dibuat pada saat-saat tertentu. Makanan merupakan salah satu unsur kebudayaan yang dipunyai oleh manusia. Kenyataannya, pengolahan bahan-bahan mentah hingga menjadi makanan, perwujudan, penyajian, dan cara-cara...